Tanda-tandanya harus segera berhenti dan pindah kerja


Suatu hal permasalahan yang berakar dari budaya pada dunia kerja diperusahaan adalah, keahlian tidak dihargai, persaingan sesama rekan kerja, dan gaji yang tidak naik-naik. Masalah tersebut tentu sangat mempengaruhi mental seseorang untuk berprestasi, bertahan atau bahkan memutuskan untuk pindah kerja.Motivasi adalah suatu hal penting agar bisa mengatasi permasalahan tersebut, selain skill dan keahlian. Jika motivasi sudah tak bisa lagi memberikan solusi, lalu bagaimana mengatasinya?
Berikut Tanda-tanda jika Harus Pindah Kerja, yang ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi pada situs she.yahoo.co.id memberikan gambaran kapan sebaiknya Anda harus pindah kerja. Namun tetap harus bijak dalam memutuskan ya sob.Tanda tanda harus berhenti dan pindah kerja

Jam kerja pegawai kantoran rata-rata adalah 8 hingga 9 jam, yang Artinya menghabiskan sepertiga hidup pegawai tersebut. Akan terasa sia-sia sekali jika waktu sebanyak ini hanya dihabiskan dengan mengeluh, dan Mungkin itulah saatnya bagi anda untuk pindah ketempat lain, berbagai hal lain yang membuat Anda tak bahagia. Mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk mengundurkan diri dan pindah kerja ke perusahaan lain, atau mungkin beralih menjadi pengusaha?

Berikut ini tanda-tandanya jika Anda memang harus segera berhenti dan pindah kerja.

1. Begitu Membenci hari Senin

Merasa sedih pada saat weekend berakhir dan menyambut hari Senin kembali itu hal yang wajar. Tapi jika Anda membayangkan masuk kantor, bekerja, bertemu bos, bertemu rekan kerja, lalu Anda merasa muak, takut, bahkan stres, artinya Anda memang tidak ingin berada di sana. Jika hal itu selalu anda rasa, Mungkin Anda cuma bertahan hanya demi sebuah pekerjaan.Tapi kalau itu hanya menyiksa diri selama sepertiga hidup Anda dengan berada ditempat yang Anda benci, untuk apa?.Sementara banyak sekali orang lain disana yang menikmati pekerjaan mereka.

Lihat Juga :  Tips Belanja Online Aman

2. Anda bekerja tak dengan hati

Pekerjaan yang ideal adalah mengerjakan apa yang kita cintai. Memang sih tak semua orang seberuntung itu, tapi jika mencintai pekerjaan, melakukan aktivitas sehari-hari di kantor pun tidak akan terasa berat. Bahkan jika pekerjaan Anda berat, Anda masih bisa bersenang-senang di kantor. Namun jika Anda mulai merasa terpaksa, atau bahkan benci, mengerjakan tugas di kantor, sampai Anda mencari-cari alasan untuk tak masuk kantor, untuk apa dilanjutkan?

3. Hubungan dengan bos tidak baik

Bos galak itu lumrah, sudah bawaan Bos kali ya?. Yang perlu diwaspadai adalah ketika hubungan Anda dengan bos lebih buruk, sementara hubungan bos dengan rekan-rekan kerja Anda baik-baik saja. Merupakan pertanda buruk pula jika Anda sampai harus menyelesaikan masalah dengan bos melalui atasan bos Anda, atau lewat departemen SDM (HRD).

4. Kemampuan Anda tak dianggap

Anda merasa lulusan pendidikan tinggi, namun disini hanya diberi tugas yang terbilang remeh. Sudah berkali-kali Anda meminta naik jabatan atau pekerjaan yang sesuai, namun permohonan itu tidak pernah digubris. Jangan sia-siakan bakat dan potensi Anda hanya untuk perusahaan yang tidak menghargainya.

5. Masa depan perusahaan tidak jelas

Perusahaan Anda terlilit utang, beberapa departemen bahkan sudah ditutup, sejumlah besar karyawan sudah di PHK, gaji sudah tidak dibayarkan selama dua bulan. Segeralah Anda menyelamatkan diri sebelum ikut tenggelam.

6. Prinsip tidak sejalan dengan perusahaan

Anda adalah orang yang sangat sangat mencintai lingkungan, tapi bekerja di perusahaan yang dikenal suka mencemari lingkungan. Jika hal ini terus mengganggu Anda bahkan membuat Anda stres, carilah perusahaan lain yang sejalan dengan prinsip Anda.

7. Gaji tak memadai

Biasanya fresh graduate atau yang baru lulus kuliah dengan nol pengalaman masih mau menerima gaji di bawah standar. namun seharusnya dalam setahun atau dua tahun anda akan mendapat kenaikan gaji. Jika usia Anda sudah lebih dari 27 tahun, dan masih digaji di bawah standar.Dan Anda sudah berkali kali minta naik gaji, tapi tidak digubris, sementara pekerjaan yang sama di perusahaan lain gajinya berkali lipat.Inilah saatnya Anda untuk mencari kesempatan lain.

Lihat Juga :  Ada apa dengan libertyreserve?

8. Anda tidak suka rekan-rekan kerja Anda

Pekerjaan yang berat akan bisa terasa ringan bahkan menyenangkan, jika dikerjakan bersama orang-orang yang Anda sukai. Dan Bahkan rekan-rekan kerja yang baik, bisa menjadi alasan utama untuk bersemangat berangkat kerja. Tapi jika Anda merasa tidak punya teman dekat di kantor, sama sekali tidak bergaul karena merasa tak cocok dengan mereka, rekan-rekan kerja memperlakukan Anda dengan tidak baik, dan bahkan sering terlibat pertengkaran dengan rekan kerja.Jangan tunggu lama lagi, saatnya mengucapkan selamat tinggal pada mereka.

9. Makan gaji buta

Terasa enak memang jika punya kebebasan lebih dikantor, dan seperti tidak ada tanggung jawab yang diberikan.Sehingga anda bisa melakukan browsing di internet yang tak berhubungan dengan pekerjaan, nongkrong, ngobrol ngalor ngidul, dan bahkan tak mengerjakan apapun. Namun ini artinya Anda “tak dianggap” oleh perusahaan. Anda produktif atau tidak, perusahaan tak peduli. Bahkan mungkin Anda tak masuk kantor pun tak ada pengaruhnya utuk keseluruhan alur kerja perusahaan. Untuk yang ini Anda harus Waspada, bisa-bisa Anda didepak dari perusahaan karena larut dalam perilaku “makan gaji buta” ini.

10. Masih saja mencari-cari lowongan pekerjaan di tempat lain

Tidak ada salahnya mencari tahu peluang dan kesempatan kerja lain yang ada di luar sana. Dan jika sebagian besar waktu luang Anda dihabiskan untuk mencari lowongan kerja , dan setiap bertemu teman Anda selalu berkata, “Ada lowongan nggak, di kantormu?”, itu berarti Anda memang benar-benar ingin keluar dari perusahaan tempat Anda bekerja.Itu sangat jelas jika sudah tidak betah lagi, dan ikutilah kata hati anda tersebut.Dan baca: Tentang test wawancara kerja

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: