Mitos tentang Batuk yang perlu Anda ketahui!


Batuk biasanya berhubungan dengan flu atau pilek, dan kebanyakan orang memiliki beberapa cara untuk menyingkirkan kondisi yang menjengkelkan tsb. Ada batuk yang bisa sembuh setelah minum sup atau beberapa cara pengobatan, atau justru tidak sembuh setelah mengkonsumsi obat antibiotik. Untuk itu Anda perlu mengetahui fakta yang sebenarnya mengenai batuk, sehingga Anda bisa mengambil langkah penyembuhan yang tepat dan lekas sembuh.

Baca juga : Batuk karena flu,Jangan berikan anak antibiotik

Beberapa mitos tentang batuk yang perlu diluruskan.

Mitos 1: Semua batuk disebabkan infeksi

Fakta: Tidak benar, tidak semua batuk disebabkan oleh infeksi. Ada sejumlah alasan lain untuk itu. Penyebab batuk bisa berkisar dari sesuatu yang sederhana seperti infeksi virus biasa atau bakteri pneumonia, refluks gastroesofagus gastro, dan pada kasus yang jarang adalah gagal jantung.

Mitos 2: Semua batuk memerlukan antibiotik

Fakta: Kebanyakan batuk disebabkan oleh virus, sehingga antibiotik tidak akan bisa membantu meringankannya. Meskipun ada bakteri penyebab sakit tenggorokan dan terkait batuk, namun mengambil antibiotik tanpa resep justru bisa lebih banyak bahayanya daripada baiknya. Apakah Anda memang memerlukan antibiotik atau tidak, yang terbaik adalah yang ditentukan oleh dokter Anda.

Mitos 3: Batuk adalah penyakit yang selalu bisa sembuh dengan sendirinya

Fakta: Batuk merupakan refleks pelindung tubuh untuk membersihkan lendir dan iritasi,  infeksi atau benda asing yang terhirup. Formula anti batuk memang bisa membantu meringankan dan bahkan bisa membatasi batuk dalam beberapa kasus. Namun, jika batuk semakin memburuk dan / atau terus untuk jangka waktu lama, adalah hal yang bijaksana untuk mengunjungi dokter.

Mitos 4: Semua kronis adalah tuberkulosis(TBC)

Fakta:  Sangat penting  untuk menyadari bahwa tidak setiap batuk yang lama tak sembuh adalah tuberkulosis. Ada juga penyebab batuk kronis lainnya, seperti pneumonia, PPOK, asma, ILD (penyakit paru interstitial), kanker paru-paru, dll ‘

Lihat Juga :  Penyebab, faktor resiko, dan pencegahan Alzheimer

Mitos 5: sup hangat dapat menyembuhkan batuk

Fakta: Batuk paling sering disebabkan karena infeksi atau sebagai gejala dari beberapa kondisi lain.  Soup atau cairan hangat berkhasiat menenangkan tenggorokan dan mengurangi iritasi, tetapi tidak dapat menyembuhkan infeksi.

Mitos 6: Makan makanan asam dapat menyebabkan batuk

Fakta:  Tidak ada bukti yang mendukung fakta, bahwa mengonsumsi makanan asam dapat menyebabkan batuk. Bahkan iritasi di tenggorokan mungkin sekalipun tak menimbulkan batuk.

Mitos 7: Semua obat batuk menyebabkan kantuk

Fakta: Tak ada satupun Obat batuk yang mengandung bahan aktif seperti antihistamin, termasuk chlorpheniramine yang menyebabkan kantuk. Formulasi baru dengan bahan-bahan aktif seperti dekstrometorfan tidak berefek samping seperti itu.

Mitos 8: Semua obat batuk tidak adiktif

Fakta: Meskipun sebagian besar obat batuk tidak adiktif, namun beberapa diantaranya bisa mengandung kodein yang memiliki potensi adiktif. Awasi tanda-tanda kecanduan tersebut, terutama pada remaja.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: