Pengobatan sakit gigi menggunakan antibiotik


Gigi berlubang perlukah dicabut?Rasa nyeri di dalam atau di sekitar gigi adalah masalah yang umum yang terjadi pada banyak orang dengan kebersihan mulut yang buruk.

Bisakah sakit gigi disembuhkan dengan antibiotik?.

Bakteri bisa berperan menyebabkan infeksi penyebab rasa nyeri pada gigi. Rasa nyeri yang disebabkan oleh bakteri pada sakit gigi biasanya akan merespon terhadap antibiotik.

Penggunaan antibiotik untuk menghilangkan rasa sakit gigi karena infeksi pada gigi/ jaringan sekitar gigi dan abses.

Berikut beberapa penyebab yang menimbulkan sakit pada gigi dan pengobatannya menggunakan antibiotik:

Abses gigi

Abses gigi biasanya akan ditunjukkan oleh wajah yang terlihat kusam dan membengkak, yang disertai olehg gigi yang terasa sakit terus-menerus. Dan akan terasa bertambah parah sakitnya ketikan gigi ditekan, atau mengunyah makanan. Ada tiga jenis abses, yaitu gingiva(gelembung), periodontal(pada struktur penunjang disekitar gigi) , dan periapikal(infeksi pada bagian tengah gigi). Abses periapikal adalah disebabkan karena adanya bakteri mulut yang masuk kedalam lubang yang terjadi pada gigi. Abses periapikal dapat menyebabkan selulitis, atau infeksi pada jaringan sekitar gigi.

Pengobatan yang dilakukan, termasuk pemberian amoksisilin yang ditambah dengan metronidazol, amoksisilin klavulanat  atau klindamisin. Abses pada gigi dan gusi mungkin memerlukan saluran pada akar atau pencabutan gigi.

Selulitis

Gigi berlubang yang tidak diobati bisa mengakibatkan abses gigi periapikal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan selulitis, atau infeksi pada jaringan sekitar gigi. Pengobatan selulitis termasuk pemberian antibiotik oral, seperti amoksilin dengan dosis 500 mg dalam tiga kali sehari. Pengganti eritromisin atau klindamisin dilakukan apabila pasien alergi terhadap amoksilin.

Perikoronitis

Perikoronitis atau peradangan dan infeksi diantara gigi dan gusi, seringkali terjadi pada bagian bawah gigi geraham bungsu. Pengobatan perikoronitis mengandung antibiotik atau alternatif lainnya, klindamisin .

Lihat Juga :  Efek buruk perokok pasif lebih besar dari perokok aktif?

Gigi retak

Gigi bisa mengalami retak secara vertikal maupun horizontal, karena sering menggigit makanan keras. Gigi yang retak ini akan memungkinkan bakteri untuk memasuki pulpa gigi, di mana infeksi dapat menyebar dan menyebabkan sakit gigi. Pengobatan menggunakan Antibiotik bisa dilakukan, untuk mematikan atau menekan pertumbuhan bakteri mulut atau yang berada pada saluran akar gigi .

Peringatan

Penggunaan antibiotik yang benar harus dilakukan secara konsisten dalam pengawasan dan petunjuk dokter. Hindari menggunakan antibiotik tanpa petunjuk dan rekomendasi dokter. Penggunaan antibiotik yang salah , justru akan dapat menimbulkan efek samping kesehatan lain yang lebih serius.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: