Fakta tentang lemak yang baik dan yang buruk bagi kesehatan


Khasiat manfaat minyak zaitun untuk kesehatan dan kecantikanSelama bertahun-tahun kita membuang lemak dari pola makan kita jika memungkinkan, selanjutnya kita beralih ke makanan rendah lemak. Tapi perubahan ini ternyata tidak membuat kita lebih sehat, karena kita mungkin mengurangi konsumsi lemak sehat maupun yang tak sehat.

Tubuh kita sangat membutuhkan lemak dari makanan yang kita makan. Lemak juga merupakan sumber utama energi, serta membantu tubuh untuk menyerap beberapa vitamin dan mineral. Lemak diperlukan untuk membangun membran sel, eksterior penting setiap sel, dan sarung sekitar saraf. Hal ini penting untuk pembekuan darah, pergerakan otot, dan peradangan. Untuk kesehatan jangka panjang, beberapa lemak adalah jenis yang baik daripada yang lain. Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda adalah jenis lemak yang baik. Dan lemak Yang buruk adalah termasuk lemak trans buatan pabrik, sementara itu lemak jenuh berada diantara keduanya.

Semua lemak memiliki struktur kimia yang mirip: rantai atom karbon terikat pada atom hidrogen. Hal yang membuat salah satu jenis lemak berbeda dengan yang lain adalah panjang dan bentuk rantai karbon dan jumlah atom hidrogen yang terhubung ke atom karbon. Sepertinya sedikit perbedaan dalam struktur diterjemahkan ke dalam perbedaan penting dalam bentuk dan fungsi.

Inilah 3 Sifat-sifat lemak terhadap kesehatan : Lemak jahat, lemak baik, dan lemak yang sifatnya berada diantara keduanya

Jenis Lemak jahat

Jenis lemak makanan yang terburuk adalah jenis yang dikenal dengan lemak trans. Ini adalah produk sampingan dari proses yang disebut dengan hidrogenasi, yang digunakan untuk mengubah minyak sehat menjadi padat dan untuk mencegahnya menjadi tengik. Terjadi ketika minyak nabati dipanaskan, serta dengan adanya hidrogen dan katalis logam berat seperti paladium, atom hidrogen ditambahkan ke rantai karbon. Hal ini ternyata membuat minyak menjadi padat,  juga membuat minyak nabati yang sehat menjadi tak lebih baik dari lemak jenuh yang tidak begitu sehat.

Lihat Juga :  Cara Mengempiskan Perut Buncit

Pada awal abad 20, lemak trans ditemukan terutama dalam margarin padat dan minyak sayur. Sebagai pembuat makanan dan temuan cara-cara baru yang menggunakan minyak nabati terhidrogenasi parsial, akhirnya mulai muncul dalam segala hal mulai dari kue dagangandan kue-kue untuk makanan cepat saji.

Mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak trans meningkatkan jumlah kolesterol berbahaya atau LDL dalam aliran darah, bahkan sekaligus mengurangi jumlah kolesterol yang menguntungkan (HDL)l. Lemak trans menciptakan peradangan, yang dikaitkan dengan penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kondisi kronis lainnya. Lemak jenis ini juga berkontribusi terhadap resistensi insulin, yang meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Penelitian dari Harvard School of Public Health dan di tempat lain menunjukkan bahwa lemak trans dapat membahayakan kesehatan bahkan dalam jumlah terkecil sekalipun: untuk setiap 2% kalori dari lemak trans yang dikonsumsi sehari-hari, maka risiko penyakit jantung meningkat sebesar 23%!.

Sebuah panel ahli yang dirakit oleh Institute of Medicine menyimpulkan bahwa lemak trans diketahui tidak memiliki manfaat kesehatan diketahui dan tidak ada tingkat yang aman konsumsi. Sejak tahun 2006, US Food and Drug Administration ( FDA ) telah diminta pembuat makanan untuk mencantumkan kandungan lemak trans sebagai bagian pada label makanan. Akibatnya, industri makanan telah mengurangi lemak trans dalam makanan produksinya, dan beberapa pemerintah daerah telah melarang lemak trans dalam makanan direstoran. Baca juga terkait dengan lemak Trans : BAHAYANYA SERING MAKAN GORENGAN

Jenis lemak diantara yang baik dan buruk

Lemak jenuh memilki ciri yaitu akan memadat pada suhu kamar. Sumber umum lemak jenuh adalah seperti daging merah, susu dan produk susu lain, keju, minyak kelapa, dan banyak makanan panggang yang disajikan secara komersial dan makanan lainnya.

Lihat Juga :  Makanan laut (Seafood) yang baik dan buruk untuk ibu hamil

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: