Penyebab kemandulan (Invertilitas) pada Wanita


Mendapatkan Anak dalam sebuah kehidupan pernikahan, memang merupakan keputusan dan anugerah dari Yang Maha Kuasa. Jika sekian lama masih saja belum mendapat Karunia, sebagai Hamba-Nya kita tetap dan tak boleh berhenti berusaha agar segera bisa dikaruniai seorang Anak.

Pasangan yang melakukan hubungan seksual secara intens yang direkomendasikan ahli kesehatan selama-lamanya satu tahun, namun masih saja belum mendapat momongan, mungkin ada beberapa hal yang perlu untuk diketahui, sehubungan dengan kesulitan punya anak atau kemandulan atau infertilitas secara medis.

Perlu diketahui juga bahwa, sulitnya mendapat keturunan pada sebuah pasangan, bukan hanya bisa terjadi pada pihak wanita. Kualitas dan kuantitas sperma dari Laki-laki yang membuahi juga sangat menentukan keberhasilan. Ketahui juga tentang : Penyebab dan mengatasi sperma encer

Agar seseorang dapat hamil, adanya beberapa faktor ini sangat penting :

Terjadi ovulasi . Untuk dapat terjadi kehamilan, maka ovarium harus menghasilkan dan melepaskan sel telur,  proses yang dikenal dengan sebutan ovulasi. Dokter bisa membantu untuk mengevaluasi siklus menstruasi, dan menyatakan masa ovulasi .
Adanya sperma yang sehat. Bagi kebanyakan pasangan umumnya masalah sperma adalah sedikit kemungkinannya, kecuali pasangan Pria  memiliki riwayat sakit atau operasi. Dokter bisa melakukan beberapa tes sederhana untuk mengevaluasi kesehatan sperma pasangan Pria .
Perlu adanya hubungan seks teratur. Pasangan perlu melakukan hubungan seksual secara teratur selama masa subur. Dokter bisa membantu untuk memberitahu saat paling subur selama siklus Wanita .
Diperlukan terbukanya saluran tuba, dan keadaan rahim yang normal. Sel telur dan sperma akan bertemu di saluran tuba, dan untuk bisa hamil, dibutuhkan tempat yang sehat untuk tumbuh.

Untuk bisa terjadi kehamilan, setiap bagian dari proses reproduksi manusia yang kompleks harus berada dalam tempat yang tepat. Langkah-langkah dalam proses ini adalah sebagai berikut :

  1. Salah satu dari dua buah indung telur melepaskan telur yang matang .
  2. Telur dijemput oleh tuba falopi.
  3. Sperma berenang melalui leher rahim hingga ke rahim, dan kemudian masuk ke tuba falopi untuk mencapai sel telur untuk pembuahan .
  4. Telur yang telah dibuahi melakukan perjalanan menuruni tuba falopi menuju rahim .
  5. Telur yang telah dibuahi mengimplan dan tumbuh di dalam rahim.
Lihat Juga :  Menyusui bayi dengan ASI mencegah kanker payudara

Pada wanita, beberapa faktor bisa mengganggu proses diatas pada langkah manapun diatas.

Infertilitas atau kemandulan pada wanita bisa disebabkan oleh satu atau lebih dari faktor-faktor berikut ini:

Gangguan ovulasi

Gangguan ovulasi, yang bisa berarti bahwa wanita jarang atau tidakberovulasi sekali. Kemandulan pada wanita ini terjadi pada sekitar 25 persen pasangan. Hal ini bisa disebabkan oleh kekurangan pengaturan hormon reproduksi oleh hipotalamus atau kelenjar hipofisis, atau karena masalah dalam ovarium itu sendiri .

Sindrom ovarium polikistik ( PCOS ) .

Pada PCOS , terjadi perubahan kompleks yang terjadi di hipotalamus, kelenjar pituitari dan ovarium, yang mengakibatkan ketidakseimbangan hormon yang mempengaruhi ovulasi. Adanya PCOS berhubungan dengan resistensi insulin dan obesitas, pertumbuhan rambut abnormal pada tubuh atau wajah, dan tumbuhnya jerawat. Sindrom ovarium polikistik ( PCOS ) adalah penyebab paling umum dari ketidaksuburan perempuan.

Disfungsi hipotalamus .

Dua jenis hormon yang bertanggung jawab untuk merangsang ovulasi setiap bulannya adalah follicle-stimulating hormone ( FSH ) dan luteinizing hormone ( LH ) . Kedua hormon ini  diproduksi oleh kelenjar hipofisis dalam pola tertentu selama siklus menstruasi. Kelebihan stres fisik atau emosional, berat badan yang terlalu berlebih atau sangat rendah, atau kenaikan atau penurunan berat badan yang secara tiba-tiba dapat mengganggu pola ini dan dapat mempengaruhi ovulasi . Tanda utama dari masalah ini adalah menstruasi yang tidak teratur atau bahkan tidak terjadi.

Insufisiensi ovarium prematur.

Gangguan kehamilan ini biasanya disebabkan oleh respon autoimun yang berlebihan, di mana sistem kekebalan tubuh wanita keliru menyerang jaringan ovarium,  atau karena hilangnya telur dari ovarium secara prematur karena masalah genetik, atau efek lingkungan seperti kemoterapi. Dengan demikian akan mengakibatkan hilangnya kemampuan memproduksi telur oleh indung telur, serta dapat  menurunkan produksi estrogen di bawah usia 40 .

Lihat Juga :  Inilah Olahraga terbaik untuk melangsingkan badan

Terlalu banyak prolaktin .

Kondisi ini jarang terjadi. Kelenjar pituitari dapat menyebabkan kelebihan produksi prolaktin (hiperprolaktinemia), dan mengurangi produksi estrogen yang dapat menyebabkan infertilitas. Umumnya hal ini disebabkan oleh masalah pada kelenjar pituitari, tetapi juga bisa berhubungan dengan obat yang dipakai untuk mengobati penyakit lain.

Kerusakan saluran tuba ( infertilitas tuba )

Pada saat saluran tuba rusak atau ditutup, maka sperma tidak dapat mencapai ke sel telur,  atau sel telur yang telah dibuahi tidak dapat menuju ke dalam rahim. Penyebab kerusakan atau penyumbatan tuba falopi bisa meliputi:

  1. Penyakit radang panggul, infeksi pada rahim dan saluran telur akibat klamidia, gonore atau infeksi penyakit menular seksual lainnya.
  2. Operasi di perut atau panggul sebelumnya, termasuk operasi untuk kehamilan ektopik, di mana telur yang dibuahi ditanamkan, dan mulai berkembang didalam tabung tuba, bukan didalam rahim.
  3. TBC panggul dalah penyebab utama infertilitas tuba diseluruh dunia.

Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan yang biasanya tumbuh di implan rahim, namun tumbuh di tempat lain. Pertumbuhan jaringan ekstra ini dan operasi pengangkatannya dapat menyebabkan jaringan parut, sehingga dapat menghambat bersatunya sperma dan sel telur. Hal ini juga dapat mempengaruhi lapisan rahim, karena terganggunya implantasi telur yang telah dibuahi pada dinding rahim. Kondisi ini sepertinya mempengaruhi kesuburan dengan cara yang tak langsung, seperti halnya kemandulan yang disebabkan oleh adanya kerusakan pada sperma atau sel telur.

Kondisi pada Uterine atau leher rahim

Beberapa kondisi pada rahim atau serviks dapat berdampak pada kesuburan, karena bisa terganggunya implantasi atau meningkatkan kemungkinan keguguran .

  1. Polip jinak atau tumor ( fibroid atau mioma ) yang umum terjadi di dalam rahim, dan beberapa jenis gangguan lain dapat mengganggu kesuburan wanita dengan menghalangi tuba falopi, atau dengan mengganggu implantasi. Namun, banyak wanita yang kenyataannya memiliki fibroid atau polip tapi masih bisa hamil .
  2. Jaringan parut Endometriosis atau peradangan di dalam rahim juga dapat mengganggu implantasi.
  3. Kelainan rahim sejak lahir, seperti rahim berbentuk tidak normal, dapat menyebabkan masalah kehamilan.
  4. Stenosis serviks , penyempitan serviks , dapat disebabkan oleh kelainan bawaan atau kerusakan pada leher rahim.
  5. Terkadang serviks tidak bisa menghasilkan jenis lendir terbaik yang bisa memungkinkan sperma untuk melakukan perjalanannya melalui leher rahim ke dalam rahim .
Lihat Juga :  Manfaat minum jus lemon selama Hamil

Penjelasan tentang kemandulan

Dalam beberapa kasus, penyebab infertilitas tidak dapat ditemukan. Kemungkinan adanya kombinasi dari beberapa faktor kecil yang dialami oleh kedua pasangan juga bisa mendasari masalah kesuburan. Mencari penyebab kemandulan memang bisa bikin  frustasi, jika tidak mendapatkan jawaban yang spesifik. Namun masalah ini bisa saja pulih dengan sendirinya seiring dengan waktu, dan segera bisa mendapat momongan. Tetap berdoa dan berusaha untuk mendapatkan cara terbaik dalam mengatasi masalah infertilitas.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: