Gejala, penyebab dan pengobatan diare


Penyebab keputihanDiare adalah penyakit pencernaan yang pada umumnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari pada orang yang kesehatannya normal dan baik, walaupun tak menggunakan cara pengobatan. Namun pada kasus tertentu, diare akan menyebabkan tubuh penderita mengalami dehidrasi parah, sehingga perlu dilakukan perawatan intensif dirumah sakit. Hal ini terutama pada anak-anak yang masih dalam perkembangan, serta orang dewasa yang memiliki pertahanan tubuh yang lemah.

Khususnya gejala diare yang disebabkan oleh bakteri E coli berbahaya ( strain E. coli O157 : H7 )  yang menginfeksi sistem pencernaan, yang menyebabkan gejala sering buang air, mual atau muntah, urin sedikit,  tubuh lemas, dan  bahkan hingga berak yang disertai darah.

Akibat lebih lanjut dari diare adalah tubuh kehilangan banyak cairan, karena banyak yang ikut dikeluarkan bersama tinja.

Berikut mengenai diare, gejala, penyebab dan cara pengobatannya

Penyebab diare

Diare adalah penyakit yang bersumber dari masalah pada sistem pencernaan. Kepekaan terhadap laktosa dan glutein, karena kurangnya produksi enzim laktase dalam pencernaan juga bisa menyebabkan diare. Untuk kasus yang ini, biasanya cukup dengan menghindari makanan seperti susu murni, makanan asam-asam, minum kopi, agar diare tak berlanjut dan segera sembuh.

Yang perlu diwaspadai adalah diare yang diakibatkan karena infeksi bakteri E coli dalam pencernaan. Dengan demikian,hindari makan-makanan atau minuman yang tak bersih, atau makanan mentah yang juga bisa menjadi pintu masuknya bakteri e-coli kealam sistem pencernaan dan menyebabkan diare.

Bakteri E coli penyebab diare bisa masuk kedalam tubuh melalui makanan dengan berbagai cara:

  • Daging hewan atau unggas yang terkontaminasi kotorannya saat di proses.
    Air yang tidak bersih
    Penanganan makanan yang tidak bersih
  • Alat atau wadah untuk makanan yang kotor
  • Makanan yang tak dimasak/didinginkan dengan baik
  • Buah sayuran yang tak dicuci dengan baik
  • Daging atau telur mentah
Lihat Juga :  Bahayakah Dampak resiko dari tidur ngorok?

Gejala diare karena bakteri e-coli

Gejala diare terjadi ketika bakteri E. coli sudah memasuki usus, infeksi pengembangan gejala biasanya akan terjadi antara 24 – 72 jam . Setelah itu penderita akan mulai merasakan ketidaknyamanan, seperti mual, sakit perut/murus, buang air terus menerus, tinja cair, tak berselera makan, urin sedikit, lemas, muka pucat dan muntah(kadang). Diare yang parah juga bisa ada darah dalam tinja, walaupun jarang.

Pengobatan diare

Sebelum mengobati Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, hingga memeriksa tinja untuk memastikan kemungkinan diare karena sebab bakteri E coli.

Biasanya pasien akan pulih dalam beberapa hari, jika diare disebabkan oleh strain paling umum dari infeksi E. coli . Tujuan dari pengobatan hanyalah untuk membuat penderita merasa lebih baik dan terhindar dari dehidrasi . Yang dibutuhkan penderita hanyalah mendapat cukup cairan pengganti, menjaga makanan dan istirahat cukup. Jika penderita mengalami diare atau muntah-muntah,  dan tidak bisa minum atau menyimpan cukup cairan dalam tubuh , maka mungkin perlu diberikan cairan melalui vena atau infus yang dilakukan oleh dokter diruang perawatan RS.

Orang dewasa dapat membeli obat di apotek untuk membantu menghentikan atau memperlambat diare. Namun jangan menggunakan obat-obatan tanpa bicara dengan dokter, jika diare disertai darah atau demam . Dan Jangan memberikan obat-obatan apapun untuk anak-anak, tanpa saran dari dokter.

Anda harus segera memanggil dokter jika penderita:

  • Terus menerus kekurangan cairan
  • Diare tidak segera membaik dalam 5 hari ( 2 hari untuk bayi atau anak ) , atau bahakn semakin buruk.
  • Muntah selama lebih dari 12 jam ( pada bayi baru lahir di bawah 3 bulan , panggil dokter secepatnya ketika mulai muntah atau diare)
  • Mengalami sakit perut yang tidak hilang setelah buang air besar.
  • Demam tinggi yang menyertai diare.
  • Melihat adanya darah atau nanah dalam tinja.
  • Gejala dehidrasi, seperti tidak kencing, atau popok bayi kering , haus , atau pusing.
Lihat Juga :  7 Makanan Terburuk berpotensi menyebabkan Kanker

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: