Gejala, penyebab dan pengobatan diabetes melitus type 2


Faktor penyebab diabetesDiabetes melitus tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling banyak diderita, yaitu bisa 90% dari penderita jenis diabetes type 1 dan diabetes gestasional.

Diabetes tipe 2 adalah ketika seseorang memiliki resistensi insulin, yang artinya pankreas sudah tidak bisa lagi menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau tubuh tidak bisa bereaksi dengan baik terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang digunakan oleh tubuh untuk mengatur glukosa, atau kadar gula dalam darah serta untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Gejala-gejala, penyebab dan pengobatan diabetes melitus type 2

Bagi sebagian orang, diabetes tipe 2 bisa dikelola dengan jalan mengatur diet dan olahraga yang tepat. Sementara itu bagi Orang lain mungkin juga memerlukan pengobatan untuk mengelola tingkat  gula darahnya. Faktor risiko terkena diabetes tipe 2 bisa menjadi 40 lebih tinggi bagi orang yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, orang yang berasal dari Asia Selatan, Afrika-Karibia atau Timur Tengah atau orang yang kegemukan atau obesitas.

Bagaimana diabetes tipe 2 mempengaruhi tubuh

Ketika glukosa menumpuk dalam darah(bukannya masuk ke dalam sel), maka sel-sel tidak bisa berfungsi dengan baik. Masalah lain yang berhubungan dengan penumpukan glukosa dalam darah meliputi:

  1. Dehidrasi. Penumpukan gula dalam darah juga akan menyebabkan kelebihan glukosa dalam urin karena ginjal tidak bisa berurusan dengan kadar gula yang tinggi. Kadar Gula dalam urin akan menarik air, yang menyebabkan peningkatan buang air kecil. Ketika ginjal kehilangan glukosa melalui urin, maka sejumlah besar air juga akan hilang yang menyebabkan dehidrasi.
  2. Koma diabetes (hyperosmolar hyperglycaemic non-ketotic syndrome). Ketika seseorang dengan diabetes tipe 2 menderita dehidrasi parah,  dan tidak mendapatkan minum cairan yang cukup untuk menebus kehilangan cairan, maka penderita bisa mengembangkan komplikasi yang bisa membahayakan jiwa.
  3. Kerusakan tubuh.  Seiring dengan berjalannya waktu, kadar glukosa yang tinggi dalam darah bisa merusak saraf dan mempengaruhi seseorang mengalami aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah) yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke, hingga bisa merusak mata dan ginjal.
Lihat Juga :  Penyebab disfungsi ereksi (DE)/lemah syahwat atau Impotensi

Gejala diabetes tipe 2

Diabetes melitus tipe 2 bisa  menyebabkan komplikasi  yang serius. Itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui gejala diabetes tipe 2. Bahkan pra- diabetes bisa meningkatkan kemungkinan penyakit jantung seperti halnya diabetes tipe 2 atau tipe 1. Berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang langkah-langkah pencegahan yang bisa Anda ambil untuk mengurangi kemungkinan diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Gejala-gejala diabetes tipe 2 yang dikarenakan gula darah tinggi mungkin termasuk:

  1. Peningkatan rasa haus
  2. Peningkatan rasa lapar (terutama setelah makan)
  3. Mulut kering
  4. Sering buang air kecil
  5. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan (meskipun Anda cukup makan dan selalu merasa lapar)
  6. Kelelahan (lemah, perasaan lelah)
  7. Penglihatan kabur
  8. Sakit kepala
  9. Kehilangan kesadaran (jarang terjadi)
  10. Infeksi berulang, termasuk infeksi sariawan

Carilah segera bantuan medis jika Anda memiliki gejala diabetes tipe 2,  atau hanya  jika Anda ingin bertanya lebih lanjut tentang diabetes tipe 2. Sangat penting untuk mendapatkan test pengujian diabetes, dan memulai rencana pengobatan awal untuk mencegah komplikasi diabetes yang lebih serius.

Diabetes tipe 2 mungkin juga tidak terdiagnosis hingga sudah terjadi komplikasi kesehatan Paling banyak orang dengan diabetes tipe 2 merasakan gejala atau perkembangan yang bertahap. Bahkan, sekitar sepertiga dari semua orang dengan diabetes tipe 2 tidak menyadari jika dirinya sudah terkena.

Gejala diabetes tipe 2 yang lain mungkin termasuk:

  1. Penyembuhan luka yang lambat
  2. Gatal pada kulit (biasanya terjadi sekitar daerah vagina atau selangkangan)
  3. Sering mengalami Infeksi jamur
  4. Penurunan berat badan
  5. Perubahan warna kulit sekitar leher, ketiak dan pangkal paha menjadi gelap, yang disebut dengan acanthosis nigricans.
  6. Merasakan seperti mati rasa dan kesemutan pada tangan dan kaki
  7. Penurunan penglihatan
  8. Disfungsi seksual, seperti disfungsi ereksi pada pria.
Lihat Juga :  Dampak terlalu banyak makan garam

Siapa orang yang bisa terkena diabetes melitus tipe 2?

Siapapun bisa terkena diabetes tipe 2 . Namun orang yang paling berisiko tinggi dengan penyakit ini adalah mereka yang mengalami obesitas, wanita yang menderita diabetes gestational, orang-orang dengan anggota keluarga dengan diabetes tipe 2,  dan orang-orang dengan sindrom metabolik (sekelompok masalah yang mencakup kolesterol tinggi, tinggi trigliserida, rendah kolesterol baik ” HDL ” dan tinggi kolesterol  buruk “LDL ” dan tekanan darah tinggi ) . Selain itu, orang tua juga lebih rentan mengembangkan penyakit ini karena penuaan akan membuat tubuh menjadi kurang toleran terhadap gula .

Bagaimana cara pengobatan diabetes tipe 2?

Tujuan pengelolaan diabetes adalah untuk:

  • Menjaga kadar gula darah agar sedekat dan senormal mungkin, dengan cara menyeimbangkan asupan makanan dengan gaya hidup dan pengobatan.
  • Menjaga kolesterol darah dan (lipid) kadar trigliserida menjadi sedekat mungkin dengan norma dengan jalan mengurangi jumlah total lemak hingga  30 % atau kurang dari total kalori harian dan dengan mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol .
  • Mengontrol tekanan darah Anda , yaitu harus 130/80 atau kurang.
  • Mencegah atau memperlambat perkembangan masalah kesehatan yang berhubungan dengan diabetes .

Anda memegang kunci untuk mengelola diabetes dengan jalan:

  1. Merencanakan apa yang Anda makan, dan mengikuti aturan makan yang seimbang bagi diabetes dan berolahraga secara teratur.
  2. Minum obat jika diresepkan, dan mengikuti aturan yang benar sesuai petunjuk dokter
  3. Pemantauan kadar glukosa darah dan tekanan darah di rumah
  4. Menjaga hubungan dengan dokter dan perawat diabetes, dan memastikan untuk melaksanakan tes yang di minta.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: