Tips Menghindari racun sisa pestisida dari sayur dan buah


Tak sedikit orang yang khawatir dalam mengkonsumsi makanan akan sisa atau residu pestisida yang tertinggal. Hal ini seiring dengan derasnya informasi yang mengatakan dampak berbahaya beberapa jenis racun sisa pestisida yang umum terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Tanaman budidaya menggunakan pestisida adalah sesuatu yang logis saja, sebab petani bisa gagal panen jika tak melindungi tanamannya dari hama.

Menghindari paparan pestisida dalam makanan

Bahaya racun sisa pestisida

Sebenarnya manfaat mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan bisa saja lebih besar bahayanya. Namun, ada beberapa cara mudah untuk melindungi kesehatan bagi diri kita sendiri. Organofosfat adalah salah satu racun dalam pestisida yang paling dikhawatirkan oleh banyak ahli kesehatan, dan parahnya itu adalah salah satu bahan kimia yang paling banyak digunakan. Bahan ini dijelaskan dapat membahayakan sistem saraf, karena organofosfat juga digunakan untuk membuat gas saraf. Otak janin yang berkembang dan anak-anak sangat berisiko, sehingga bagi anak dan wanita sedang hamil harus lebih memperhatikan hal ini. Jalan keluarnya mungkin adalah dengan cara mengeluarkan biaya ekstra dengan membeli makanan bayi dan ibu hamil yang organik.

The Environmental Working Group ( EWG ) – sebuah organisasi penelitian nirlaba yang didedikasikan untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan telah menemukan bahwa beberapa produk pertanian secara konsisten membawa tingkat tertinggi sisa pestisida. Hal ini seperti buah peach, apel, paprika, seledri, nektarin, stroberi, ceri, pir, anggur impor, bayam, selada, dan kentang. Anda bisa mengurangi eksposur racun terhadap tubuh Anda dengan membeli bahan yang “100 persen organik” menurut mereka. Tips Menghindari racun sisa pestisida dari sayur dan buah

Organisasi ini juga merilis daftar buah-buahan dan sayuran non-organik yang hanya sedikit jumlah residu pestisida(jika ingin berhemat), seperti: bawang, alpukat, jagung beku, nanas, mangga, asparagus, kacang polong beku, kiwi, pisang, kubis, brokoli, dan pepaya. Produk kalengan, jus, dikeringkan dan produk beku seringkali hanya memiliki tingkat kadar residu lebih rendah oleh karena proses pencucian saat pengolahan.

Lihat Juga :  Resep Ramuan obat Tradisional Kuat Pria

Kontaminasi lain

Selain residu pestisida, masalah yang sering terjadi adalah keracunan makanan. Namun kita bisa menghindari bakteri penyebab seperti salmonella, E. coli, dan listeria dengan cara lebih teliti dalam membersihkan bahan makanan. Mencucinya dengan Air dingin akan cukup membantu, dengan jalan menggosok kulit buah secara lembut dengan tangan berada di bawah air yang mengalir(kran) selama minimal 30 detik. Melon yang berkulit kasar dan buah jeruk dapat digosok dengan sikat sebelum dipotong atau dikupas ( Memotong buah bisa memindah bakteri dari kulit ke daging buah). Pengeringan dengan menggunakan tisu bisa menghilangkan lebih banyak kontaminan, akan tetapi untuk sayur sepertinya tidak banyak membantu.

Mengkonsumsi bermacam-macam makanan berbeda setiap hari, mencuci, memilih, adalah cara untuk menghindari paparan salah satu jenis pestisida secara berlebih.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: