Tanda tubuh jika Kekurangan Vitamin D


vitamin+D[1]Vitamin D sangat penting untuk tulang, kulit, dan kesehatan mental, tetapi apakah Anda sudah cukup mendapatkannya?. Berikut ulasan Seperti yang diterbitkan oleh everydayhealth

 

Matahari adalah sumber terbesar vitamin D, nutrisi penting untuk tulang, kulit, dan kesehatan mental . Bahkan, sekitar 80 sampai 90 persen asupan vitamin D kita berasal dari paparan sinar matahari, kata Dr. Michael F. Holick, MD, Ph.D , seorang profesor kedokteran, fisiologi dan biofisika di Boston University Medical Center yang telah mempelajari vitamin D selama beberapa dekade.  Masalahnya adalah banyak dari kita yang berasumsi jika Kita memiliki pola makan yang sehat maka kita akan mendapatkan cukup untuk semua nutrisi. Professor Holick ketika bekerja dengan komite Endocrine Society, menemukan bahwa anak-anak mendapatkan vitamin D hingga 1.000 IU per hari, dan 1.500 sampai 2.000 IU per hari untuk orang dewasa adalah aman dan efektif, katanya. Baca juga : Makanan sumber vitamin D terbaik

Tanpa diet vitamin D dan sinar matahari yang cukup, anak-anak mungkin rentan untuk rakhitis, pelunakan tulang, dan orang dewasa mungkin beresiko osteoporosis. Kekurangan vitamin D juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2, katanya. Jadi apa yang harus di perhatikan jika khawatir tidak mendapatkan cukup vitamin D?

Tanda-tanda yang mungkin jika Anda membutuhkan lebih banyak vitamin D.

Sakit tulang dan kaku sendi

Terutama pada saat musim dingin, orang dewasa merasa sakit pada tulang dan otot, serta sendi yang sedikit lebih kaku ketika bangun di pagi hari. Kata Holick

Kurang semangat.

Vitamin D terlihat meningkatkan kadar neurotransmitter serotonin, yang pada akhirnya dapat mengangkat semangat Anda. Dalam sebuah penelitian kecil pada tahun 1998, orang yang sehat yang diberi suplemen vitamin D selama musim dingin melaporkan perasaan positif yang lebih besar dari orang yang tak diberi. Namun, penelitian yang lebih besar pada wanita di atas usia 70 tahun tidak menemukan manfaat kesehatan mental yang signifikan. Baca juga : Kenapa stress bisa menyebabkan penyakit?

Lihat Juga :  Gejala, penyebab, pengobatan Paru-paru basah

Lebih tua 50 tahun

Kulit tidak membuat banyak vitamin D pada saat usia bertambah, dan ginjal juga mulai sedikit kurang produktif mengkonversi vitamin D, menurut American Cancer Society. Orang dewasa yang lebih tua juga bisa membutuhkan lebih banyak waktu di dalam ruangan, menurut NIH.

Kelebihan berat badan atau obesitas.

Tidak ada perubahan produksi vitamin D pada orang yang  kelebihan berat badan, tetapi konsentrasi lemak yang lebih tinggi mempengaruhi kadar vitamin D dalam darah. Itu karena vitamin D bersifat larut dalam lemak, kata Holick, yang artinya semakin lebih banyak lemak tubuh yang Anda miliki, maka semakin akan “diencerkan,” katanya. Orang yang kelebihan berat badan atau obesitas mungkin memerlukan lebih banyak vitamin D setiap hari untuk menebus efek ini.

Kulit lebih gelap

Penelitian telah menunjukkan perbedaan demografis yang berbeda di tingkat insufisiensi dan kekurangan vitamin D. “Pigmen kulit adalah tabir surya alami. Tabir surya dengan SPF 30 mengurangi kemampuan kulit untuk membuat vitamin D dengan kerugian 97 persen, katanya. Seseorang dengan kulit yang sangat gelap perlu sampai 10 kali jumlah paparan sinar matahari daripada seseorang dengan kulit sangat pucat untuk membuat jumlah vitamin D yang sama, katanya lagi.

Kepala berkeringat

Ini salah satu tanda yang pertama, merupakan tanda-tanda klasik dari kekurangan vitamin D.

Memiliki masalah pencernaan.

Orang dengan Crohn, celiac atau penyakit inflamasi usus mungkin berrisiko lebih besar untuk kekurangan vitamin D,  karena kondisi pencernaan mempengaruhi penyerapan lemak . Dengan adanya masalah perut ini atau lainnya, penyerapan lemak bisa lebih rendah,  yang pada gilirannya menurunkan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin D, ​​menurut NIH.

Jadi bagaimana bisa mendapatkan vitamin D dengan aman?

Holick mengatakan “paparan sinar matahari yang baik dan cukup” adalah kuncinya, karena produksi vitamin D oleh tubuh hanya bisa terjadi ketika kulit tidak terlindungi. Jika Anda cenderung mengalami kulit terbakar ringan setelah 30 menit berada di luar tanpa tabir surya,  keluar sekitar 10 sampai 15 menit dan kemudian menggunakan tabir surya Anda, katanya. Paparan matahari pada lengan, kaki, perut jika memungkinkan, untuk memproduksi vitamin D secara maksimal. Sinar matahari yang sehat dan tidak membahayakan kulit adalah pagi sampai siang hari sebelum pukul 9.00, untuk wilayah Kita.

Lihat Juga :  Perlukah minum air putih sebelum tidur

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: