Manfaat Kolin bagi ibu hamil dan menyusui

Manfaat Kolin bagi ibu hamil dan menyusui - Makanan yang mengandung kolinKolin adalah zat gizi yang sangat diperlukan oleh ibu ibu yang sedang hamil maupun menyusui.Hal ini karena Peranan penting kolin sangat dibutuhkan oleh bayi maupun janin saat didalam kandungan untuk perkembangan struktur otak, tabung saraf, dan fungsi memori otak bayi.

Namun sayangnya, banyak ibu hamil yang tidak menyadari akan pentingnya kolin ini bagi perkembangan janin/bayinya.Untuk ibu yang masih memberikan ASI, selain berusaha agar ASI bisa  melimpah, sebaiknya juga memperhatikan makanan yang kaya akan kolin.Baca juga:  Manfaat ASI tak bisa tergantikan 

Manfaat penting Kolin bagi perkembangan janin dan bayi:

Penyebab darah itnggi pada ibu hamilSama  halnya dengan asam folat, kolin (yaitu bagian dari Vit. B kompleks), sangat berguna untuk mencegah cacat tabung saraf janin, memiliki peranan penting dalam proses pematangan sel otak bayi selama dalam kandungan dan berguna untuk mengoptimalkan fungsi memori dan kemampuan otak dalam belajar dan berpikir.

Kolin ini wajib bagi Wanita hamil, artinya  tidak boleh mengalam kekurangan asupan kolin selama masa kehamilan.kekurangan kolin selama masa kehamilan bisa beresiko cukup fatal pada perkembangan otak janin. Wanita yang kekurangan kolin selama kehamilan memiliki resiko 4 kali lebih besar mengalami gangguan cacat tabung saraf pada janin, yaitu spina bifida. Resiko kekurangan kolin selama masa kehamilan bagi bayi adalah  dapat menyebabkan kurangnya suplai darah ke otak bayi,  sehingga mempengaruhi kemampuan dan fungsi kognitif otak bayi. Lebih banyak lagi kekurangan kolin selama kehamilan yaitu timbulnya berbagai resiko kehamilan seperti preeklamsia, kelahiran premature, dan Bayi Berat Lahir Rendah .

Tidak hanya saat bayi didalam kandungan saja, kolin juga penting untuk tetap dijaga asupannya setelah bayi lahir. Satu satunya cara untuk memenuhi kebutuhan kolin bagi bayi yang sudah lahir adalah melalui Air Susu Ibu (ASI) .Secara alami  Tubuh manusia sebenarnya bisa memproduksi kolin, namun jumlah kolin yang dihasilkan tubuh tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Untuk itulah tubuh  dibutuhkan asupan  kolin dari sumber luar, yang bisa diperoleh dari sumber makanan atau suplemen.

Berikut makanan yang banyak mengandung kolin

Tahu 100 gr = 28 mg kolin
Daging sapi 85 gr = 66 mg kolin
Ikan Salmon 85 gr = 56 mg kolin
1 butir telur = 125 mg kolin
Daging Ayam 100 gr = 65.6 mg kolin

Brokoli 110 gr = 62 mg kolin
Kembang kol 85 gr = 62 mg kolin
Asparagus 100 gr = 16.1 mg kolin
Kubis 110 gr = 30.5 mg kolin
Jagung 110 gr = 52 mg kolin

Keju cedar 28 gr = 4.7 mg kolin
Satu buah apel = 4.7 mg kolin
Alpukat 28 gram = 4 mg kolin
1 buah pisang = 11.6 mg kolin
Anggur 110 gr = 9 mg kolin

Hati sapi maupun hati ayam sebenarnya juga kaya akan kolin. Dalam 100 gram hati sapi dan ayam bisa terkandung sekitar 400 mg kolin. Akan tetapi, hati ayam dan hati sapi ternyata sangat tinggi kandungan vitamin A nya, dimana vitamin A yang terlalu tinggi bisa membahayakan kesehatan janin.Untuk itu sebaiknya dihindari mengkonsumsi terlalu banyak hati sapi maupun hati ayam.

Koin sangat penting peranannya bagi perkembangan bayi, namun konsumsi kolin pada wanita hamil juga ada dosisnya.Jadi tidak boleh sembarangan untuk mendapatkan asupan  kolin.

Dosis kolin untuk wanita hamil adalah sekitar 450 mg per hari, dan bagi ibu menyusui adalah 550 mg/hr. Sumber kolin alami terbaik bagi ibu hamil da menyusui adalah Telur. Dalam satu kuning telur terkandung kira-kira 125 mg kolin. Selain telur, lihatlah tabel diatas beberapa makanan yang baik untuk mendapatka kolin plus takaran kolin yang dikandung pergramnya.

 

Apakah berbahaya jika tubuh Kelebihan kolin?,, dan apa akibatnya,,

Apasaja, tak hanya kolin, apapun yang berlebihan tentunya bisa  memberikan efek yang tidak baik .Misalnya Vitamin C, kelebihan vitamin C juga tak baik bagi kesehatan.

Kembali kepada Kolin, dosis tertinggi kolin adalah 3500 mg per hari. Jumlah itu tentu sangat jauh melebihi dosis kecukupan kolin yang dapat diperoleh dari makanan sehari-hari. Kelebihan kolin bisa menimbulkan keracunan dengan gejala-gejala bau badan tidak sedap, mual, muntah, peningkatan (berlebihan) saliva, keringat berlebih, diare, dan tekananan darah rendah (hipotensi). Namun kelebihan kolin itu hanya bisa terjadi jika ibu ibu masih menambah dengan asupan kolin dari suplemen.Jadi kalau ibu hanya mengandalkan makanan alami,  tidak perlu khawatir akan resiko kelebihan kolin.Tentunya asal mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar.

Cukupi kebutuhan kolin jika anda adalah ibu yang hamil maupun menyusui (dengan ASI tentunya), agar anak anda selalu sehat dan menjadi anak yang  cerdas.Selain itu, kolin juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan ibu saat sedang hamil maupun menyusui. Hasil penelitian juga telah membuktikan jika mengkonsumsi kolin dalam jumlah cukup dapat menurunkan resiko kanker pay*d*ra, selain itu juga kesehatan jantung.

Terimakasih telah membaca artikel Manfaat Kolin bagi ibu hamil dan menyusui. Bantulah mereka yang mungkin sangat membutuhkan informasi ini melalui tombol SHARE FB/twitt/G+ dibawah ini:


This entry was posted in Gaya Hidup, Kehamilan, Kesehatan, Makanan, Merawat Bayi, Pasutri, Tips Sehat, Wanita and tagged , , , , .

Komentar: