Tips Memilih Asuransi Kesehatan


Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang TepatTips Memilih Asuransi Kesehatan – “Jangan Tunggu sampai penyakit memiskinkan Anda”, kayaknya ungkapan seperti itu banyak baiknya untuk dituruti. Betapa tidak, tentu saja karena memang ongkos biaya berobat yang berkualitas itu mahal. Namun kalau ungkapan yang bilang ” Sehat itu Mahal”, kayaknya ini kurang tepat karena untuk sehat itu tak harus mahal. Contohnya, rajin makan sayuran lebih menjamin kita akan menjadi sehat, ini jauh lebih baik ketimbang kita selalu mengkonumsi makanan cepat saji setiap hari yang mahal diresto. Bukankah sehat itu lebih murah?,,, 🙂

Terlepas dari itu semua, kita juga perlu jaminan kesehatan. Sebab siapa yang tahu kehidupan dimasa depan nanti. Kita yang sekarang sehat, tak tahu kalau minggu depan tiba-tiba didiagnosa  menderita sakit yang butuh biaya perawatan banyak. Atau kita memang sudah terdiagnosa?,,,,namun jangan sampai deh,,, .Nah, jangan tunggu penyakit memiskinkan kita gara-gara lupa mengikuti asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan bisa menjadi jaring pengaman di saat kita sakit agar hasil kerja keras selama ini tidak habis untuk membiayai perawatan medis. Untuk itu perkaya diri Anda dengan jenis-jenis asuransi yang sesuai dengan perlindungan yang diharapkan.

Asuransi kesehatan terus berkembang, ada yang mengganti biaya penyakit kritis, asuransi untuk tahap awal penyakit kritis, atau yang hanya menjamin rawat inap saja.

Menurut Tejasari, perencana keuangan dari Tatadana Consulting, setiap orang idealnya memiliki asuransi kesehatan, tak terkecuali anak-anak karena kecenderungan mereka untuk masuk rumah sakit lebih besar.

“Selain lebih mudah sakit, para ibu biasanya gampang khawatir akan kesehatan anaknya. Demam 3 hari saja biasanya langsung di bawa ke rumah sakit,” katanya.

Tips memilih asuransi kesehatan yang tepat untuk Kita

Pilih Jenis asuransi kesehatan yang murni

Saat ini banyak sekali pilihan asuransi yang digabung sekaligus dengan investasi, atau yang populer disebut unit link. Namun, sebaiknya kita memilih yang memang murni sebagai asuransi kesehatan. Karena Asuransi kesehatan murni preminya lebih murah dan manfaatnya juga lebih tepat.

Lihat Juga :  6 Pertanyaan yang harus ditanyakan Pria ke dokter

Pilih Asuransi yang mengcover seluruh biaya pengobatan

Asuransi kesehatan yang ada di Indonesia saat ini kebanyakan mengganti klaim biaya kesehatan sebatas yang ditentukan atau diperjanjikan. Batas penggantian bisa meliputi biaya kamar, dokter, obat, serta tindakan medis lain, dengan batas per jenis layanan kesehatan.

Ada pula asuransi kesehatan yang hanya mengganti biaya kamar di rumah sakit saja sehingga nasabah masih harus mengeluarkan biaya untuk berbagai tindakan medis dan obat-obatan.

Sebaiknya pilih yang meng-cover seluruh biaya karena yang mahal itu biasanya tindakan dan obat-obatan.

Survey Harga Kamar

Sebelum menentukan besarnya premi,  sebaiknya kita melakukan survei harga kamar rumah sakit yang akan kita tuju saat kemungkinan sakit nanti.  Kalau pada saat sakit kita maunya dirawat di kamar kelas 1,  ya disesuaikan saja preminya. Kalau inginnya di kamar VIP, ya ambil premi yang lebih tinggi.

Asuransi penyakit kritis

  • Selain asuransi rawat inap di rumah sakit, kini juga tersedia asuransi untuk penyakit-penyakit kritis, misalnya untuk serangan jantung, diabetes, kanker, dan masih banyak lagi.
  • Asuransi penyakit kritis biasanya bukan untuk mengganti ongkos perawatan di rumah sakit.  Jenis asuransi ini adalah membayarkan polis sebesar uang pertanggungan begitu nasabah terkena penyakit kritis. Dibayar lunas tapi setelah itu tidak ditanggung lagi.
  • Asuransi penyakit kritis penting untuk mereka yang di keluarganya memiliki riwayat penyakit tertentu. Misalnya jika orangtua, kakek-nenek, atau ada saudara yang menderita kanker, maka sebaiknya kita membeli asuransi ini untuk berjaga-jaga. Apalagi gaya hidup sekarang cenderung tidak sehat.

Reimburse atau kartu

  • Penggantian biaya perawatan kesehatan umumnya terdiri dari dua jenis, yakni lewat sistem reimburse atau kita membayar dulu baru kemudian diganti pihak asuransi, atau memakai kartu.
  • Sistem reimburse biasanya preminya lebih murah. Tetapi konsekuensinya kita harus membayar lebih dulu, sementara yang sistem kartu semua sudah diurus sehingga kita tak repot.
  • Untuk mencegah terjadinya klaim yang tidak dibayar, terutama yang memakai sistem reimburse, sebaiknya kita menanyakan dengan detail kepada agen asuransi, yaitu kondisi apa saja yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi.
  • Jangan lupa bersikap jujur, misalnya kalau memang merokok jangan bilang tidak karena begitu kita masuk rumah sakit dengan alasan tersebut klaim kita bisa tidak dibayarkan.
Lihat Juga :  Resep Ramuan obat Tradisional Kuat Pria

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: