Penyebab dan Cara mengatasi ASI Keluar Sedikit

Penyebab dan Cara mengatasi ASI Keluar Sedikit - ASI adalah makanan terbaik bagi bayi, dan ASI memiliki kelebihan yang tidak didapatkan dari susu pengganti.Jadi saat dia memintanya kapanpun sebaiknya ibu menurutinya, dan jangan melakukan pembatasan.Karena melakukan pembatasan pemberian ASI, justru akan mengakibatkan produksi ASI menurun.Penyebab dan cara mengatasi ASI sedikitJadi jangan pernah khawatir atau beranggapan, jika terlalu kerap memberikan ASI, maka ASI akan berkurang dan tidak mencukupi.Allah Maha Besar ibu-ibu, jadi semuanya sudah diatur dengan sempurna oleh-NYA.Agar produksi ASI bisa lebih meningkat lagi, boleh dicoba untuk mengkonsumsi daun katuk.
Namun jika masih tetap ada masalah dengan air ASI yang sedikit, kemungkinan ada faktor lain yang mempengaruhi.Sebaiknya hubungi ahli laktasi untuk memperoleh saran metode menyusui yang baik.

Berikut beberapa Faktor Penyebab dan cara mengatasi ASI Keluar Sedikit :

1. Masalah Hormonal

Akibat kadar tiroid yang tinggi, penyakit diabetes , hipertensi dan masalah hormonal rendah merupakan beberapa penyebab wanita sulit hamil. Dan pada Saat sukses melahirkan, hal diatas juga akan mempengaruhi kemampuan  memproduksi ASI. Jika karena faktro ini, disarankan ibu  menjalani pengobatan untuk meningkatkan produksi ASI. Datanglah ke klinik laktasi untuk mendapatkan bantuan.

 

2. Akibat pernah melakukan operasi pada payudara

Operasi payudara biasa dilakukan karena memang ada masalah medis maupun untuk kecantikan. Piercing yang dilakukan di area puting juga dikategorikan sebagai operasi payudara dan bisa mempengaruhi produksi ASI. Namun besar atau kecilnya pengaruh operasi ini  tergantung bagaimana prosedur operasi itu dilakukan, sudah lama atau kemarin  dan apakah ada komplikasi atau tidak saat melahirkan yang bisa melukai payudara.Beberapa wanita yang melakukan operasi payudara, tetap bisa bisa menyusui bayinya hingga enam bulan tanpa kesulitan. Namun beberapa wanita lainnya harus membutuhkan bantuan ahli dan suplemen.

 

3. Penggunaan Alat Kontrasepsi yang Hormonal

Banyak ibu yang menggunakan alat kontrasepsi pil merasa produksi ASI tidak terpengaruh,  akan tetapi sebagian ibu lainnya mengalami atau  merasa produksi ASI menurun. Hal yang seperti itu bisa saja terjadi jika ibu mulai mengonsumsi pil KB  sebelum bayinya berusia empat bulan.Jika Merasa ASI berkurang setelah pemakaian PIL KB, sebaiknya  dihentikan. Sebelum melakukan sebaiknya ibu berkonsultasi ke dokter, mencari tahu metode kontrasepsi yang lebih tepat.

 

4. Bayi Kesulitan Menghisap karena Masalah Anatomi

Faktor Bayi Ibu sendiri bisa menjadi penyebab ASI keluar sedikit, karena Kemungkinan bayi kesulitan menghisap ASI dari payudara ibu karena ada masalah anatomi.Misalnya bayi memiliki tali lidah pendek (tongue-tie).Tongue-tie menyebabkan mulut bayi tidak dapat menempel dengan baik pada puting susu, sehingga kemampuan menghisap ASI berkurang. Biasanya Ibu dengan bayi tongue-tie juga akan mengalami lecet pada puting payudaranya, dan bayi mengalami pertumbuhan badan yang tidak maksimal.Jika bayi Anda mengalmi hal ini, ibu bisa membawanya ke dokter ahli. Setelah diatasi oleh dokter, kemampuan bayi untuk menyusi akan meningkat secara signifikan.

 

5. Tidak Disusui di Malam Hari

Setiap ibu memiliki kemampuan berbeda untuk menyimpan ASI di payudaranya. Dengan tidak menyusui di malam hari, produksi ASI ibu bisa menurun. Tidak hanya itu, kadar prolaktin (hormon yang memberikan sinyal ke payudara untuk memproduksi ASI) juga lebih banyak di malam hari. Jadi jika hormon itu semakin rendah, produksi ASI ibu pun bisa menurun. Intinya, menyusui di malam hari penting untuk menjaga produksi ASI tetap banyak.Seorang Bayi memang membutuhkan tidur yang cukup, akan tetapi  bukan berarti ibu terus membiarkan dan tidak menyusuinya. Bayi yang jarang atau malah sama sekali tidak menyusu di malam hari bisa memiliki masalah penambahan berat badan.

 

6. Membuat Jadwal menyusui  dan  mengalihkan bayi dengan Empeng.

Payudara bisa memproduksi ASI secara terus-menerus,  tapi itu tergantung seberapa sering payudara itu kosong. Seorang ibu bisa memproduksi ASI pada saat payudaanya mulai kosong,  dan produksi ASI akan menurun saat payudara sudah penuh.Jadi jika saat  bayi jarang disusui, payudara pun akan lebih lama kosong. Sehingga produksi ASI pun juga menurun. Namun jika bayi sesering mungkin disusui/setiap meminta, payudara ibu akan lebih cepat kosong dan tubuh kembali memproduksi ASI.Untuk itu sebaiknya tidak mengatur jadwal menyusui atau mengelabuhi bayi dengan empeng.

Terimakasih telah membaca artikel Penyebab dan Cara mengatasi ASI Keluar Sedikit. Bantulah mereka yang mungkin sangat membutuhkan informasi ini melalui tombol SHARE FB/twitt/G+ dibawah ini:


This entry was posted in Merawat Bayi, Wanita and tagged , , .

Komentar: