Resiko Kesehatan Wanita Merokok


Resiko wanita merokokSecara umum, merokok adalah kebiasaan tak sehat bagi semua jenis kelamin dan umur, dan saat ini saya kira semua orang sudah pada tahu. Asap rokok memang buruk bagi kesehatan, karena asap rokok mengandung banyak jenis senyawa kimia berbahaya, dimana yang dapat mencetuskan zat karsinogen dalam tubuh manusia. Namun secara spesifik, ada resiko atau efek samping tersendiri bagi wanita perokok. Wanita dan merokok adalah kategori khusus untuk masalah kesehatan mereka.

Apakah Anda seorang perokok, mantan perokok, atau berharap untuk menghentikan putri Anda sendiri yang melakukan kebiasaan ini?. Cari tahu persis apa yang dapat diakibatkan oleh merokok terhadap tubuh wanita .

Merokok dan Kanker pada Wanita

Anda mungkin sudah mendengar tentang peningkatan risiko kanker paru-paru , yang dapat diakibatkan karena merokok. Tetapi apakah Anda juga tahu bahwa paru-paru hanyalah salah satu organ yang dapat dipengaruhi oleh bahan kimia pada asap rokok?

Wanita perokok tidak hanya meningkatkan risiko kanker paru-paru ( sebanyak 80 % menurut beberapa penelitian), tetapi mereka juga lebih mungkin untuk mengembangkan sejumlah jenis kanker lainnya. Kanker mulut, kanker esofagus dan kanker usus, misalnya, semuanya pada tingkat resiko yang jauh lebih tinggi pada perokok, daripada bagi wanita yang bukan perokok.

Sementara mungkijn jenis kanker ini tidak mengejutkan Anda, wanita yang merokok juga lebih mungkin untuk mengembangkan kanker kandung kemih, masalah ginjal dan kanker rahim, dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Bahkan, organ reproduksi wanita sangat sensitif terhadap karsinogen, yang berarti wanita lebih tinggi tingkat risiko kanker.

Merokok dan Kehamilan

Organ reproduksi wanita begitu sangat sensitif terhadap rokok,  artinya sangat peka terhadap hal yang berkaitan dengan kesuburan dan kehamilan .

Lihat Juga :  Efek buruk sering menggunakan sepatu Hak tinggi

Jika Anda mencoba untuk hamil, merokok mungkin dapat berdampak negatif terhadap kesuburan Anda. Asap rokok bisa membuat masalah untuk kesuburan, dalam kasus ini, bahan kimia yang salah satunya didapat dari merokok dapat menghambat ovulasi , sehingga Anda akan lebih sulit untuk hamil.

Setelah Anda hamil, risiko dari merokok akan berdampak terhadap bayi Anda juga. Merokok selama kehamilan telah dikaitkan dengan masalah perdarahan vagina, masalah plasenta, kehamilan ektopik dan bahkan bayi lahir mati. Jikakalaupun kehamilan sukses, bayi yang lahir dari ibu yang merokok memiliki insiden yang lebih tinggi cacat lahir. Bayi Anda mungkin akan lahir prematur, atau dengan berat badan lahir rendah, dan mungkin juga dapat mengalami cacat lahir lainnya, termasuk sumbing.

Juga sangat penting untuk menjaga anak jauh dari asap rokok setelah ia lahir. Sistem pernafasan bayi masih dalam masa berkembang, sehingga masih sangat sensitif terhadap efek dari asap perokok. Resiko yang dapat menimpa bayi yang terpapar asap rokok meliputi juga infeksi  telinga, hidung dan tenggorokan, Beberapa studi bahkan menghubungkan beberapa kematian bayi dengan paparan asap rokok .

Efek lain dari merokok pada Wanita

Merokok juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh wanita lainnya, dan banyak yang akan terlihat setelah wanita masuk masa menopause .

Sebagai contoh, kepadatan tulang adalah masalah bagi wanita seiring degan bertambahnya usia mereka. Pasca – menopause,  osteoporosis merupakan masalah yang sangat nyata bagi semua wanita, dan akan lebih tinggi lagi bagi wanita yang merokok. Wanita perokok memiliki insiden patah tulang pinggul yang lebih tinggi setelah menopause. Kepadatan tulang wanita perokok lebih rendah jika dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok .

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: