Dampak buruk merokok pada penderita diabetes


Dampak buruk merokok pada penderita diabetesMerokok bisa menyebabkan kecanduan yang tak mudah untuk diberhentikan. Namun, jika seseorang dengan diabetes, walau bagaimanapun harus bisa menghentikan kebiasaan merokok. Hal ini karena dapat meningkatkan faktor risiko mengembangkan penyakit jantung dan gangren semakin tinggi. Kami akan menyampaikan pendapat dari diabetologist dan endrocrinologist, yang memberikan analisis yang lebih banyak tentang risiko merokok dan diabetes dari sumber majalah Times of India.

Dampak dan efek merokok bagi penderita diabetes

Menyebabkan kerusakan pembuluh darah

Menurut seorang endokrinolog di Moolchand Medcity dari New Delhi, Merokok dan diabetes merupakan kombinasi yang mematikan. Merokok bisa menyebabkan kerusakan dan menyempitkan pembuluh darah kita, sehingga menurunkan aliran darah ke seluruh tubuh kita – pada akhirnya oksigen dikirim ke organ vital kita dan jaringan menjadi berkurang. Merokok juga akan meningkatkan kadar glukosa darah, sehingga diabetes menjadi lebih sulit untuk dikontrol. Pada akhirnya, merokok meningkatkan kolesterol dan trigliserida.

Beresiko lebih tinggi Penyakit kardiovaskular

Ia juga memperingatkan bahwa orang dengan diabetes yang merokok berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular, ” Seorang pasien diabetes yang merokok mengalami peningkatan setidaknya tiga kali lipat risiko terkena penyakit jantung, daripada yang bukan perokok. Penderita diabetes juga jauh lebih mungkin untuk meninggal jika menderita serangan jantung .”

Menyebabkan amputasi

Merokok akan merusak pembuluh dan sirkulasi darah, sehingga juga menyebabkan penyembuhan luka yang lebih buruk – dapat menyebabkan amputasi kaki. Hampir 95 persen penderita diabetes yang harus diamputasi adalah perokok.

Lebih rentan terhadap kerusakan organ

Orang-orang ini lebih rentan terhadap kerusakan saraf (neuropati), penyakit ginjal (nefropati) , kerusakan mata (retinopati), dan lebih mudah terkena pilek dan infeksi saluran pernapasan, yang akhirnya dapat menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah. Selain itu, merokok dapat meningkatkan risiko impotensi pada pasien diabetes.

Lihat Juga :  Pengaruh sering tidur malam bagi Otak

Gangren

Seorang diabetologist dari New Delhi yang berbasis di Sri Balaji Action Medical Institute, menegaskan bahwa efek merokok lebih berbahaya terhadap penderita diabetes . Ia telah mengamati bahwa penderita diabetes yang merokok, berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung . Ini terjadi karena merokok menyebabkan disfungsi endotel dan peradangan kronis, yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Juga, merokok juga menyebabkan penyakit pembuluh darah perifer, yang menyebabkan penyumbatan arteri di tungkai bawah. Hal ini mungkin lebih mengarah ke gangren, ulkus kaki atau amputasi.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: