Tanda Orang yang kecanduan heroin dan Narkoba


Tanda kecanduan heroinKecanduan narkoba seperti halnya heroin, putaw, dan shabu-shabu adalah kondisi yang membahayakan dan bisa berpotensi fatal. Salah satu obat terlarang yang paling banyak diperdagangkan di dunia adalah heroin,  bisa ditemukan hampir diseluruh belahan dunia. Mengetahui beberapa tanda-tanda dan indikasi dari penggunaan narkoba dan kecanduan heroin bisa membantu orang tua dan teman-teman yang bersangkutan untuk bisa menemukan dan mencoba untuk membantu orang yang kecanduan tersebut sebelum memperoleh konsekuensi yang jauh lebih buruk.

Obat yang dikenal dengan heroin adalah obat opiat yang dibuat dari biji tanaman poppy, yang awalnya dikembangkan sebagai pengganti morfin. Heroin pada awalnya diakui karena kemampuannya yang bisa membantu mengatasi gejala ketagihan pecandu miras. Namun sayangnya, obat disintesis itu sendiri sangat adiktif, dan menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis jika digunakan berulang.

Berikut tanda-tanda seseorang yang kecanduan Narkoba terutama heroin

Kepemilikan alat khusus

Heroin biasanya hadir dalam bentuk bubuk, dan biasanya dilelehkan sebelum disuntikkan, atau dihisap. Salah satu indikasi yang paling penting dari orang yang kecanduan heroin adalah memiliki sesuatu yang digunakan untuk menggunakan obat. Pipa dan jarum suntik merupakan alat pengguna heroin paling umum, tetapi pengguna juga mungkin menggunakan sendok atau aluminium foil untuk melelehkan obat sebelum digunakan. Kepemilikan pipa yang terbuat dari kertas  juga mungkin merupakan tanda kecanduan heroin – beberapa pengguna menghisap obat dari permukaan yang datar menggunakan pipa yang dimasukkan kedalam salah satu lubang hidung.

Tanda fisik

Ada beberapa tanda-tanda fisik yang terkait dengan kecanduan heroin, meskipun di antaranya juga umum bagi kecanduan beberapa jenis obat lain termasuk alkohol, ganja, dan kokain. Pupil menyempit, bicara cadel, mengantuk, kebingungan, semua adalah tanda-tanda umum dari pengaruh obat-obatan terlarang. Gejala yang parah bisa menunjukan seperti kulit atau kuku yang kebiru-biruan, detak nadi lambat, kejang, atau kehilangan kesadaran, bisa menjadi indikasi dari orang yang overdosis heroin. Jika mencurigai overdosisi, segera panggil medis dan menjaga penderita dari segala kemungkinan  sampai bantuan datang.

Lihat Juga :  Manfaat makan Malam bagi kesehatan

Tanda bekas

Penyuntikan heroin ke vena juga meninggalkan tanda-tanda. Jika seseorang memiliki beberapa tanda suntikan atau luka di daerah vena dilengan bawah atau daerah lain yang sama, ia mungkin menggunakan obat yang disuntikkan. Vena pada lengan adalah tempat suntikan yang paling umum, di mana merupakan jalur yang terlihat, tetapi pembuluh darah yang menonjol juga bisa digunakan sebagai alternatif oleh banyak pengguna.

Perubahan perilaku

Perubahan perilaku juga bisa mengindikasikan jika seseorang kecanduan heroin atau masalah narkoba yang serupa seperti shabu. Perubahan penampilan, prestasi menurun atau nilai sekolah menurun, dan meninggalkan hobi atau kegiatan yang sebenarnya disukai juga bisa menjadi sinyal dari penggunaan narkoba. Namun, gejala perilaku ini juga bisa menjadi tanda dari banyak kondisi lain, termasuk depresi, stres, atau bahkan keterkaitan lain. Banyak ahli mendesak agar hati-hati ketika berhadapan dengan orang yang diduga menggunakan narkoba dari perubahan perilaku – tuduhan yang menghakimi tanpa bukti bisa merugikan, dan bisa menyebabkan tersangka menjadi dikucilkan dan tak dipercayai.

Kecanduan Heroin sangat dikenal terkait dengan overdosis, kematian, dan perjuangan seumur hidup untuk melawan kecanduan. Jika dalam anggota keluarga atau teman diduga ada penyalahgunaan narkoba, penting untuk memastikan kebenaranannya, dan membantu orang tersebut sesegera mungkin.

Mengetahui tanda-tanda penggunaan narkoba dari luar tidak hanya bisa mencegah kecanduan, tapi mungkin juga akan menyelamatkan sebuah nyawa.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: