Pengaruh sering tidur malam bagi Otak


Pengaruh sering tidur malam bagi OtakGunakan waktu malam Kamu dengan efektif. Jika memang tak ada yang penting, sebaiknya waktu malam Anda digunakan untuk beristirahat atau tidur. Para ahli kesehatan diseluruh dunia sudah membenarkan, akan bahayanya sering begadang bagi kesehatan tubuh Kita. Ada anjuran klasik, tidur malam yang baik adalah minimal 7 jam bagi orang dewasa. Hal ini buka hanya isapan jempol, informasinya baca juga: Resiko sering tidur larut malam .

Tak hanya berdampak buruk pada kesehatan tubuh, sering begadang juga buruk bagi kesehatan otak. Lalu apa dampak dan akibat nya bagi otak, jika waktu malam Anda seringkali dihabiskan untuk melek hingga larut?.

Tidur malam secara keseluruhan adalah untuk mengembalikan lagi vitalitas tubuh kita untuk siang hari berikutnya. Laksana baterai, tubuh juga butuh direcharge setelah lelah bekerja seharian. Seluruh anggota badan kita bekerja keras setiap hari termasuk otak, sehingga cukup istirahat mutlak diperlukan.

Berikut ini salah satu resiko begadang bagi kesehatan otak

Menurut sebuah studi terbaru oleh seorang ahli dari Pusat Medis University of Rochester Medical Center, Maiken Nedergaard, M.D., D.M.Sc, saat tertidur pulas pada malam hari, otak akan melakukan pembuangan racun sisa-sisa dari aktivitas syaraf yang menumpuk akibat beraktivitas seharian. Jika Tumpukan racun ini menumpuk dan tidak terkurangi, akan mengakibatkan penyakit Alzheimer atau kelainan syaraf otak lainnya.

Penjelasan lebih lanjut, otak akan menciut hingga 60 persen pada saat seseorang tertidur pulas pada malam hari. Dengan demikian, cairan pada tulang belakang otak bisa mengalir lancar. Cairan ini berperan membuang sampah serta racun yang terakumulasi didalam otak, yang selanjutnya dialirkan ke dalam sistem peredaran darah dan menuju hati untuk disaring dan diedarkan kembali. Karena proses ini hanya bisa lancar ketika seseorang tidur pulas, maka sering begadang hanya akan semakin menumpuk sampah dan racun didalam otak. Jika Ada mengalami gangguan tidur atau insomnia, Baca cara mengatasinya : disini

Mungkin hal ini tidak akan banyak terasa ketika kita masih kuat. Lalu bagaimana jika suatu saat kita sudah tua, dimana semua fungsi organ dan kekebalan sudah menurun?. Penyakit syaraf seperti demensia alzheimer, parkinson, dsb pada umumnya akan kelihatan ketika seseorang umurnya berangsur tua. So, rubahlah gaya hidup Anda kearah yang lebih baik, diawali dengan mengurangi waktu begadang

Lihat Juga :  Apakah Stress | Gejala-gejala orang sedang Stress

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: