Efek samping minum jamu herbal


Efek samping minum jamu herbalJamu seringkali digembar-gemborkan sebagai obat multi khasiat, yaitu dapat menyembuhkan banyak penyakit. Bahkan tanpa efek samping, karena dibuat dari bahan alami. Benarkah jamu herbal itu dapat menyembuhkan penyakit dan tanpa menimbulkan efek samping?,,,,,,.

Minum jamu adalah salah satu cara yang baik untuk memelihara kesehatan. Karena beberapa bahan alami juga mengandung beberapa unsur senyawa penting yang dapat menyehatkan dan menyegarkan badan. Namun selama ini sering terjadi salah pandang diantara orang-orang terhadap jamu. Perlu diketahui, jamu bukanlah obat yang dapat menyembuhkan penyakit dalam waktu semalam. Atau jamu dapat menyembuhkan kanker hanya dalam beberapa bulan tanpa operasi. Jamu sebenarnya lebih tepat dikatakan sebagai suplemen kesehatan, yang mungkin hanya sebagai suplemen kesehatan.

Jamu bukanlah obat

Untuk mengubah Bahan alami menjadi obat yang dapat menyembuhkan itu membutuhkan proses yang panjang, melibatkan tenaga ahli, serta peralatan yang modern. Dengan demikian akan diketahui berapa dosisnya, efek sampingnya serta indikasi yang jelas. Sedangkan jamu yang dibuat secara tradisional jelas tidak melalui proses yang panjang dan mahal tersebut. Dengan demikian, jamu masih bisa dikatakan sebagai suplemen, dan bukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit.

Berikut beberapa resiko atau efek samping minum jamu yang mungkin saja bisa terjadi

Beresiko kerusakan hati

Organ hati adalah organ yang bertugas untuk menyaring racun dalam darah, yang bisa diperoleh dari makanan yang kita makan sebelum diedarkan kembali keseluruh jaringan tubuh. Karena jamu hanya diolah secara tradisional, maka kemungkinan besar ia masih mengandung toksin yang akan memperberat kerja hati. Selain itu kebersihannya juga bisa menjadi pertanyaan, dan bisa mengandung bakteri atau jamur yang dapat memproduksi toksin berbahaya. Sekali dua kali mungkin saja tak akan terasa, namun jika dilakukan dalam waktu yang lama hati bisa menyerah juga.

Lihat Juga :  Bolehkah Olahraga di Malam hari?

Sakit Ginjal, pengeroposan tulang dan pendarahan usus

Karena jamu diolah secara tradisional, jika minum jamu berarti kita juga minum sekalian ampasnya. Ampas jamu yang lengket inilah yang banyak dikatakan bisa menyebabkan endapan yang dapat mencetuskan batu ginjal. Bukan itu sebenarnya yang paling berbahaya, karena banyak jamu yang sengaja dicampur obat kimia yang seharusnya melalui resep dokter(obat daftar G) oleh produsen jamu nakal. Obat-obatan kimia ini tentu saja bisa sangat berpotensi tinggi untuk diminum dalam dosis yang berbahaya. Memang encok atau pegal linu bisa segera hilang, namun tak jarang kasus pendarahan usus pada orang yang sering minum jamu ini. Hal ini juga dapat mempengaruhi fungsi kerja ginjal, serta osteoporosis karena adanya tambahan zat kartikosteroid. Berhati-hatilah, karea ingat!!!! jamu bukanlah obat, melainkan lebih ke suplemen kesehatan.

Darah tinggi dan jantung berdebar

Kafein adalah zat yang dapat menimbulkan kegelisahan, sakit kepala dan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jika jamu yang anda konsumsi mengandung kafein, maka efek samping ini bisa Anda rasakan. Selain itu, jamu yang terkenal manjur dari produsen nakal tak menutup kemungkinan dicampur dengan bahan obat kimia yang dapat menimbulkan efek samping jantung berdebar. Tak sedikit orang yang menyatakan jantungnya berdebar setelah ia mengkonsumsi jamu encok.

Resiko bagi ibu hamil dan menyusui

Organ tubuh Bayi masih dalam perkembangan, dan tentu saja masih sangat rentan. Ibu yang mengkonsumsi jamu berarti juga akan memberikannya sekalian kepada bayinya. Pertanyaannya, apakah tubuh bayi tersebut sudah mampu menerima zat-zat kimia dari dalam jamu?, dan apakah anda tahu apa kandungan senyawa kimia dalam jamu serta kegunaannya?…. Tentu saja hal ini berpotensi besar menimbulkan resiko yang tak diinginkan terhadap bayi. Seperti dikatakan, jamu bisa mengandung kafein, dan bahkan tambahan obat kimia tanpa dosis yang tepat.

Lihat Juga :  Akibat dan cara penularan Penyakit Sifilis

Interaksi obat

Senyawa kimia tertentu yang bercampur bisa menjadi bentuk lain yang mungkin tak baik bagi tubuh. Jadi jika Anda sedang dalam masa pengobatan dokter, senyawa kimia dari jamu bisa berinteraksi dengan obat dokter. Bisa menumpulkan efek penyembuhan dari obat dokter uang sedang anda minum, bahkan semakin menambah efek samping dari obat.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: