Benarkah daging merah bisa menyebabkan kanker?


Daging merah menyebabkan kankerLaporan penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan daging merah atau daging olahan dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus. Daging merah adalah daging yang sudah diproses, dikemas dan diawetkan yang biasa dijual beku. Sementara daging olahan adalah daging yang sudah diproses, contohnya bisa seperti sosis daging, ham, dll.

Laporan rekomendasi gizi terbaru menyarankan agar masyarakat membatasi asupan daging merah dan olahan. Sebuah berita perspektif yang terbit baru-baru ini, yang ditulis oleh 23 ilmuwan menggarisbawahi tentang masih belum ada ketidakpastian bukti ilmiah dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan acuan bagi rekomendasi masa depan tentang asupan daging merah.

Daging merah dan peningkatan resiko kanker usus

Kajian ini membahas studi terbaru tentang hubungan antara mengkonsumsi daging merah dan olahan dengan risiko kanker pada manusia dan hewan. Adalah mungkin mempromosikan kanker bagi hewan yang diberikan kimia kanker dalam diet standar tinggi daging, dan tidak mengandung bahan-bahan apapun yang dapat melindungi atau yang bisa membantu usus tetap sehat. Hal ini berarti tidak ada sayuran, tidak ada serat, tidak ada susu atau sumber kalsium lain. Dengan kata lain, “standar ” diet hewan laboratorium sangat tidak sebanding dengan manusia .

Banyak perbedaan antara diet untuk manusia dan untuk hewan dilaboratorium, bisa di jelaskan mengapa hasilnya kelihatan berbeda :

Pada manusia, hubungan yang diamati antara asupan daging merah dan olahan dengan kanker besar dan kecilnya relatif, namun konsisten dan masih dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius. 23 orang peneliti menyimpulkan bahwa makanan lain dan bakteri dapat melindungi usus, sehingga efek negatif daging merah masih kurang jelas atau bahkan mungkin sepenuhnya akan dicegah. Tim ilmuwan lebih lanjut menyimpulkan bahwa ilmu pengetahuan masih belum banyak memiliki pemahaman tentang bagaimana makanan yang kita makan bisa mempengaruhi usus dan kesehatan kita.

Lihat Juga :  Makanan untuk menurunkan kolesterol tinggi

Kesimpulan dari temuan ini berarti perlu untuk membatasi makan daging merah dan olahan, serta banyak mengkonsumsi makanan sehat lain yang kaya serat maupun nutrisi penting lain. Hal ini akan bisa berpengaruh untuk mencegah resiko kemungkinan kanker diusus.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: