Cara agar anak dekat dengan Ayahnya


Bagaimana cara agar ayah dekat dengan anakCara agar anak dekat dengan Ayahnya – Apakah Anda seorang Bapak yang memiliki putra yang hanya manja kepada anda sebagai ibunya?. Dan anak Anda tersebut tak mau dekat dengan dengan sang Bapak.Apa yang terjadi, lalu bagaimana agar anak dekat dengan Ayahnya?,,

Walaupun  ayahandanya ada dirumah, anak tetap akan rewel jika tidak ada ibunya.Bahkan, anak lebih suka tidur dengan asisten rumah tangga, ketimbang dengan ayahnya.

Lantas bagaimana cara untuk mendekatkan si anak  itu dengan ayahnya?

Masalah seperti ini harus dikomunikasikan kepada kedua belah pihak, yaitu suami dan anak Anda.

Untuk Ibu, carilah informasi dari anak, mengapa ia enggan dekat dengan ayahnya. Dan seperti apa figur ayah  yang ia dambakan. Sampaikan hal ini kepada Ayahnya/suami Anda, dan ajaklah dia membicarakan apa saja yang sebaiknya ia lakukan untuk mendekatkan diri kepada si anak.

Misalnya begini,  jika selama ini hanya anda/ibunya yang mengantar jemput anak sekolah, sekarang cobalah Ayahnya/ suami menggantikan Anda.Berilah kesempatan Ayah dan anak anda pergi berdua tanpa anda ketempat kesukaan anak, ketoko misalnya untuk membeli keperluan seperti tas, sepatu atau buku.

Anda pasti tahu apa saja yang disukai oleh anak Anda, termasuk cara bagaimana pendekatan yang paling efektif . Di lain pihak yang perlu dipertanyakan, bagaimana sifat dan gaya suami dalam mendidik anak?,,Jika Ayah nya adalah Ayah “kedua”, lalu  Bagaimana hubungan suami dengan ayahnya dulu? .Jadikan contoh jika hubungan mereka harmonis, atau jadikan pelajaran jika hubungan mereka kurang harmonis.

Cobalah di jajaki  apakah ada hobi yang mungkin saja bisa mempersatukan ayah dan anak anda.Atau dengan cara merancang acara keluarga di akhir pekan untuk mendekatkan si kecil dengan ayahnya. Mintalah  anak untuk mengusulkan kegiatan yang ingin ia lakukan, lalu beritahu suami Anda untuk mendukung usulnya tsb.

Lihat Juga :  Efek buruk diet ketat bagi kesehatan

Untuk ibu jangan suka membuat perbandingan dengan Ayah yang diutarakan pada anak, misalnya : “Kalau sama Ayah, pasti kamu tidak akan dibelikan ini”, atau “Ayahmu memang sukanya gitu”.

Lakukan intropeksi,  kenapa  anak sangat dekat dengan ibunya?,, Ayahnya dan Ibu sudah berbagi peran dan tugas dalam mengasuh anak selama ini?,, Apakah Ayahnya selama ini hanya fokus terhadap pekerjaan, sementara ia jarang bahkan tak pernah peduli untuk mendekati anak.

Suami merupakan mitra ibu dalam membesarkan anak. Jadi, suami juga harus dilibatkan dalam proses mengasuh dan mendidik si kecil secara lebih intens. Figur Ayah sangat dibutuhkan juga oleh anak dalam proses pertumbuhannya.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: