Jangan lagi membaca melalui tablet diatas kasur sebelum tidur


Jangan lagi membaca melalui tabletJangan lagi membaca melalui tablet diatas kasur sebelum tidur – Teknologi tentu telah banyak mengubah gaya hidup kita. Sebagai contoh ungkapan yang pernah saya baca pada sampul sebuah tabloid ” Handphone adalah alat paling sombong” . Tepat atau tidak tepat, ungkapan itu memang telah banyak terbukti. Hiasan itu sepertinya sudah jamak kita lihat, seperti yang mungkin seringkali terjadi disekitar Anda. Misalnya, orang sudah bertaruh atas keselamatan orang lain, hanya dengan tak mau meninggalkan menjawab SMS ketika sambil mengendarai kendaraan. Itu adalah salah satu contoh mengenai dampak teknologi yang telah merubah gaya hidup kita.

Pada hari-hari awal bola lampu ditemukan, Thomas Alva Edison meyakinkan orang bahwa penemuannya tidak akan membahayakan kesehatan atau mengganggu tidur.

Tapi sepertinya kini kita semakin bermigrasi menuju 24/7 ( nonstop 24 jam selama 7 hari dalam seminggu)  dalam kehidupan masyarakat, Charles Czeisler , pakar tidur Harvard meragukan jaminan itu.

Membaca melalui tablet sebelum tidur diatas kasur mengganggu irama alami tidur

“Semakin kita menerangi kehidupan kita, tampaknya akan semakin mengurangi waktu tidur kita,” tulis Czeisler dalam sebuah komentar di jurnal Nature. “Karena biaya menghasilkan cahaya telah turun hingga dua kali lipat selama abad terakhir, maka konsumsinyapun telah  meningkat. Antara tahun 1950 dan 2000, misalnya, karena biaya produksi cahaya turun enam kali lipat,  konsumsi per kapitaya naik hingga empat kali lipat di UK. Meningkatkan konsumsi ringan ini telah sejajar dengan peningkatan kekurangan waktu tidur. ”

Ini adalah tentang hal yang mengganggu kehidupan seseorang, sehingga melupakan tentang pentingnya cukup tidur karena penggunaan perangkat teknologi. Salah satunya adalah membaca dengan memilih menggunakan komputer tablet, yang dilakukan sambil menunggu tidur diatas kasur. Membaca melalui tablet sebelum tidur, dapat meningkatkan kurang tidur. Baca beritanya: Kurangnya Tidur, penyebab kematian dini

Lihat Juga :  Diet membentuk tubuh (Body Building) untuk Wanita

Apakah itu berarti kita harus membaca sebuah buku yang terbuat dari kertas sebelum matahari terbenam, dan bukan men-download novel(E-Book) ke tablet da membacanya setelah gelap?,, jawaban idealnya adalah: Ya!.

“Teknologi telah efektif memisahkan kita 24 jam perhari dengan perkembangan alami tubuh kita, dan mendorong kita untuk pergi ke tempat tidur kemudian,” tulis Czeisler. “Dan kita akan menggunakan kafein di pagi hari untuk menutupi ngantuk akibat kurangnya tidur, dan hal ini akan memeras waktu tidur kita.”

Menurut perkiraan oleh US Institute of Medicine: Antara 50 dan 70 juta orang Amerika mengalami masalah kesehatan dan keselamatan karena berawal dari gangguan tidur dan kekurangan tidur.

Tapi sementara teknologi merupakan bagian dari masalah kita, teknologi  juga bisa menjadi bagian dari solusi. Menurut Czeisler: Lampu LED(pada tablet etc) biasanya memancarkan sebagian besar cahaya biru, dan ini yang akan lebih mengganggu ritme sirkadian dan sekresi melatonin. Tapi itu akan cukup mudah  mengubah orang untuk lebih memancarkan cahaya merah atau oranye terang yang diperkaya putih setelah matahari terbenam, katanya. Yang bisa mengembalikan lagi tubuh untuk membiasakan dengan irama alami sehari-hari.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: