Sayuran Penambah Darah

Sayuran Penambah Darah – penyakit kurang darah atau anemia seringkali ditandai dengan keadaan tubuh yang terasa lemah, letih dan lesu. Selain itu,  anemia biasa ditandai dengan mata yang sering berkunang-kunang, terutama habis duduk lama dan berdiri dengan tiba-tiba. Anemia atau kurang darah adalah kondisi dimana sel darah merah kekurangan hemoglobin. Jangan remehkan penyakit ini, terutama bagi ibu hamil karena bisa membahayakan janin yang ada didalam kandungan. Khusus untuk ibu mengandung, sebaiknya juga mengkonsumsi sayuran/makanan kaya folat dan zat besi. Pada dasarnya kurang darah bisa diatasi dengan banyak mengkonsumsi makanan atau sayuran yang tinggi zat besi.

Berikut beberapa sayuran yang berguna untuk menambah  darah, sehingga terhindar dari anemia

Buah Bit

Sayuran penambah darahBuah bit sangat baik untuk meregenerasi zat besi untuk mengaktifkan sel darah merah.Bit (Beta vulgaris L.) yang termasuk dalam famili Chenopodiaceae merupakan tanaman semusim yang berbentuk rumput. Batangnya sangat pendek sehingga hampir tidak kelihatan. Bagian tanaman yang dimakan adalah umbi yang bentuknya bulat hampir menyerupai gasing. Umbi ini merupakan hasil perubahan bentuk dari akar tunggang. Ujung umbinya masih terdapat akar.Bit rasanya enak, agak manis, agak renyah, dan merupakan sumber vitamin B, vitamin C, dan sedikit vitamin A.

Bunga Kol

Bunga Kol maupun brokoli memiliki kandungan zat gizi yang hampir sama. Keduanya juga mengandung zat besi yang baik untuk meregenerasi sel darah merah.Bunga kol dapat memenuhi kebutuhan 77% vitamin C, selain itu bunga kol juga mengandung protein, thiamin, niasin, kalsium, zat besifosfor, zink, dan masih banyak lagi zat baik ya ng terkandung dalam bunga kol. Sedangkan brokoli, mengandung banyak vitamin A, kalsium, potasium, kalium, zat besi, dan selenium.

Kacang Polong

Kacang Polong juga mengandung zinc dan zat Besi. Zinc 1 mg (7% kebutuhan harian), yang juga penting dalam proses pembentukan sel darah merah dan tulang kita.Sementara itu kandungan zat besi sebesar 1,3 mg (7% kebutuhan harian), merupakan mineral penting bagi berbagai reaksi enzimatik dalam tubuh juga dalam pembentukan komponen utama dari sel darah merah dan sel otot.Selain itu, kacang polong juga kaya dengan zat seperti folat, magnesium,potasium,kalium, vitamin K. kacang polong juga sangat bagus untuk ibu yang sedang mengandung.

Sawi

Sawi Hijau mengandung energi sebesar 20 kilokalori, protein 1,7 gram, karbohidrat 3,4 gram, lemak 0,4 gram, kalsium 123 miligram, fosfor 40 miligram, dan zat besi 1,9 miligram. Selain itu di dalam Sawi Hijau juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,04 miligram dan vitamin C 3 miligram. Sawi ini juga baik untuk menambah zat hemoglobin dalam darah karena zat besi yang dikandungnya.

Bayam

Bayam mempunyai dua jenis. Bayam yang di cabut dan bayam yang di petik. Bayam sangat baik bagi penderita kekurangan sel darah merah. Terlihat dari batang sampai daunnya yang hijau. Ada juga bayam merah, ini juga kaya zat besi dan sangat baik untuk ibu hamil. Bayam kaya akan zat besi dan folat yang bisa meningkatkan darah. Dan sangat cocok bagi penderita anemia.

Peringatan: Jangan memakan bayam yang telah di masak lebih dari 5 jam. Karena jika sudah di masak dan berinteraksi dengan oksigen, bisa berakibat menjadi racun. Walaupun sudah disimpan didalam  kulkas.

Kangkung

Kangkung tak jauh berbeda dengan bayam, karena bisa sebagai sayuran penambah darah yang baik. dan sudah terlihat dari batang dan daunnya yang hijau, serta kandungan zat besinya yang sangat tinggi. Kangkung juga ada yang di cabut dan ada juga yang di petik. Namun semuanya tetap bisa dikonsumsi sebagai sayuran penambah darah yang baik.

Daun datuk

Daun datuk memiliki zat forsfor dan zat besi yang tinggi, jadi sangat baik untuk menambah darah anda. Bisa di sayur atau di jadikan lalapan. Dan tumbuhan ini memang bermanfaat bagi penambah darah.

Terimakasih telah membaca artikel Sayuran Penambah Darah. Bantulah mereka yang mungkin sangat membutuhkan informasi ini melalui tombol SHARE FB/twitt/G+ dibawah ini:


This entry was posted in Kesehatan, Makanan, Tips Sehat and tagged , , , .

Komentar: