Buah yang baik untuk dimakan penderita diabetes


Buah yang baik untuk dimakan penderita diabetesBuah kaya dengan vitamin, mineral, antioksidan dan fitonutrien, dan akan membantu tubuh kita untuk selalu tetap dalam kondisi terbaik. Namun apakah buah-buahan ” aman ” bagi penderita diabetes , dan buah apasaja yang dapat menyebabkan kadar gula darah naik?

Tidak ada buah yang buruk, namun jika menderita diabetes, hanya penting untuk selalu mengontrol kadar glukosa darah setiap saat. Hal ini berarti bahwa Anda juga harus melihat indeks glisemik dari makanan – ukuran efek dari makanan yang kaya karbohidrat seperti buah terhadap kadar gula darah .

Buah yang memiliki indeks glikemik(GI) rendah (55 atau kurang), adalah pilihan buah yang aman bagi penderita diabetes,  karena akan membantu untuk mengatur kadar gula darah lebih baik. Meskipun ada beberapa buah yang sangat manis, namun umumnya masih rendah – GI , sehingga masih baik sebagai pengganti makanan ringan yang tidak sehat( seperti coklat dan permen), atau makanan ringan gurih (seperti keripik), yang harus dihindari penderita diabetes.

Beban glikemik

Anda juga harus bisa mengetahui beban glikemik (GL) dari buah. Konsep GI adalah dengan melihat kuantitas dan kualitas karbohidrat dari makanan yang dikonsumsi. Karbohidrat dari Buah yang memiliki GL rendah (nilai GL kurang dari 10 per porsi), hanya akan memberikan dampak yang kecil terhadap kadar glukosa darah.  Stroberi dan semua jenis buah berry, bisa sangat manis, tetapi rendah GI (karena rendah karbohidrat), dan hanya memiliki GL yang sangat rendah per porsi – karena itu masih dianggap sebagai pilihan buah yang baik bagi penderita diabetes .

Buah-buahan yang tinggi GI  (seperti semangka , melon manis , pepaya , pisang dan nanas), masih bisa dikonsumsi oleh penderita diabet asal dimakan setelah satu jam selesai olaharaga untuk menghindari lonjakan gula darah. Baca juga: Makanan yang buruk untuk diabetes, disini

Berikut beberapa jenis buah yang tinggi nutrisi, serta tidak akan menaikkan kadar gula darah bagi penderita diabetes

Stroberi

Stroberi dan semua jenis buah berry lainnya seperti blackberry, raspberry dan gooseberry memiliki indeks glikemik rendah (low- GI),  dan beban glikemik rendah (low- GL) per porsi. Hal ini berarti akan membantu untuk tetap kenyang lebih lama, sehingga kadar gula darah akan tetap stabil, serta tingkat energi  akan bisa bertahan lebih lama.

Buah berrie kaya akan antioksidan, yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.Antioksidan juga baik untuk mata, karena akan mencegah kerusakan mata dan memberikan perlindungan terhadap degenerasi retina (retinopati diabetes dan katarak).

Apel

Apel adalah buah yang sempurna bagi penderita diabetes. Apel adalah buah yang rendah GI, dan tersedia sepanjang tahun. Apel tinggi mengandung pektin, yaitu serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol, mengatur kadar gula darah,  dan membantu fungsi usus. Apel juga juga mengandung zat anti-inflamasi,  yang dapat membantu penderita diabetes agar lebi cepat pulih dari infeksi.

Apel juga kaya akan zat antioksidan yang meningkatkan imunitas tubuh.  Apel juga kaya akan quercetin (antioksidan kuat yang banyak ditemukan pada kulit apel),  yang terkait dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, membantu mencegah serangan jantung, mengurangi risiko kanker,  dan mencegah penyakit mata. Makan 1 buah apel ukuran sedang atau kesil.

Ceri

Cherry memiliki indeks glikemik rendah, dan akan membantu untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ceri juga mengandung antioksidan kuat yang disebut anthocyanin(membuat warna merah pada kulit buah ceri), memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-penuaan yang kuat. Selusin buah ceri sama dengan satu porsi.

Pir

Pir adalah pilihan buah lain yang low-GI, dan tersedia sepanjang tahun. Pir kaya akan vitamin dan mineral dan sumber serat yang baik – yang akan membantu mengatur kadar gula darah, menurunkan kolesterol,  dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Makan Satu buah pir ukuran kecil dan menengah.

Jeruk bali

Seperti dari keluarga jeruk, lainnya jeruk bali merupakan sumber vitamin C, antioksidan alami yang kuat yang akan membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, serta membantu melindungi sel dari kerusakan akibat dampak radikal bebas. Jeruyk bali juga mengandung flavonoid narigenin, yang telah ditemukan untuk meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan membantu menjaga berat badan yang sehat, yang merupakan bagian penting dari pengobatan diabetes.

Jeruk bali juga rendah GI dan kaya serat larut,  yang membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan kadar kolesterol .

Jeruk

Jeruk terkenal mengandung vitamin C, dan berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh, melindungi terhadap infeksi,  dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.

Buah jeruk juga rendah GI dan GL per porsi. Kandungan serat larut tinggi dalam jeruk, akan membantu untuk menjaga kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, jeruk juga kaya akan vitamin A,  vitamin B-kompleks, dan flavonoid seperti hesperetin dan narigenin yang semuanya membantu mengurangi risiko penyakit karena meningkatkan kekebalan tubuh. 1 buah jeruk  200g sama dengan satu porsi buah.

Plum

Plum dan prem (plum kering) adalah obat yang terkenal untuk mengatasi sembelit dan menyehatkan fungsi sistem pencernaan. Namun, tahukah Anda bahwa plum juga merupakan sumber yang kaya antioksidan dan fitonutrien?.  Bahkan 1 buah plum memiliki jumlah antioksidan yang sama dengan segenggam blueberry. Plum juga mengandung tinggi mineral seperti zat besi, fluoride dan kalium dan vitamin A, C dan E.

Dua buah plum ukurang sedang  sama dengan satu porsi. jangan mengupas buah plum, karena sebagian besar antioksidan ada dalam kulit.

Anggur

Anggur secara alami tinggi gula dan masih agak tinggi GI, namun anggur memiliki GL rendah yang sama dengan 1 porsi pir atau jeruk. Sepuluh biji anggur besar, atau satu sekelompok kecil adalah bagian dari 1 buah. Jika Anda makan melebihi porsi ini, maka GL bisa sangat tinggi dan dapat menyebabkan kadar glukosa darah naik.

Anggur banyak memiliki manfaat bagi kesehatan,  dan dianggap sebagai pilihan yang aman bagi penderita diabetes asalkan memiliki kontrol yang baik atas kadar gula darah dan membatasi porsinya. Serat dalam buah anggur akan memperlambat pencernaan dan penyerapan nutrisi, sehingga dapat menumpulkan efek pada gula darah.

Anggur merah dan hitam mengandung antioksidan yang kuat dan resveratrol,  yang membantu untuk mencegah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Sehingga dengan demikian juga akan mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Anggur juga mengandung asam ellagic, yaitu fitokimia dengan sifat anti – kanker . Segerombol kecil anggur ( 110g ) sama dengan satu porsi.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: