Cara mengenali Keputihan yang Tidak Normal atau normal


tips cara menjaga kesehatan vaginaKeputihan adalah masalah umum pada wanita, namun hal itu bisa merupakan suatu kondisi yang normal atau tidak normal. Untuk itu, kaum wanita harus selalu waspada dengan kondisi yang terkait saluran reproduksi wanita ini. Dengan demikian, jika mengalami suatu jenis keputihan yang tak normal, bisa segera mengambil tindakan pengobatan oleh dokter, dan apabila boleh dikatakan normal, maka wanita tak harus merasa cemas.

Saya seorang wanita berusia 29 tahun sudah menikah. Sejak beberapa hari terakhir saya mengalami keputihan yang mengeluarkan bau busuk, meskipun saya selalu menjaga kebersihan diri.  Apakah ini normal atau tanda-tanda penyakit serius?

Diatas adalah salah satu pertanyaan umum yang kita ambil sebagai contoh, sebagai suatu kekhawatiran umum wanita dewasa.

Keputihan yang berbau busuk seperti yang terlihat dalam kasus diatas sudah pasti tidak normal. Keputihan yang normal adalah tak berbau, sedikit dan berwarna putih, yang berguna untuk membantu menjaga kebersihan vagina. Keputihan yang normal bertindak sebagai pelumas dan juga mencegah infeksi. Debit cairan bisa lebih meningkat selama menerima gairah seksual, pada saat ovulasi,  dan selama menyusui – ini  bersifat sementara dan benar-benar merupakan kondisi yang normal. Vagina akan mempertahankan keseimbangan yang sempurna bagi kehidupan bakteri dan ragi,  dan setiap perubahan dalam lingkungan vagina akan mempengaruhi warna, tekstur, bau dan debit keputihan. Penyebab debit cairan keputihan yang banyak/tebal, putih, atau dengan bau busuk seperti contoh keluhan diatas adalah tanda adanya infeksi jamur,  terutama yang disebabkan karena vaginitis.

Baca juga :

Manifestasi lain dari keputihan yang abnormal, yang mungkin atau mungkin tidak berhubungan dengan nyeri dan gatal meliputi :

Keputihan yang putih tebal dan dadih :

Hal ini mungkin disebabkan karena adanya infeksi jamur yang disebut dengan candidiasis. Hal itu dapat menyebabkan iritasi, tapi tidak mengeluarkan bau busuk.

Lihat Juga :  Fakta dan Mitos seputar Kemandulan

Keputihan yang berbusa, berwarna kekuningan atau kehijauan :

Jika hadir dengan disertai bau, hal ini disebabkan trikomoniasis, yaitu  infeksi penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit.

Warna keputihan putih, abu-abu atau  kuning keputihan:

Hal ini terutama disebabkan karena bakteri vaginosis, yang bisa mengakibatkan bau yang amis.

Keputihan berwarna putih dengan disertai bau:

Hal ini bisa karena disebabkan oleh penggunaan obat antibiotik, pil KB, steroid yang berlebihan, penyakit radang panggul, infeksi menular seksual seperti klamidia atau gonore, diabetes,  dan dalam kasus yang jarang bisa karena endometrium atau kanker leher rahim. Dalam kasus tertentu, gatal dan nyeri hadir di dalam dan disekitar vagina.
Untuk memastikan penyebab cairan yang tak normal, Anda harus mengunjungi dokter kandungan Anda. Dokter akan mengambil sampel keputihan dari vagina, atau merekomendasikan test PAP smear untuk memeriksa setiap penyakit serius (kanker). Anda mungkin akan diberi resep obat antijamur seperti flukonazol atau clotrimazole.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa  membantu Anda untuk mencegah cairan yang abnormal yang disebabkan karena infeksi vagina :

  1. Jaga kebersihan vagina dengan mencucinya menggunakan air hangat dan sabun ringan.
  2. Hindari pakaian yang ketat, serta pakailah celana katun daripada yang sintetis.
  3. Selalu bersihkan vagina dari depan ke belakang untuk mencegah infeksi vagina.
  4. Hindari menggunakan sabun wangi dan produk feminin.
Referensi :
– WebMD Vaginal discharge – NHS Diseases Characterized by Vaginal Discharge – CDC Vaginal itching and discharge – Adult and adolescent – MedlinePlus

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: