Efek sering mabuk-mabukan bagi Kesehatan


Khasiat dan manfaat bir bagi kesehatanMinum minuman beralkohol yang dimoderasi menurut banyak ahli bisa bermanfaat bagi kesehatan, terutama minuman jenis bir dan anggur merah. Mabuk-mabukan adalah minum-minuman keras dalam jumlah yang banyak yang dianggap sebagai penyalahgunaan alkohol, dan bisa membalikkan manfaat 180 derajat menjadi sangat merugikan bagi kesehatan. Walau bagaimanapun, menjauhi minuman keras adalah yang terbaik jika peduli dengan kesehatan.

Dampak buruk alkohol bisa menimpa siapa saja, namun Wanita adalah pihak yang lebih rentan dibandingkan pria. Sebagai contoh, wanita peminum lebih tinggi mengembangkan sirosis, kerusakan otot jantung, dan kerusakan saraf (neuropati perifer). Wanita hamil yang mengkonsumsi alkohol juga akan mengembangkan resikonya kepada bayi yang dikandung.

Berikut adalah beberapa efek sering minuman keras dan mabuk-mabukan bagi kesehatan:

Gangguan tidur

Bagi kebanyakan orang satu gelas minuman beralkohol sebelum tidur memberikan efek pada tidur. Alkohol mungkin bisa membantu orang cepat tertidur, tetapi lebih besar kemungkinan bangun pada malam hari atau sebelum waktunya. Anda akan tidur lebih cepat, tapi tidak lebih baik. Jika seseorang terbiasa minum alkohol sebelum tidur, dan minum kafein disiang harinya, dalam jangka panjang akan buruk bagi kesehatan.

Meningkatkan tekanan darah

Alkohol yang diminum dalam jumlah tepat, bisa merupakan vasodilator (menyebabkan pembuluh darah lebar dan rileks), tetapi pada tingkat yang lebih tinggi lagi, alkohol justru berubah menjadi vasokonstriktor, menyusutkan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan  memperburuk kondisi seperti sakit kepala migrain dan radang.

Efek diuretik ringan

Alkohol adalah diuretik, yang artinya akan membuat cairan lebih cepat meninggalkan tubuh. Peminum berat bisa mengalami dehidrasi, dan mengalami sering pergi kekamar mandi. Dalam jumlah yang sederhana, efek diuretik ini sedikit tidak berbahaya. Namun, jika seseorang sudah dehidrasi sebelum minum-minum (mungkin karena panas atau habis bekerja), efeknya akan terlihat lebih jelas. Hal lain mengapa minum alkohol sering dikaitkan dengan dehidrasi adalah bahwa orang yang minum-minuman keras cenderung makan camilan asin ketika minum.

Lihat Juga :  Diet dan beban glikemik untuk menjaga diabetes

Interaksi obat

Bahkan dalam tingkat yang sedang, mengkonsumsi alkohol bisa mengganggu obat dengan cara yang bisa membahayakan. Alkohol akan diproses oleh hati, dan ketika alkohol dan senyawa lain berada dalam tubuh, alkohol yang diutamakan. Hal ini berarti bahwa obat-obat yang juga diproses dalam hati tidak akan hancur dengan cepat, sehingga orang akan merasakan efek obat yang jauh jauh lebih kuat.

Terutama yang menjadi masalah adalah jika tubuh sudah terbiasa menyaring alkohol secara konsisten, karena hal ini akan menyebabkan kerusakan pada organ hati. Kemudian, jika seseorang berhenti minum selama beberapa hari, maka hati akan memproses obat dengan terlalu cepat – yang dapat menghasilkan efek yang berbahaya.

Kerusakan Hati

Hati adalah organ yang paling banyak bekerja keras, karena memiliki 500 tugas yang berbeda dalam tubuh kita. Salah satu fungsi hati yang paling penting adalah untuk memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi ketika Anda membutuhkannya. Hati juga membantu tubuh untuk menyingkirkan produk-produk limbah dan memainkan peran penting dalam memerangi infeksi, terutama di usus . Namun, ketika hati Anda rusak, sudah pasti akan menjadi masalah kesehatan yang serius.

Rutin minum-minuman keras secara berlebihan atau mabuk-mabukan dapat meningkatkan resiko terkena penyakit liver,  dan bisa menyebabkan kerusakan yang tak bisa sembuhkan lagi. Bahkan minuman keras adalah penyebab utama peningkatan kematian sebesar 25% akibat penyakit hati di Inggris. Secara keseluruhan, alkohol adalah tiket untuk penyakit hati lebih dari sepertiga (37%) kematian akibat penyakit liver. Lebih dari 1 dalam 10 kematian orang di usia 40-an berasal dari penyakit liver, dan kebanyakan adalah dari penyakit hati karena alkoholik.

Masalah Otak

Kesulitan berjalan, penglihatan kabur, bicara cadel, memperlambat waktu reaksi, gangguan memori, adalah sudah menggambarkan jika alkohol mempengaruhi otak. Orang yang minum berat selama jangka waktu yang lama mungkin akan mengalami defisit(penyusutan) otak secara signifikan. Minum sampai mabuk berat mungkin menghasilkan efek yang luas dan jauh menjangkau pada otak, mulai dari yang sederhana dalam memori, sampai kondisi permanen yang memerlukan perawatan seumur hidup. Dan bahkan minum dalam jumlah sedang dapat menyebabkan gangguan jangka pendek, misalnya kecelakaan karena mengemudi dibawah pengaruh minuman keras.

Lihat Juga :  Manfaat Vitamin C bagi tubuh

Interaksi sosial

Orang yang berada dibawah pengaruh minuman keras bisa seperti mengalami perubahan karakter. Ada yang menjadi periang dan penuh canda ketika mabuk, namun tak sedikit yang justru berubah menjadi garang dan temperamental. Bahkan dalam kondisi mabuk, orang bisa mampu merusak dan bahkan sampai melukai orang.

Keracunan yang bisa berujung kematian

Anda beresiko keracunan fatal bahkan kehilangan nyawa jika suka mabuk-mabukan, apalagi membeli minuman beralkohol yang tidak jelas siapa pembuatnya. Bahkan, minuman keras bermerk seringkali ditemukan produk palsunya – yang menggunakan bahan beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Hmmm, mungkin berita tentang yang satu ini sudah tak asing lagi ditelinga Anda.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: