Top 10 Makanan yang Menumpulkan Kecerdasan Otak


Dampak buruk makanan cepat sajiAda makanan tertentu yang bisa meningkatkan kecerdasan otak, dan ada pula makanan yang bisa membuat inteligensi atau kecerdasan kita menurun. Dengan berbagai alasan, ada beberapa jenis makanan tertentu, yang kalau boleh dibilang bisa membuat kita “bodoh” karena berpengaruh negatif terhadap kesehatan otak.
” Makanan yang Anda makan bisa berupa bentuk yang paling aman dan paling kuat dari obat, atau berupa bentuk racun yang paling pelan. ” – Ann Wigmore

Semua dari kita mungkin sudah akrab dengan makanan yang dapat menyebabkan serangan jantung, obesitas, kanker, dan penyakit berbahaya lainnya. Tapi yang mengetahui kelompok makanan yang bisa menurunkan kecerdasan, sepertinya masih merupakan hal yang tidak biasa. Daftar makanan ini mencakup alkohol, junk food, gula buatan, dan kurang lebih sama dengan jenis makanan yang menyebabkan beberapa penyakit tersebut diatas. Jadi pada dasarnya, apa yang buruk bagi tubuh kita juga buruk bagi otak juga.

Dalam kehidupan kita, mungkin sulit untuk bisa menghindari semua jenis makanan yang disebutkan dalam daftar ini. Tapi ingat, bahwa kunci untuk hidup sehat itu terletak pada pengaturan. Jika kita berhasil menyeimbangkan antara yang sehat dan yang tidak begitu sehat, namun masih memungkinkan bagi kita untuk menikmati pesta atau kesenangan sesekali.

Berikut ini top 10 Makanan yang bisa menumpulkan kecerdasan otak kita

1 .Minuman ber alkohol

Mungkin Anda sudah tidak lagi terkejut dengan minuman yang satu ini, karena reputasi alkohol yang memang sudah terkenal buruk bagi kesehatan. Kita umumnya mengetahui jika alkohol bisa mendatangkan penyakit bagi liver, tetapi alkohol juga dapat menyebabkan beberapa kerusakan serius pada sel-sel otak. Efek samping alkohol yang paling terkenal adalah termasuk penyimpangan memori dan kurangnya fokus. Penyalahgunaan alkohol yang berkelanjutan juga akan menyebabkan gangguan pada kemampuan kognitif. Oleh karena itu, aturlah asupan alkohol untuk menghargai kecerdasan Anda.

Lihat Juga :  Manfaat Bayam Merah

2 . Junk Food

Ada alasan mengapa hal itu disebut sebagai makanan “sampah”, dan saya kira kita sudah akrab dengannya. Burger, kentang goreng, dan sejenisnya berhasil menggoda diri kita, karena kandungan lemak yang berlebihan menciptakan kecanduan. Mengkonsumsi junk food bisa mengganggu produksi dopamin, yaitu hormon ” kebahagiaan” kita, yang akan memicu gejala yang berhubungan dengan penurunan mood dan depresi.

3 . Makanan kaya akan gula

Gula bisa dikatakan sebagai faktor penyebab di balik masalah neurologis . Mengonsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan akan mengurangi produksi zat kimia otak, yaitu yang dikenal sebagai Brain Derived Neurotrophic Factor (BDNF) atau faktor neurotropik yang diturunkan dari otak. Ketiadaan senyawa kimia otak ini akan mengganggu pembelajaran dan jua menghafal. Sifat adiktif gula mempromosikan indulgence, atau konsekuensi jangka panjang yang mempengaruhi kemampuan belajar dan keterampilan kognitif yang buruk.

4 . Makanan gorengan

Tingginya tingkat lemak dan kolesterol  dalam makanan yang digoreng akan mendeposito lemak atau plak pada dinding pembuluh arteri yang berguna untuk memasok darah ke otak. Kurangnya suplai darah yang cukup inilah yang akhirnya dapat menyebabkan stroke. Jadi, ketika diet harian Anda terdiri dari hati ayam goreng, berarti telah Anda mengundang masalah.

5 . Makanan olahan

Makanan olahan atau instan terdengar seperti berkah, karena kesibukan waktu kita bisa banyak terbantu. Dengan hanya menggunakan waktu yang sangat sedikit, makanan beku sudah seperti telah menjadi sahabat karib. Namun, mengkonsumsi makanan olahan atau kemasan bisa meningkatkan resiko penyakit Alzheimer, yang merupakan bentuk dari demensia yang mendegenerasi sel-sel otak dari waktu ke waktu.

6 . Makanan asin

Sama seperti zat pemanis, makanan asin juga dapat membuat kecanduan, dan dengan konsekuensi yang membahayakan kesehatan. Kelebihan Sodium dalam garam diketahui mengganggu tekanan darah, tetapi apakah Anda tahu jika itu juga mengganggu kemampuan berpikir kita?. Bukan untuk apa-apa dokter yang menyarankan kita untuk mengurangi garam.

Lihat Juga :  Cara Alami Mengatasi Migren

7 . Protein olahan

Protein baik atau lemak yang buruk, adalah apa yang telah kita pelajari di sekolah. Tapi ketika jenis protein sudah termasuk protein olahan, seperti dalam sosis, pepperoni, dan daging panggang, maka itu bisa berbahaya. Pengawet makanan, seperti sodium nitrat, yang masuk ke dalam daging olahan, jika bergabung dengan protein bisa membentuk kanker – menginduksi agen nitrosamine.

8 . Nikotin

Nikotin mungkin tidak memenuhi syarat disebut sebagai makanan, tetapi banyak di antara kita menganggap itu lebih tinggi dari makanan. Nikotin dikenal bisa membatasi pasokan oksigen dan darah ke otak,  sehingga bisa mengencangkan kapiler. Dan selanjutnya akan mempengaruhi fungsi neurotransmitter, atau zat kimia yang membantu komunikasi dalam tubuh kita .

9 . Pemanis buatan

Banyak dari kita yang salah paham, bahwa pemanis buatan bebas resiko kesehatan. Seperti kebanyakan makanan lain yang disebutkan dalam daftar ini, mengkonsumsi berlebih pemanis buatan beresiko terhadap kesehatan termasuk kerusakan otak.

10 . Lemak trans

Lemak trans banyak terdapa pada sebagian besar makanan olahan/kemasan, terutama yang diolah dengan cara digoreng dengan minyak. Lemak trans akan membuat kita rentan terhadap penyakit stroke, karena akan menyumbat arteri dengan deposit kolesterol. yang pada akhirnya akan menyebabkan penyusutan otak, tidak seperti apa yang terjadi pada pasien penyakit Alzheimer.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: