Inilah 10 Buah eksotik Asli Indonesia

Inilah 10 Buah eksotik Asli Indonesia – Buah adalah makanan sumber nutrisi penting yang diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Buah kaya akan serat, vitamin, dan mineral, terutama antioksidan yang dikenal medis sebagai zat yang berguna untuk mendetoksifikasi tubuh secara alami, sehingga dapat  menangkal segala macam penyakit degeneratif seperti kanker, jantung dan stroke.

Namun sayang, hanya sekitar 40 persen masyarakat Indonesia yang tahu dan mengkonsumsi  buah atau jus, hal itu sangat, hal ini berbeda dengan beberapa negara Asia Tenggara lainnya yang rata-rata sudah sadar akan manfaat buah ini. Hal ini berdasarkan Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) yang merekomendasikan konsumsi buah minimal 65,75kg/kapita/tahun, dan Indonesia sendiri masih sangat rendah sekitar 40kg/kapita/tahun, berdasarkan data Tribun. (Tribun)

Hal ini bertolak belakang, dimana Indonesia adalah Negara yang sangat kaya akan aneka ragam buah-buahan, yang rasanya tak kalah enak dan berkhasiat untuk kesehatan.Mau tahu buah asli indonesia yang masuk kedalam top ten buah paling eksotis Indonesia?

Berikut ini 10 buah asli Indonesia yang paling eksotis, dan dikenal memiliki citarasa yang unik dan bergizi tinggi:

1. Buah Belimbing

Buah belimbing atau Carambola adalah tanaman asli Indonesia (Khususnya Maluku), India dan Srilanka. Pada 1887 tanaman tropis ini mulai diperkenalkan di daerah selatan Florida AS,  dan kini mulai ditanam secara komersial dengan nama starfruit, karena jika dibelah bentuknya mirip bintang.

Di Indonesia dikenal dua jenis belimbing, yaitu belimbing buah yang manis rasanya dan belimbing sayur atau belimbing wuluh yang asam. Belimbing buah yang manis ini dikenal memiliki khasiat  untuk mengobati tekanan darah tinggi dan batuk, sedangkan daunnya berkhasiat sebagai obat sakit kepala. Sedangkan Buah belimbing wuluh yang masam berkhasiat sebagai obat sariawan, sedangkan daunnya sebagai obat encok, penurun panas, obat gondok dan ekspektoran. Sejak tahun 2007, buah belimbing resmi menjadi ikon kota Depok, Jawa Barat

2. Buah Cempedak

Buah asli khas indonesiaCempedak adalah buah yang mirip dengan Nangka,  karakteristik batang, dan musim berbuahnya, namun berbeda rasa. Buah Cempedak memiliki rasa yang lebih manis , dibandingakan buah Nangka. Gatah Batang Cempedak lebih cair dibandingkan getah Nangka, dan daunnya berbulu-bulu putih tipis, yang tidak dipunyai buah Nangka. Dan buah Cempedak hanya berbuah satu tahun sekali, sementara nangka bisa dua kali.

Buah cempedak dapat dimakan sebagai buah segar atau diolah terlebih dulu. Daging buah cempedak biasanya nikmat digoreng, dan dijadikan camilan bersama minum teh atau kopi. Biji cempedak dapat digoreng, direbus ataupun dibakar, sebelum dimakan biasanya diberi  campuran sedikit garam. Buah muda cempedak sama dengan buah nangka muda, yaitu keduanya dapat dijadikan sayur. Di Indonesia Cempedak banyak tumbuh di daerah Sumatra, seperti sumatra selatan, Sumatra Utara, Pulau Bangka, Pulau Belitung.

3. Buah Duku

Buah Duku berbentuk bulat kecil berwarna kekuningan ini merupakan salah satu buah asli, dan merupakan salah satu buah kebanggaan Indonesia. Pohon Buah dukupun dijadikan flora sebagai identitas provinsi Sumatra Selatan. Biasanya, duku dipanen setahun sekali. Di dalam negeri dan Asia duku banyak diminati, tapi sayang ekspornya belum menembus pasar Amerika dan Eropa.

Duku ditanam umumnya memang untuk diambil buahnya, yang biasa dimakan dalam keadaan segar. Ada juga yang mengawetkan duku dalam bentuk sirup dan dibotolkan. Kayunya keras, padat, berat dan awet, sehingga kerap digunakan sebagai bahan perkakas dan konstruksi rumah di desa, terutama kayu pisitan.

Beberapa bagian tanaman dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional. Biji duku yang pahit rasanya, ditumbuk dan dicampur air untuk obat cacing dan juga obat demam. Kulit kayunya dimanfaatkan sebagai obat disentri dan malaria, sementara tepung kulit kayu ini dijadikan tapal untuk mengobati gigitan kalajengking. Kulit buahnya juga digunakan sebagai obat diare,  dan bisa juga sebagai pengusir nyamuk dengan kulit buah dikeringkan dan dibakar.

4. Buah Durian

Buah durian, seperti namanya yaitu buah yang berduri , dijuluki sebagai Raja Buah atau King of Fruit ini adalah buah asli dari Indonesia. Buah durian terbanyak ditemukan di Sumatra dan Kalimantan.Durian memang lezat rasanya, sehingga membuat negara lain berlomba-lomba untuk bisa membudidayakannya. Durian pun seringkali diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti dodol durian. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam permen, es krim, susu, dan berbagai jenis minuman penyegar lainnya.

Selain kelezatan rasanya, durian juga diyakini memiliki khasiat kesehatan dan pengobatan herbal pada buah, kulit dan daunnya. Akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam. Daunnya, dicampur dengan jeringau (Acorus calamus), digunakan untuk menyembuhkan cantengan (infeksi pada kuku). Kulit buahnya untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional. Namun di sisi lain buah durian merupakan buah yang cukup kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun tak sedikit juga yang sangat tidak suka, rasa dan aromanya.

5. Buah Jambu Air

Jambu air memang banyak ditemukan dipulau jawa, sehingga dikenal dimancanegara dengan nama Java Apple. Buah Jambu air menpunyai komposisi zat gizi yang cukup baik. Jambu air mengandung air yang sangat tinggi,  yaitu mencapai 93 gram per 100 gram. Selama ini Buah jambu air juga dipercaya dapat menghaluskan  kulit,  karena kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan vitamin A. Buah ini juga bersifat menenangkan, sehingga bisa digunakan untuk menetralisasi perasaan tertekan (depresi/stres), serta mengurangi efek samping stres seperti kerut di bawah kelopak mata. Sebagian penduduk di pedalaman kalimantan biasa mengkonsumsi buah ini untuk melancarkan buang air kecil dan besar serta mengobati bengkak ringan di kaki dan tangan dengan irisan buah jambu air yang dikompres pada bagian yang sakit.

6. Buah Kedondong

Buah asli eksotis indonesiaBuah hijau yang dikenal dengan bijinya yang berduri ini berasal dari wilayah timur Indonesia. Di dunia internasional, buah dengan rasa masamnya yang khas ini disebut dengan nama Ambarella. Pada awal abad 20, kedondong diperkenalkan ke mancanegara, mulai dari Australia sampai Jamaica. Bahkan, kedondong sempat ditanam juga di Florida, tapi sepertinya orang Amerika belum begitu familiar dengan buah bahan rujak ini. Selain buahnya yang dikonsumsi, konon air rebusan kulit batang kedondong berkhasiat sebagai obat diare dan obat sariawan.

7. Buah Manggis

Buah yang katanya berasal dari daerah Kalimantan dan Jawa Barat ini rasanya asam-manis dan  segar. Konon rasa unik dari buah manggis ini sampai membuat Ratu Victoria dari Inggris tergila-gila. Tak hanya nikmat disantap sebagai buah segar, hampir semua bagian tanaman yang dijuluki Ratu Buah ini ternyata memiliki manfaat tersendiri. Secara tradisional manggis biasa digunakan sebagai obat sariawan, wasir, dan luka karena kemampuan anti inflamasi atau anti peradangan. Manggis juga berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah kerusakan sel. Dewasa ini, kulit manggis juga telah diklaim memiliki sifat untuk menyembuhkan penyakit berat seperti kanker.

8. Buah Pisang

Pisang ini ternyata buah asli Indonesia. Buah yang kini sering diolah menjadi macam-macam makanan seperti banana split, banana cake, atau banana pudding ini mulai dibawa ke Eropa pada abad 10. Namun yang merajai suplai pisang dunia saat ini adalah Amerika Latin,  dengan menguasai 65% produksi pisang dunia.

Pisang terdiri dari banyak varietas, dan berdasarkan cara mengkonsumsinya, pisang dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu pisang meja (dessert banana) dan pisang olah (plantain, cooking banana). Pisang meja dapat dikonsumsi dalam bentuk segar setelah matang, seperti pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe. Pisang olahan dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak, seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, dan uli. Beragam jenis makanan ringan dari pisang yang relatif populer antara lain Kripik Pisang asal Lampung, Sale pisang (Bandung), Pisang Molen (Bogor), dan epe (Makassar).

Pisang mempunyai kandungan gizi yang sangat baik, antara lain memiliki energi yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.

9. Buah Rambutan

Sesuai dengan namanya, buah ini memang penuh rambut pada kulitnya, sehingga buah asli Indonesia ini dikenal dengan nama buah rambutan. Pada 1906, Indonesia pernah mengekspor biji rambutan ke Amerika Serikat. Tapi sayangnya, rambutan tidak bisa hidup di sana. Sekarang beberapa negara, seperti Thailand dan Malaysia terkenal sebagai pengekspor rambutan yang sudah dikemas dalam kaleng. Menurut kajian pakar tanaman obat, buah rambutan mengandung zat besi, kalium dan vitamin C.

Beberapa jenis buah rambutan Varietas unggul yang ada di Indonesia menurut data Departemen Pertanian Republik Indonesia (kemungkinan saat ini sudah ada varietas yang lainnya), yaitu: ‘Rapiah’ dari Pasar minggu; ‘Bahrang’ dari Langkat; ‘Lebak bulus’ dari Pasar minggu; ‘Sibatuk Ganal’ dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan; ‘Nona’ dari Kampar, Riau; ‘Binjai’ dari Pasar minggu; ‘Antalagi’ dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan; ‘Sibongkok’ dari Sungai Luhut, Kalimantan Selatan; ‘Garuda’ dari Sungai Andai, Kalimantan Selatan; ‘Tangkue Lebak’ dari Kecamatan Maja, Banten; ‘Narmada’ dari NTB. Dijawa timur dikenal  juga ada nama rambutan yang dikenal terbaik, yaitu rambutan binjae dari Blitar.

10. Buah Salak

Buah salak penyebab sembelit?, katanya siaapa. Buah salak sebenarnya tidak menyebabkan sembelit, karena kaya akan serat. Salak oleh orang kulonan dijuluki snake fruit,  karena kulitnya yang bersisik mirip ular derik. Buah salak adalah buah asli dari Indonesia, bahkan salah satu variannya, Salak Condet, menjadi identitas kota Jakarta. Dan juga Salak Pondoh yang dikembangkan dari populasi di lereng Gunung Merapi sisi tenggara dan mulai dikembangkan pada 1980-an. Salak Pondoh memiliki ciri khas daging buah yang manis, garing, dan tidak sepat sewaktu muda. Varietas buah salak lain yang dikenal enak dan manis adalah salak Bali. Salak memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi,  dan dapat dikonsumsi sebagai buah segar maupun diolah sebagai manisan. Manfaat salak salah satunya adalah untuk kesehatan mata.

Mungkin Anda juga Menyukainya :

loading...

Berikan komentar Anda: