Fakta dan Mitos gizi seputar telur

Khasiat telur ayam kampungTelur merupakan makanan yang paling populer dalam keseharian Kita. Oleh karena itu, wajar jika ada banyak beredar tentang mitos makan telur. Mitos disini mencakup semua hal tentang gizi, diet dan kesehatan.  Orang banyak yang percaya jika telur merupakan pilihan diet yang tidak sehat, karena telur diyakini hanya akan memberikan kolesterol tinggi, yang pada akhirnya bahwa telur harus dibatasi secara drastis di atau dihilangkan dari diet yang sehat.

Benarkah fakta telur memang demikian?, atau hanya sekedar mitos belaka?.

Mitos 1 : Makan putih telur merupakan alternatif diet yang sehat .

Nilai gizi dari putih telur adalah sangat sedikit . Yang dikatakan jika putih telur tinggi protein, itu hanya separuh dari keseluruhan protein telur. Memang cukup tinggi, namun kadar natrium pada putih telur juga sama tingginya. Jadi dampak buruk dari natrium bisa mengalahkan manfaat protein  dalam putih telur dan nutrisi lainnya. Diet sehat adalah diet yang memaksimalkan nilai gizi dalam setiap gigitannya . Dalam pengertian gizi ini, makan putih cukup sia-sia, terutama jika dibandingkan dengan makan kuning telur .

Dari sudut pandang gizi , kuning telur adalah makanan yang paling bergizi . Kuning telur berisi hampir hampir setiap vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam diet manusia.

Makanan yang berbeda memberikan jenis protein yang berbeda, protein dalam telur adalah protein kelas terbaik bagi diet manusia. Protein dalam telur adalah protein yang 97 % mudah dicerna, serta asam amino yang lebih unggul dalam meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan jaringan. Sekedar diketahui, protein dari susu adalah kelas kedua terbaik.

Mitos # 2 : Makan telur menyebabkan kolesterol tinggi .

Ini adalah kesalahpahaman tentang cara kerja kolesterol . Telur hanya menjadi tersangka yang sebenarnya tidak memiliki kesalahan yang paling menonjol . Berikut ini fakta tentang kolesterol, tidak termasuk dalam ranah perbedaan antara kolesterol baik dan kolesterol jahat.

Kira-kira hanya ¼ kolesterol dalam darah tubuh Anda adalah berasal dari diet Anda . Dan sebesar ¾ kolesterol dalam darah dihasilkan oleh tubuh sendiri, dan sama sekali tidak berhubungan dengan makanan dan konsumsi kolesterol dalam diet Anda .

Hal ini artinya, asupan kolesterol dari makanan tidak banyak mempengaruhi tingkat kolesterol darah Anda. Faktor yang paling penting dari kadar kolesterol dalam darah Anda sepenuhnya berada di luar kendali Anda – faktor genetika. Berapa banyak kolesterol yang bisa diproduksi oleh tubuh Anda, dan berapa banyak yang dapat diserap merupakan bawaan alami Anda. Obat untuk kolesterol tinggi adalah memperlambat produksi kolesterol oleh hati, tidak ada hubungannya dengan makanan , diet, atau nutrisi .

Sebagian besar makanan tidak menyebabkan kolesterol tinggi, namun gen Anda yang melakukan. Namun mengkonsumsi banyak kolesterol, lama-lama akhirnya akan menyentuh batasan jumlah kolesterol secara signifikan. Jadi, ketika Anda memiliki kolesterol tinggi(meskipun sebagian karena proses biologis), tetap perlu untuk mengontrol asupan diet Anda. Namun menghindari makanan mengandung kolesterol dari diet Anda tidak akan memperbaiki masalah, namun hanya akan sedikit membantu. Makan satu atau dua telur tidak akan banyak mempengaruhi kadar kolesterol darah Anda .  ¼ kolesterol yang berasal dari diet Anda, itu hanya persentase yang sangat kecil dari isi telur.

Makan telur tidak akan memberikan kolesterol tinggi . Sementara bagi yang sudah memiliki kolesterol tinggi, makan telur yang tidak dimoderasi bisa berbahaya?

Mungkin Anda sudah bisa membaca bahwa kita sedang mencoba untuk mencari jalan tengah yang rumit, karena ini adalah mencakup diet / gizi / informasi kesehatan yang penting. Secara teoritis, makanan tinggi kolesterol bisa membunuh satu orang disana yang dalam kondisi yang sudah benar-benar buruk, sedangkan sisanya yang jutaan orang akan baik-baik saja. Inilah sebabnya,  mengapa tidak ada kuantitas resmi yang merekomendasikan telur untuk diet. Karena hal ini bervariasi dari orang ke orang, jangan percaya apapun sumber informasi gizi yang mengutip angka. Setiap individu dengan kondisi kesehatan yang memprihatinkan, perlu untuk mendiskusikan faktor risiko diri mereka sendiri serta diet dengan dokter atau ahli gizi.

Telah ada penelitian  yang mendukung klaim, bahwa makan hingga tujuh butir telur perminggu tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung ( perhatian utama kadar kolesterol tinggi ) pada orang dewasa yang sehat. Juga mempertimbangkan bahwa Jepang, yaitu negara dengan konsumsi telur tertinggi dalam diet adalah salah satu negara dengan insiden penyakit jantung terendah di dunia.

Satu hal terakhir yang sederhana untuk dipertimbangkan : manfaat kesehatan dan kandungan gizi yang menakjubkan dari telur,  jauh lebih besar daripada kekurangannya.

Note: Jangan percaya begitu saja dengan semua yang telah Anda dengar( terutama dengan masalah kesehatan dan gizi), dan tetap memasukkan telur kedalam diet Anda.

Mungkin Anda juga Menyukainya :

loading...

Berikan komentar Anda: