Olahraga atau aktifitas yang boleh dan tak boleh dilakukan saat hamil


Olahraga atau aktifitas yang boleh dan tak boleh dilakukan saat hamilKehamilan akan memberikan lampu hijau untuk makan apa pun yang Anda inginkan,  karena Anda makan untuk dua orang, kan?,,  Salah !. Wanita hamil memerlukan makanan yang sehat agar bayi bisa tumbuh sehat, serta untuk mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan. Memperoleh tambahan berat hingga 40 kilogram adalah normal, tetapi jika seorang wanita mendapatkan lebih banyak lagi, maka ia akan sulit bisa memberikan kesehatan bagi bayinya, mengembangkan diabetes gestational, dan sulit untuk mengembalikan berat badan setelah melahirkan. Wanita hamil juga memerlukan aktifitas fisik, untuk menunjang kesehatannya sendiri serta janin yang ada dalam kandungan.

Latihan atau kegiatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil

Selain tetap harus memperhatikan asupan kalori nya, ibu juga harus tetap melakukan latihan dan menjalankan rutinitasnya. Namun, ada latihan atau aktifitas yang harus dilakukan, dibatasi atau tidak perlu dilakukan. Berikut kegiatan atau latihan yang boleh dan yang tidak boleh bagi wanita hamil:

Boleh dilakukan

  • Pastikan tubuh Anda sehat, sebelum Anda mulai berolahraga . Meskipun melakukan  olahraga itu baik dan sehat untuk kehamilan,  namun berhati-hati jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi . Baca juga: olahraga terbaik untuk wanita hamil, disini
  • Anda bisa melanjutkan kegiatan berjalan, bersepeda santai, atau menari, yang telah Anda lakukan sebelum hamil. Namun Anda mungkin perlu untuk mengurangi intensitasnya, untuk mengakomodasi tingkat energi yang rendah.
  • Berhentilah berolahraga dengan segera,  jika Anda mengalami rasa saki , pusing, kelelahan, atau sakit kepala. Jika Anda mendapati bercak di CD, hubungi dokter kandungan atau bidan.
  • Direkomendasikan untuk keluar rumah, cukup selama 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu. Latihan intensitas rendah seperti berjalan, berenang , atau yoga adalah pilihan yang sangat baik.
  • Lakukan pemanasan dan pendinginan untuk menghindari cedera saat latihan. Denyut jantung Anda menjadi lebih tinggi saat Anda latihan,  sehingga perlu waktu bagi tubuh untuk menormalkan lagi setelah selesai.
  • Kehamilan dan suhu panas tidak bisa berjalan  baik secara bersama-sama , sehingga berolahragalah di lingkungan yang dingin untuk mencegah overheating.
  • Melakukan latihan Kegel, atau juga yang dikenal dengan latihan dasar panggul. Memperkuat otot-otot panggul akan memudahkan proses persalinan, dan juga akan memperketatnya kembali setelah kelahiran untuk mencegah inkontinensia. Kelebihan lain dari senam kegel kehamilan adalah meningkatkan kemampuan seks.
  • Latihan kekuatan sangat dianjurkan selama kehamilan untuk menjaga otot  agar kuat.
    Ambil istirahat setiap kali Anda merasa perlu, baik itu untuk minum air, peregangan otot-otot, atau hanya sekedar pipis .
  • Latihan tergantung dengan apa dan bagaimana yang Anda rasakan, bukan karena apa yang telah dijadwalkan. Suatu saat mungkin Anda tidak merasa perlu untuk berenang, tapi besoknya mungkin Anda mersa cukup memiliki energi untuk berjalan selama satu jam.
Lihat Juga :  Penyebab dan Cara mengatasi ASI Keluar Sedikit

Tidak boleh dilakukan

  • Hindari olahraga kontak seperti sepak bola, kegiatan yang membutuhkan gerak cepat(volley, petak umpet, basket, kasti dll) , atau olahraga apapun yang berisiko terjatuh jatuh, guncangan dan getaran tinggi, seperti menunggang kuda. Mengendarai motor, baik dibonceng maupun membonceng juga bisa membahayakan.
  • Hindari aktivitas yang membutuhkan keseimbangan,  seperti bersepeda atau ski, atau sepatu roda.
  • Hindari untuk mencoba jenis olahraga baru. Sekarang ini bukan saatnya untuk berlatih surfing jika Anda belum pernah mencobanya.
  • Hindari tidur berbaring dengan  punggung dalam  waktu yang lama(telentang). Karena Hal ini dapat mengurangi aliran darah ke otak Anda dan rahim. Baca: tidur yang baik dan buruk bagi wanita sedang hamil, disini
  • Jangan memaksakan diri . Kehamilan bukanlah waktu untuk memecahkan rekor kebugaran pribadi, dan bahkan tidak mungkin untuk mempertahankan standar pra – kehamilan.
  • Jangan mendorong kecepatan aktifitas Anda. Anda harus mampu untuk berbicara normal saat berolahraga, yaitu, tanpa disertai dengan perasaan terengah-engah.
  • Jangan berlebihan saat melakukan peregangan. Tubuh Anda memproduksi hormon yang disebut dengan relaksin, yang berfungsi melembutkan sendi dan membuat otot lebih elastisitas. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah untuk melakukaan peregangan lebih banyak, namun berhati-hati agar tidak melukai otot.
  • Hindari berdiri dan diam untuk waktu yang lama. Hal ini dapat mengurangi aliran darah ke rahim, dan akan menyebabkan darah berkumpul di kaki Anda, yangberakibat membuat Anda pusing.
  • Jangan membalikkan tubuh Anda dengan tiba-tiba, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau masalah dengan mata Anda.
  • Jangan membatasi asupan kalori Anda. Bahkani dianjurkan untuk mengkonsumsi tambahan kalori hingga 300 – 500 kalori per hari, terutama ketika sedang berolahraga .
Lihat Juga :  Makanan Yang Buruk Untuk Ibu Hamil

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: