Manfaat Bekam


Manfaat bekamBekam adalah metode terapi pengobatan tradidisional yang telah dilaksanakan selama ribuan tahun. Terapi bekam ini telah banyak diyakini mampu menyembuhkan beberapa penyakit. Bekam yang telah sering kita jumpai dilakukan hingga saat ini di Indonesia adalah dilakukan dengan cara menempelkan botol/alat pada permukaan kulit, lalu botol/alat tersebut difakum sehingga akan menempel dan menyedot kulit. Kemudian setelah selesai difakum, permukaan kulit tersebut akan disayat atau ditusuk kecil dengan jarum untuk mengeluarkan darah kotornya.

Seperti apa terapi bekam tersebut?, benarkah bekam memang mampu untuk menyembuhkan berbagai penyakit?

Sejarah bekam

Dari sumber yang pernah kita baca, bekam ini sudah dimulai sejak zaman Yunani Kuno, serta disebutkan juga dalam catatan medis Sanskerta dari ribuan tahun lalu. Bekam ini juga dikatakan dipakai oleh ilmuwan kedokteran Ibnu Sina.

Sumber lain mengatakan Jenis pengobatan ini juga telah dipraktekkan di Cina dan Arab selama ribuan tahun lalu . Dalam bahasa Melayu praktek ini dikenal dengan sebutan ‘BEKAM’ , dalam bahasa Arab disebut   ‘AL-HIJAMAH’ , di Cina dikenal dengan ‘gua-sha’. Di India ada juga terapi semacam bekam ini, yang dilakukan oleh hakim Gyas dan dengan cara yang sedikit berbeda. Pada praktek bekam oleh hakim gyas, pasien diharuskan berdiri dan berjemur di bawah sinar matahari selama 1,5 jam supaya aliran darah lebih lancar. Kemudian pasien, masih dalam posisi berdiri, dililit tali mulai dari bagian pinggang sampai kaki, kemudian dilakukan sayatan menggunakan silet.

Dalam bahasa Arab metode terapi ini dipopulerkan oleh Nabi Muhammad (sallallahu alaiyhi wassallam) sebagaimana telah dinyatakan dalam banyak hadist. Bekam adalah proses terapi untuk menghilangkan darah kotor dari tubuh. Dan darah kotor yang dikeluarkan ini diyakini berisi racun tubuh yang menyebabkan seseorang menjadi sakit. Dalam Islam, Bekam merupakan bentuk perawatan kesehatan yang telah direkomendasikan oleh syari’ah. Baca juga: Manfaat Bekam menurut Hadist

Peralatan untuk Bekam

Pada jaman dulu bekam bisa menggunakan alat yang terbuat dari tanduk kerbau(mungkin masih ada hingga kini), gelas minum dan bambu. Dikatakan pada jaman Cina kuno dan Arab menggunakan tanduk hewan untuk bekam.

Lihat Juga :  Apakah Adrenalin? - Kegunaan dan Manfaat Adrenalin

Saat ini yang  ada berbagai jenis cangkir khusus untuk melakukan bekam seperti cangkir yang terbuat dari karet, bambu, gelas atau cangkir plastik. Bahkan ada juga peralatan bekam yang lebih modern, seperti menggunakan alat pompa vakum tangan dan elektrik.

Melakukan bekam dirumah

Sementara untuk kita dirumah, bisa melakukan bekam dengan menggunakan gelas minum, uang logam, koran bekas dan minyak tanah. Caranya: Suruh pasien untuk tengkurap, lilit uang logam dengan kertas bekas secukupnya, celup ujung kertas dengan minyak tanah(hanya ujungnya), taruh dipermukaan punggung pasien, lalu bakar ujung koran tadi. Biarkan beberapa saat hingga api membesar, kemudian tutupkan gelas terhadap lingkungan punggung yang diberikan koran yang dibakar tadi. Diamkan selama beberapa menit, hingga kulit yang tersedot menggelembung dan berwarna merah kehitaman. lakukan pada beberapa daerah dipunggung dengan hingga 5 gelas teh sedang.
PERINGATAN: Hati-hati dengan apinya, agar tidak sampai jatuh kepunggung, perlu pengalaman untuk melakukan ini.

Meskipun bekam sangat dianjurkan oleh Rasulullah (shallallahu alaihi Wasallam), namun Para Ulama menyarankan bahwa pemberian obat-obatan itu memerlukan keahlian medis. Karena seluk-beluk medis dan kesehatan, seseorang harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum melaksanakan bekam.

Manfaat bekam untuk mengobati penyakit

Metode bekam berfungsi untuk memanaskan dan mempromosikan aliran energi dalam darah sehingga akan menghilangkan hawa dingin, kelembaban, racun serta  angin. Bekam juga diyakini dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri.

Penelitian tentang bekam

Ada banyak Penelitian mengenai metode bekam yang telah dilakukan untuk mengetahui manfaat nya dalam penyembuhan penyakit. Salah satunya adalah yang dilakukan terhadap 60 orang gemuk yang rutin melakukan bekam. Ternyata bekam bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kadar kolesterol baik.

Lihat Juga :  Ukuran Minum air putih perhari yang benar

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: