Apakah Tekanan Darah? – Sistolik dan Diastolik


Tekanan darah sistolik dan diastolikPara Ahli sepakat bahwa, darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu penyakit yang tergolong sebagai silent killer. Hal ini memang masuk akal, karena darah tinggi tak secara signifikan bisa dirasakan oleh penderita. Dan pada akhirnya dapat dirasakan ketika sudah menyebabkan rentetan penyakit seperti sakit jantung, stroke dll. Untuk itu, penting untuk selalu mengontrol tekanan darah, demi tetap menjaga tekanan darah yang normal dan sehat. Berikut mari kita bahas semua hal tentang tekanan darah, agar termotivasi untuk menghindari silent killer yang berkaitan dengan ini:

Apakah yang dimaksud dengan tekanan darah ?

Setiap detak jantung memompa darah dalam tubuh untuk menghasilkan energi dan mengedarkan oksigen. Pergerakan aliran darah ini menimbulkan tekanan yang menekan terhadap sisi dari pembuluh darah. Kekuatan atau tekanan untuk mendorong ini dikenal dengan tekanan darah .

Tekanan darah tidak selalu stabil, karena dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Perubahan tekanan ini sesuai dengan kebutuhan tubuh, bisa karena emosi, stres, olahraga, tidur dan bernapas. Tekanan darah bisa dikategorikan kedalam 3 tingkatan, yaitu : normal, tinggi atau rendah. Tekanan darah juga memberikan 2 angka tekanan oleh tensi meter/sphygmomanometer(alat untuk melihat tekanan darah): sistolik dan diastolik .

Apakah yang dimaksud tekanan darah sistolik dan diastolik?

Pada setiap detak jantung, tekanan darah bisa berkisar antara maksimum (sistolik) dan minimum (diastolik) . Angka-angka ini muncul ketika tekanan darah dilihat melalui angka pada tensi meter. Mengetahui kedua angka ini sangatlah penting . Biasanya dokter menyatakan sistolik dengan sebutan angka tekanan darah atas, dan distolik dengan sebutan angka tekanan darah bawah.

Tekanan sistolik :

Jumlah yang muncul di bagian atas, dikenal dengan tekanan dara sistolik. Itu adalah jumlah yang diukur dalam setiap detak jantung, ketika jantung berkontraksi dan mendorong darah melalui arteri ke seluruh tubuh. Angka tekanan darah sistolik yang normal adalah sekitar 120 mmHg kebawah, sedangkan tekanan darah sistolik yang menunjukkan angka 140 mmHg keatas dianggap sebagai hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Lihat Juga :  Penyebab ngompol pada orang dewasa

Tekanan diastolik :

Jumlah tekanan diastolik adalah angka bawah yang ditunjukkan oleh alat monitor tekanan darah. Ini adalah jumlah angka yang menunjukkan tekanan darah didalam arteri, saat jantung sedang tidak berdegup di antara setiap detak jantung . Angka jumlah tekanan darah diastolik yang normal adalah 80 atau kebawah, sedangkan jumlah angka tekanan darah diastolik 90 atau lebih tinggi dianggap sebagai hipertensi .

Klasifikasi Tekanan darah

  • Tekanan darah bisa normal , tinggi atau rendah .
  • Tekanan darah yang terbaca  120/80 dikatakan sebagai tekanan darah yang normal dan sehat .
  • Jika tekanan darah secara konsisten berada pada angka 140/90 atau lebih tinggi , maka bisa dikatakan tekanan darah tinggi atau hipertensi .
  • Pada Umumnya tekanan darah yang rendah dianggap sehat, tetapi jika tekanan darah berada sekitar 90/60 mmHg atau lebih rendah, maka kemungkinan Anda mengembangkan hipotensi atau tekanan darah rendah .

Mengukur tekanan darah

Untuk mengukur tekanan darah, ada alat yang disebut dengan sphygmomanometer. Sphygmomanometer dilengkapi manset karet yang dililitkan di lengan bagian atas . Waktu terbaik untuk mengukur tekanan darah adalah pada saat Anda benar-benar rileks .

Cara untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal

Jika tekanan darah Anda tetap tinggi ataupun rendah, dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Dengan demikian adalah penting untuk memiliki tingkat tekanan darah yang normal untuk menjalani hidup sehat .

Agar Tekanan darah normal bisa diperoleh, bisa dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Jaga berat badan yang normal/sehat
  2. Aktif secara fisik
  3. Membatasi mengkonsumsi minuman keras
  4. Berhenti merokok
  5. Mengurangi asupan garam/sodium
  6. Meningkatkan asupan kalium
  7. Makan-makanan sehat/ sedikit mengandung kolesterol jahat

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: