Manfaat makan Malam bagi kesehatan


Manfaat makan Malam bagi kesehatanMungkin Anda banyak mendengar anjuran yang mengatakan bahwa jika Anda ingin menurunkan berat badan, sebaiknya tidak makan di malam hari.  Meskipun mungkin Anda sering mendengar hal ini, namun jawaban tentang makan atau tidak makan di malam hari tidak sepenuhnya jelas. Bahkan, makan makanan tertentu di malam hari benar-benar bisa mempercepat pencapaian tujuan kebugaran tubuh Anda.

Kebenaran fisiologisnya adalah bahwa tidak ada keajaiban yang terjadi ketika berhenti makan pada jam 20 atau 21 :00.  Jadi, darimana aturan kebugaran ini berasal?. Orang pada umumnya kurang aktif pada malam hari, yang berarti hanya membakar sedikit kalori. Selain itu makan malam sepertinya berisiko lebih tinggi untuk mengkonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan.

Banyak orang yang makan berlebih dimalam hari terjadi saat sambil menonton televisi, . Menurut AC Nielsen , 66 persen orang Amerika menonton TV sambil makan malam. Dan jika Anda merasa memiliki kebiasaan makan yang sehat, maka hal ini tidak akan mempengaruhi Anda. Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Appetite menunjukkan bahwa orang yang mengontrol diet dan asupan kalori lebih cenderung dipengaruhi oleh konten yang berhubungan dengan makanan di televisi, dan menyebabkan untuk makan lebih banyak kalori .

Makan di malam hari tidak buruk bagi kesehatan jika dalam situasi yang tepat. Namun makan secara ceroboh dan makan junk food pada umumnya yang merupakan penyebab masalah. Jika Anda suka makan-makanan ringan pada larut malam, maka membatasi   kalori di malam hari sangat penting .

Berikut ini adalah empat strategi makan malam, yang bisa membantu Anda untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kinerja Anda di gym:

1 . Makan malam dengan makanan Glikemik Rendah  bisa membantu mengontrol Gula Darah Anda pada esoknya

memulai hari yang berstamina tidak hanya dimulai dengan tidur malam yang baik. Hal ini sebenarnya juga dimulai oleh makan malam sebelumnya. Sebuah studi yang diterbitkan pada American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa apa yang Anda makan pada malam hari bisa mempengaruhi cara bagaimana tubuh Anda merespon apa yang Anda makan pada sarapan pagi keesokan harinya. Temuan ini menunjukkan bahwa orang yang makan-makanan berglikemik rendah pada malam harinya, mampu mengatur gula darah mereka dengan lebih baik setelah sarapan pagi berikutnya. Mengoptimalkan kontrol terhadap tingkat gula darah tidak hanya penting untuk meningkatkan penurunan berat badan, tetapi juga penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

Untuk makan malam yang bisa membantu mengontrol gula darah Anda di pagi hari, cobalah pasangan karbohidrat glikemik rendah seperti lentil, kacang hitam, ubi jalar atau sayuran hijau favorit Anda dengan makanan berprotein tanpa lemak, seperti dada ayam, daging sapi tanpa lemak atau salmon.

2 . Tidak Semua Karbohidrat Akan disimpan sebagai lemak

Olahraga adalah salah satu kegiatan yang berpengaruh terbesar terhadap proses tubuh Anda dalam memetabolisme makanan. Ketika Anda berolahraga, maka tubuh Anda akan mengubah makanan yang Anda makan. Hal ini akan memberikan nutrisi untuk pemulihan tubuh, yang berarti setelah olahraga otot Anda akan menyerap lebih banyak karbohidrat. Tapi masih banyak orang yang berpantang makan karbohidrat di malam hari, karena takut karbohidrat akan disimpan sebagai lemak.

Tidak makan setelah latihan (terutama yang sulit), bisa menghambat pemulihan pasca latihan serta hasinya. 45 menit setelah olahraga, salah satu prioritas utama adalah kebutuhan gizi. Hal ini berguna untuk pemulihan tubuh setelah olahraga, karena akan membantu membuat tubuh dan otot Anda lebih kuat dan lebih baik. Jangan melewatkan karbohidrat setelah Anda berolahraga hanya karena malam hari. Makanlah karbohidrat seperti ubi dan pisang untuk mengisi bahan bakar dan energi bagi otot, sehingga siap dipergunakan kembali untuk memulai olahraga.

3 . Makan Karbohidrat dimalam hari bisa membantu mengontrol rasa lapar.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa makan karbohidrat di malam hari benar-benar bisat membantu Anda untuk mengontrol nafsu makan siang hari besoknya. Dalam sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Obesity and Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases, para peneliti menempatkan kelompok yang terdiri dari 63 wanita dan pria obesitas untuk melaksanakan salah satu dari dua diet. Rencana diet yang pertama memberikan asupan karbohidrat secara merata kepada semua sepanjang hari, sedangkan rencana diet kedua terkonsentrasi pada pemberian mayoritas karbohidrat saat makan malam. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta yang makan karbohidrat saat makan malam, mengalami perubahan hormon yang mengurangi rasa lapar .

Kemampuan untuk mengontrol rasa lapar merupakan strategi kunci untuk mencapai keberhasilan penurunan berat badan dalam jangka panjang. Sebuah studi penurunan berat badan jangka panjang yang sebelumnya diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menemukan bahwa, sensor lapar tubuh kita tidak beradaptasi dengan makan yang lebih sedikit setiap waktu. Terlebih lagi, studi ini juga menemukan bahwa hormon lapar tetap tinggi, setidaknya dalam 18 bulan diet. Jadi, tujuan diet Anda adalah agar supaya kalori harian menjadi lebih rendah, namun tidak memisahkan sedikit karbohidrat pada beberapa makanan.

4 . Asupan Protein Sebelum tidur bisa membantu Membangun Otot saat Sedang Tidur

Salah satu mitos tentang makan sebelum tidur adalah bahwa kita tidak mencerna makanan saat sedang tidur. Ini tidak bisa dikatakan sebagai sebuah kebenaran. Saat Anda sedang tidur, tubuh Anda tidak berhenti bekerja – jantung tetap memompa darah, paru-paru juga menghisap udara. Makan yang baik sebelum tidur bisa membantu mengoptimalkan upaya membangun otot yang Anda lakukan. Binaragawan telah lama memasukkan protein kasein dari makan-makanan seperti susu, keju, yogurt, dan bubuk protein sebelum tidur, untuk membantu meningkatkan pembentukan otot saat tidur. Penelitian sekarang telah mendukung praktik teori ini.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Ilmu kedokteran dan Olahraga tahun 2012, menemukan bahwa protein yang dikonsumsi segera sebelum tidur membantu pertumbuhan, perbaikan, pemeliharaan dan pemulihan otot selama semalam setelah bekerja diluar. Untuk mempercepat pemulihan dari aktifitas pelatihan,  Anda bisa makan protein kasein atau yogurt sebelum tidur di malam hari.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: