Tips Cara alami mengobati gejala sakit asma


Tips Cara alami mengobati gejala sakit asmaAsma adalah penyakit yang mempengaruhi saluran pernafasan, dan mempersulit udara untuk bisa masuk ke paru-paru. Hal ini karena terjadinya peradangan kronis pada saluran bronkial atau saluran udara, yang  menyebabkan penyempitan dan pembengkakan pada saluran pernafasan. Perawatan tepat yang dilakukan bagi penderita asma adalah untuk mungkinkan bisa mengurangi kesulitan bernapas . Asma bisa mempengaruhi siapa saja dari segala usia. Pengaruh asma pada setiap orang berbeda-beda, dan orang memiliki reaksi  yang berbeda terhadap pemicu asma. Jenis obat dan dosis yang diberikan bisa bervariasi untuk setiap individu, sesuai dengan intensitas dan faktor yang memicu asma. Diperkirakan lebih dari 300 juta orang di dunia terpengaruh oleh asma setiap tahun .

 

Apa Penyebab Asma ?

Faktor-faktor penting penyebab  asma

  • Alergi – Ini adalah penyebab utama asma di seluruh dunia. Ditemukan lebih dari 25 % orang yang telah mengalami alergi Rhinitis, atau demam yang mengembangkan asma. Antibodi dalam darah bereaksi dengan alergen,  dan reaksi ini menyebabkan peradangan di saluran napas, yang sering terlihat pada pasien asma. Sumber-sumber alergen di rumah termasuk bulu dan kulit kering dari  anjing dan kucing, tungau debu, jamur, kecoa dll. Penyebab yang bisa diperoleh dari luar ruangan adalah sapa knalpot, hingga serbuk sari bunga.
  • Rokok– Asap rokok juga merupakan faktor penyebab tingkat kematian tinggi akibat asma. Asma dan penyakit pernapasan lain seringkali terjadi pada perokok. Bahkan Orang yang terpapar asap rokok secara pasif berisiko lebih besar terkena asma .
  • Faktor Lingkungan  – Asma bisa disebabkan akibat oleh polusi udara. Asap dari pembersih rumah tangga dan cat bisa memicu asma pada beberapa orang. Suhu yang dingin, gas elpiji, kelembaban yang tinggi,  juga diketahui dapat menyebabkan asma pada individu tertentu. Di daerah dengan polusi udara nitrogen oksida, sulfur dioksida dan ozon dapat menyebabkan sesak napas , batuk dll
  • Obesitas – Telah ditemukan bahwa orang dewasa yang kelebihan berat badan beresiko lebih besar mengembangkan asma. Jika Berat Anda adalah antara 25 dan 30 diatas berat normal, maka kemungkinan bisa terkena asma meningkat menjadi 38 % lebih. Orang dengan obesitas memiliki kemungkinan terkena asma non – alergen.
  • Genetika – Gen juga banyak berperan menurunkan kerentanan seseorang  terhadap asma. Telah ditemukan bahwa 3/5 dari semua kasus asma adalah diwariskan turun-temurun.
  • Stres – Orang yang berada di lingkungan stres tinggi berisiko lebih besar terkena asma. Stres umumnya akan mendorong peningkatan merokok,  dan secara tidak langsung menyebabkan asma. Selain itu ada perubahan yang terjadi dalam sistem kekebalan tubuh akibat stres.
  • Makanan – Dalam beberapa,  serangan orang asma terjadi karena mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten, kacang atau udang. Beberapa Jenis pengawet dalam makanan atau obat anti inflamasi, bisa mneyebabkan asma pada sebagian orang .
Lihat Juga :  Penyebab sperma berwarna kekuningan

Bagaimana Asma  bisa mempengaruhi Proses Pernapasan ?

Ketika seseorang terkena asma, hal-hal berikut inilah terjadi

  • Penyempitan saluran udara terjadi,  yang disebabkan karena mengencangnya otot-otot pernafasan
  • Hanya lebih sedikit udara yang bisa mengalir melalui jalan napas.
  • Peradangan pada bagian pernapasan yang meningkat, yang pada akhirnya akan mempersempit jalan napas.
  • Aliran udara terhambat karena kelebihan produksi lendir oleh tabung bronkial .

Penyempitan pernafasan disebabkan Oleh Tiga Faktor

  1. Peradangan – ini adalah penyebab utama dari penyempitan jalan napas. Tabung bronkial menjadi merah, bengkak dan menghambat. Peradangan akan meningkatkan ketebalan dinding tabung bronkial, sehingga aliran udara menjadi terbatas. Peradangan ini disebabkan oleh kerja sistem kekebalan tubuh. Jaringan yang meradang selanjutnya akan menghasilkan lendir lebih banyak .
  2. Bronkospasme – Otot-otot sekitar saluran bronkial mengencang selama serangan asma . Hal ini dikenal dengan kejadian bronkospasme, yang selanjutnya menyebabkan saluran udara mempersempit. Ini bisa meningkat dengan menghirup udara yang dingin atau kering .
  3. Hiperaktif – Selama mengalami asma,  saluran udara menjadi lebih sensitif oleh karena pemicu,  seperti alergen, iritasi dan infeksi. Pemicu ini akan menyebabkan peradangan menjadi lebih parah, sehingga menyebabkan penyempitan saluran bronkial.

Faktor-faktor ini secara kolektif akan mengakibatkan kesulitan membuang nafas dan bisa menyebabkan suara mengi. Karena berkurangnya aliran oksigen yang masuk dan mengurangi pengeluaran karbon dioksida dari paru-paru, maka tingkat kenaikan karbon dioksida menjadi parah dan menyebabkan kondisi yang berbahaya.

Gejala Dan Komplikasi Asma

Ekspresi gejala asma bisa bervariasi untuk beberapa orang. Beberapa orang mungkin akan merasakan gejala yang terus menerus, sedangkan beberapa orang lain gejala terjadi hanya jika terpicu oleh alergi atau bukan alergi. Gejala yang umum untuk asma termasuk:

  • Sesak di dada
  • Batuk
  • Sesak napas
  • Suara mengi
Lihat Juga :  Mitos tentang Batuk yang perlu Anda ketahui!

Pada orang dengan asma yang berat,  gejala muncul terutama terjadi pada malam hari. Meskipun mengi adalah gejala asma yang paling umum, namun  tidak semua orang dengan asma memiliki gejala ini.

Mengobati Dan Mencegah Asma

Karena asma adalah kondisi kronis, sehingga akan berlangsung seumur hidup dan tidak ada obat yang lengkap yang benar-benar menyembuhkan secara total. Tujuan utama dari pengobatan asma adalah untuk mengendalikan gejala, dan memberikan kualitas hidup bagi orang dengan asma . Dengan memberikan pengobatan terhadap pasien asma, maka pasien diharapkan dapat melakukan aktivitas secara normal,  dan mengurangi penggunaan obat.
Anda bisa mengurangi saat terburuk dari asma, dengan jalan menggunakan beberapa pengobatan rumah alami.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: