Makanan yang tepat untuk anak hiperaktif

Makanan yang tepat untuk anak hiperaktifMakanan yang tepat untuk anak hiperaktif – Hiperaktif, adalah kondisi pada anak yang selalu berenergi, bersemangat melakukan apa saja seolah tak ada capeknya. Orang tua memang perlu khawatir, karena tak sedikit anak dengan hiperaktif menjadi sulit untuk dikendalikan.

Faktor Pemicu yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif bisa terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya adalah karena faktor genetik, kekurangan omega -3, konsumsi alkohol pada masa kehamilan, dan juga alergi terhadap jenis makanan tertentu.

Kondisi anak yang hiperaktif memang beda dengan kebanyakan anak pada umumnya. Mereka butuh perlakuan khusus, terutama dari makanan yang baik diberikan harus tepat. Namun terkadang orang tua tidak menyadari kondisi hiperaktif pada anak, yang dimana memberikan makanan yang biasa diberikan pada anak pada umumnya. Dan juga banyak ditemukan kasus anak yang hiperaktif,  dan orang tua seringkali mengalami kesulitan memilih nutrisi apa yang tepat untuk mereka. Pengetahuan orang tua mengenai hal ini sangatlah penting karena anak hiperaktif berbeda dengan anak-anak lain pada umumnya. Agar mereka lebih dapat dikendalikan, sebaiknya hindari makanan -makanan yang akan semakin menambah mereka semakin sulit dikontrol.

Apa saja jenis nutrisi atau makanan yang baik dan perlu diperhatikan takarannya untuk  anak yang hiperaktif?. Berikut dibawah ini:

Karbohidrat Yang Tepat, jenis dan takarannya

Karbohidrat adalah asupan nutrisi utama,  dan bisa sangat mempengaruhi tingkat hiperaktifitas anak. Jadi ini penting bagi orang tua untuk memperhatikan jenis dan takaran karbohidrat yang tepat. Jenis karbohidrat yang baik untuk anak hiperaktif adalah karbohidrat kompleks, yang bisa didapat dari  gandum utuh, kacang-kacangan, nasi dan lain-lain. Jenis karbohidrat lain adalah karbohidrat sederhana, seperti pada roti, makanan cepat saji, dll. Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat yang tidak dapat  langsung dicerna, namun tubuh memerlukan waktu yang lebih lama. Hal ini baik karena berarti karbohidrat tersebut tidak akan cepat berubah menjadi gula yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif. Takaran karbohidrat yang tepat pada setiap penyajiannya juga memegang peranan penting. Untuk sarapan, takaran yang tepat adalah 30-40% karbohidrat sedangkan sisanya adalah protein. Untuk sajian makan siang dan makan malam, takaran karbohidrat kompleks yang disarankan adalah 50% atau sebanding dengan takaran proteinnya yang juga 50%.

Mengurangi Asupan Gula

Gula adalah sumber energi yang tinggi, oleh karena itu akan memicu anak menjadi sangat aktif. Untuk itu, dalam menyusun menu bagi anak-anak yang hiperaktif, maka sebaiknya asupan gula dikurangi sebanyak mungkin. Makanan-makanan yang banyak mengandung gula biasanya merupakan cemilan, seperti contohnya kue, donat, es krim, coklat dan lain-lain. Termasuk Minuman yang banyak yang mengandung kadar gula tinggi, yaitu  seperti minuman soda, jus, bahkan susu. Makanan minuman yang banyak mengandung gula, atau yang manis-manis  juga beresiko tinggi merusak gigi. Untuk itu pilih makan dan juga minuman yang berkadar gula rendah. Anda bisa menggantinya dengan buah-buahan,  atau membuat sendiri cemilan untuk anak anda dengan menggunakan gula rendah kalori atau dengan tidak menggunakan gula sama sekali.

Terimakasih telah membaca artikel Makanan yang tepat untuk anak hiperaktif. Bantulah mereka yang mungkin sangat membutuhkan informasi ini melalui tombol SHARE FB/twitt/G+ dibawah ini:


This entry was posted in Makanan, Merawat Bayi, Pasutri and tagged , , , , .

Komentar: