Voodo Ilmu hitam Afrika ataukah religi?


Voodoo Afrika , ilmu hitam ataukah religiVoodo Ilmu hitam Afrika ataukah religi? -Mendengar istilah Voodo, sebagian besar kita akan berfikiran tentang tenung khas Afrika, dimana seorang dukun melakukan ritual dengan cara memegang boneka manusia yang ditusuk tusuk dengan paku dengan tujuan untuk menyakiti seseorang .

Pada umumnya Voodo disamaratakan tujuannya dengan ilmu hitam sejenis yang ada di Indonesia seperti ilmu santet, Leak dari Bali,begu ganjang atau aneka jenis ilmu-ilmu hitam lain di Indonesia dengan beragam nama dan tata cara yang berbeda pula.

Voodo Adalah Agama tertua didunia yang dikenal di Afrika

Terlepas dari anggapan itu semua, Istilah Voodoo (Vodun di benin juga Vodou, Voudou, atau ejaan lain yang bunyinya serupa di haiti, Vudu di Republik Dominika) diberikan kepada cabang-cabang dari suatu tradisi keagamaan spiritis animis yang berasal dari leluhur bangsa afrika barat.
Akarnya beraneka ragam dan mencakup bangsa Fon, Ewe, dan Yoruba dari Afrika Barat, dari Nigeria barat hingga ghana timur. Di Benin, Vodun adalah agama nasional.

Voodoo adalah turunan dari agama tertua di dunia yang telah dikenal ada di Afrika sejak awal peradaban manusia. Beberapa konservatif memperkirakan peradaban dan agama sudah ada lebih dari 10.000 tahun yang lalu di bumi ini.

Jauh sebelum bangsa Eropa memulai perdagangan budak, struktur Voodoo, seperti yang kita kenal sekarang, lahir di Haiti selama kolonisasi Eropa Hispaniola.
Kata “voodoo” berasal dari kata Afrika Barat “vodun,” yang berarti roh. Ini adalah praktek agama Afro-Karibia campuran dari banyak kelompok etnis Afrika seperti Fon, para Nago, para Ibos, Dahomeans, Congos, Senegal, Haussars, Caplaous, Mondungues, Mandinge, Angolese, Libya, Ethiopia, dan Malgaches.

dalam suatu upacara ritual pada mulanya mereka mulai memanggil tidak hanya dewa mereka sendiri, Dalam proses ini mereka mengadopsi dan memodifikasi ritual dari berbagai kelompok etnis. Hasil fusi dari kelompok-kelompok agama yang berbeda terintegrasi pada keyakinan mereka, sehingga menciptakan agama baru: Voodoo. The Essence of Voodoo

Lihat Juga :  5 FAKTA UNIK tentang KA'BAH

Dalam kepercayaan mereka ada siklus sakral antara hidup dan yang mati. mereka percaya bahwa dengan melakukan ritual dengan berdoa, menabuh drum, menari, menyanyi, dan pengorbanan hewan akan memberikan kebahagiaan dan terhindar dari kesulitan.
Musik dan tari-tarian merupakan elemen kunci untuk upacara Voodoo. Upacara tersebut sering disebut “Dancing Night” atau “Dancing Voodoo” karena menurut kepercayaan meraka tarian adalah ekspresi dari spiritualitas, hubungan dengan ketuhanan dan dunia roh.

Voodo adalah agama

Voodoo adalah agama praktis, memainkan peran penting dalam keluarga dan masyarakat Leluhur seseorang, misalnya, diyakini menjadi bagian dari dunia roh. Aspek lain dari upacara Voodoo adalah bahwa para pengikut atau penganut kepercayaan tersebut sering datang kepada imam atau pendeta mereka untuk mencari nasihat, bimbingan rohani, atau meminta bantuan untuk masalah mereka. Imam atau para pendeta voodoo itu memberikan bantuan seperti penyembuhan melalui penggunaan jamu atau obat-obatan (menggunakan pengetahuan yang telah diwariskan dalam agama itu sendiri), atau penyembuhan melalui iman itu sendiri seperti umum di agama-agama lain. Voodoo juga mengajarkan rasa hormat terhadap alam.

Sayangnya, persepsi publik tentang upacara dan ritual voodoo tampaknya sering menunjuk ke sisi jahat atau hal yang berbahaya, yang kemudian menyudutkan agama tersebut kepada persepsi yang salah dengan bukti-bukti adanya mantra penyembuhan, mantra alam, mantra cinta, mantra pemurnian, mantra perayaan, mantra untuk kesengangan. pada upacara ritual mereka roh dapat dipanggil untuk membawa keharmonisan dan kedamaian, kelahiran dan kelahiran kembali, peningkatan keberuntungan, kebahagiaan material, dan kesehatan.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: