Cara mengatasi gejala mual saat hamil muda

Cara mengatasi gejala mual saat hamil mudaCara mengatasi gejala mual saat hamil muda – Gejala mual atau Morning sickness seringkali dialami oleh ibu hamil muda. Memang menjengkelkan karena dapat menurunkan nafsu makan, padahal pada saat ibu hamil terutama sangat membutuhkan gizi lebih dari makanan. Dalam banyak kasus, rasa mual biasanya akan meningkatkan pada trimester kedua. Bagi kebanyakan wanita hamil, morning sickness dan mual bisa lebih lama lagi, bahkan selama sembilan bulan masa kehamilan. Mual juga dapat disertai dengan muntah yang dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat membahayakan ibu dan janin. Biasanya, morning sickness akan mereda dengan sendirinya sebagai kadar hormon kehamilan menurun setelah trimester kedua.

Gejala morning sickness dapat terjadi diantarnya karena tidak ada toleransi untuk bau makanan atau bau tertentu. Pada beberapa yang  sering mendapati gejala ini  akan memerlukan perawatan lebih lanjut dari dokter.

Selama ini banyak diskusi tentang perawatan medis untuk morning sickness, tetapi sedikit yang dibahas kemungkinan penyebab mual dan muntah. Meskipun penyebab morning sickness tidak jelas, banyak yang berpendapat bahwa gejala mual yang dialami oleh ibu hamil adalah sebagai bentuk perlindungan bagi janin  dari zat yang berbahaya bagi bayi.

Berikut ini tips cara untuk mengatasi mual saat hamil muda (morning sickness):

1.Makan porsi kecil

Makanlah dalam porsi kecil tapi lebih sering. Makan makanan besar hanya akan membuat perut menjadi terlalu kenyang dan dapat memicu mual.

2.Makanan gizi seimbang

Konsumsi makanan sehat dan seimbang yang mencukupi semua nutrisi dan energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

3. Menyediakan biasa, makanan ringan.

Makanan ringan akan lebih baik dilakukan untuk menghindari perut kosong, terutama pada malam hari.

4.Pilih makanan yang menggugah selera

Morning sickness umumnya diikuti dengan penurunan nafsu makan. Untuk menjaga tingkat asupan gizi dan energi, memilih makanan yang paling menggugah selera makan.

5.Cukup Minum air

Minum lebih banyak air untuk mengatasi dehidrasi, terutama ketika frekuensi mual dan muntah sering terjadi.

6.Makan sayuran dan makanan tinggi karbohidrat

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung asupan karbohidrat dengan sayuran segar.

7.Tidur

Tidur sebagai cara untuk mengembalikan tingkat energi dan menghilangkan kelelahan.

8. Dapatkan banyak istirahat.

Hindari tidur yang terlalu malam,  apalagi sampai begadang.

9. Kenakan pakaian yang longgar.

Hindari pakaian ketat karena dapat memperburuk daerah perut dan menimbulkan rasa mual.

10. Pastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap lancar.

Udara segar dan bebas dari debu akan membuat pikiran lebih tenang. Untuk itu, pilihlah rang denga sirkulasi udara yang banyak dan bersih.

11.Jangan sampai kelaparan

Jangan kelaparan sendiri sebelum Anda makan sesuatu. Makanlah dalam porsi kecil sepanjang hari serta setiap kali Anda merasa lapar.

12.Makan ditempat tidur

Makan di tempat tidur untuk menghindari perut kosong, dan menjaga gula darah agar tetap stabil.

13.Makan roti kering

Segera setelah Anda bangun di pagi hari, makanlah cracker atau roti kering. Beristirahat selama sekitar 20 sampai 30 menit dan kemudian bangun dari tempat tidur.

14.Makan makanan yang hambar

Setiap kali Anda merasa mual, makan- makanan yang hambar, seperti kerupuk, gelatin, kaldu, ginger ale, biskuit asin dan pretzel.

15.Minum atau makan jahe

Cobalah untuk makan dan minum sesuatu yang mengandung jahe. Minum jahe, makan permen jahe atau teh jahe.

16.Makanan tinggi protein dan karbohidrat kompleks

Makan- makanan yang tinggi protein dan karbohidrat kompleks, seperti selai kacang, seledri, kacang-kacangan, keju, biskuit, susu, keju cottage dan yoghurt, untuk melawan mual.

17.Minum teh herbal

Untuk mengatasi perasaan mual, bisa minum teh herbal, jus buah, milkshake dan es loli. Serta mengurangi asupan teh dan kopi.

18.Hindari rempah dan lemak

Menghindari atau mengurangi penggunaan rempah-rempah dan lemak. Gorengan justru dapat membuat mual akan semakin menjadi lebih buruk.

19.Jangan stres

Minimalkan stres Anda, karena morning sickness lebih sering terjadi pada wanita yang berada di bawah banyak stres, baik di tempat kerja atau di rumah.

20. Aromaterapi.

Gunakan tisu dengan beberapa tetes minyak esensial aromaterapi jeruk lemon atau jeruk mandarin untuk bernapas ketika Anda merasa mual. Untuk memilih aromaterapi lainnya, Anda perlu berkonsultasi dengan para ahli di aromaterapi,  karena ada beberapa aroma yang tidak dianjurkan untuk wanita hamil-bahkan dapat membahayakan janin.

Terimakasih telah membaca artikel Cara mengatasi gejala mual saat hamil muda. Bantulah mereka yang mungkin sangat membutuhkan informasi ini melalui tombol SHARE FB/twitt/G+ dibawah ini:


This entry was posted in Kehamilan and tagged , .

Komentar: