Bolehkah memasang behel hanya sekedar untuk gaya?


Bolehkan memasang behel sekedar untuk gaya?Bolehkah memasang behel hanya sekedar untuk gaya? – Gigi berhias behel atau kawat gigi sekarang ini sudah banyak dilakukan orangĀ  hanya karena alasan asesoris atau mode. Banyak yang beranggapan jika orang yang memakai behel itu lebih keren dan gaul. Dan memasang behel itu sekarang gak hanya bisa dilakukan oleh dokter, tukang gigipun sekarang sudah banyak yang menerima jasa pemasangan behel. Tahukah Anda , jika sebenarnya memasang gigi itu tak boleh dilakukan sembarangan.

Pemasangan kawat gigi hanya dilakukan jika ada diagnosis dokter gigi menyebut pasien memiliki maloklusi. Baik pada gigi (dental), rahang (skeletal), maupun kombinasi keduanya (dentoskeletal). Artinya, kawat gigi diperlukan ketika memang ada kelainan gigi.So, menurut dokter gigi, pemasangan behel bukan dilakukan begitu saja, apalagi kalau hanya untuk urusan penampilan.Perlukah anda memasang kawat gigi?,, untuk menjawab pertanyaan itu, anda harus memeriksakan kepada dokter gigi, baik yang praktek, puskesmas atau dirumah sakit.

Untuk memasang behel pun harus ditangani oleh dokter gigi spesialis ortodonsi (kawat gigi), sebab tujuan pemakaian kawat gigi adalah mengatur susunan gigi agar bisa mendekati ideal. Baik itu menggunakan Kawat gigi yang sifatnya lepasan maupun kawat gigi cekat (fixed).

Pendekatan pemasangan kawat gigi ini berbeda untuk orang berusia muda dan tua, karena biasanya mereka sudah memiliki permasalahan pada gigi yang berbeda. Oleh karena itu juga, jika pemasangan kawat gigi harus dilakukan oleh dokter spesialis ortodonsi.

Resiko memasang behel, jika memasang behel bukan karena alasan medis.

Bahaya yang muncul yaitu ,kawat gigi bisa merusak posisi gigi.Tulang yang memegang gigi akan rusak dan bisa membuat gigi goyang.
Hal ini merupakan kerugian besar yang tidak bisa dibayar, karena gigi kalau sudah goyang tidak bisa dicekat lagi.

Lihat Juga :  Pengobatan sakit gigi menggunakan antibiotik

“Cuma ditempel saja kok, tidak pakai tekanan”

Proses penempelan ini kalau tidak dilakukan dengan benar misalnya mengaduknya tidak pas, maka bahan kimia ini bisa merusak email gigi, memicu gigi berlubang, jika bersentuhan dengan gusi menyebabkan pembengkakan atau peradangan gusi.

Penggunaan behel yang benar biasanya digunakan sebagai kepentingan untuk pengunyahan, misalnya gigi tidak beraturan sehingga proses mengunyahnya menjadi lebih sulit.

Jika kondisi ini tidak diperbaiki bisa menyebabkan dampak pada sendi rahang. Dampak lain juga karena bisa mengganggu kecantikan penampilan, jadi memasang behel bukan untuk gaya-gayaan.

Cara Perawatan Gigi yang menggunakan behel

Memiliki gigi yang dibehel pun tidak boleh sembarangan dalam merawatnya.Perlu kesabaran,sabar, teliti dan harus sesuai dengan petunjuk dokter.Karena adanya kawat gigi, sisa makanan menjadi sulit untuk dibersihkan.Jika tidan rajin dan sabar, kotoran akan tinggal lebih lama dan bisa menyebabkan gigi berlubang dan bau mulut.Ada sikat khusus untuk gigi yang menggunakan behel.
Jangan sampai kawat gigi anda justru akan menjadi penyebab kerusakan gigi Anda secara permanen.Alih alih mendapat penampilan yang lebih baik, gigi yang rusak malah semakin merusak penampilan.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: