Apakah Santet itu memang ada

apakah santet itu memang adaApakah Santet itu memang ada?,, Fenomena santet sampai kinipun tetap melahirkan pro-kontra, banyak yang berdebat dan mengkajinya untuk dimasukkan dalam RUU.Keberadaannya yang tak masuk akal dan logika, sehingga tak sedikit yang masih menganggap fenomena ini hanya bualan belaka.Percaya atau tidak, kita tak bisa menyalahkan siapa siapa.

Apa sih santet itu?,,Santet, menurut orang ngerti adalah bagian dari ilmu hitam yang dilakukan seseorang untuk maksud menjahati orang lain.Yang dikatakan  ilmu hitam, adalah ilmu yang  memanfaatkan kekuatan supra natural dari makhluk tak kasat mata yang disebut dengan Jin.

Sampai disini, jika anda tak percaya dengan adanya jin, sebaiknya tidak perlu untuk melanjutkan membaca.Walaupun bagaimana, fenomena bangsa halus dan kemampuannya adalah bagian dari gaib yang tak akan bisa dijelaskan secara logika.

“Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allâh”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An-Naml [27]: 65)

Dalam ayat lain Allâh pun menegaskan:

“Dan pada sisi Allâh-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia,…..” (QS. Al-An’âm [6]: 59)

“(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. (QS. Al-Jin [72]: 26)

Santet , dukun, jin, hukum dan cara terhindar dari santet

Tujuan Santet

Maksud Tujuan santet bermacam-macam, yaitu membuat seseorang lupa, membuat seseorang sakit, membuat seseorang meninggal, dan memacetkan usaha orang lain.

Cara cara menyantet

Cara Pertama: Seorang dukun santet bisa menyakiti atau membunuh dengan cara memasukkan benda-benda tajam atau benda berbahaya lain kedalam tubuh sasarannya.Hal itu tak lain dengan cara memanfaatkan ilmu hitam yang telah dikuasainya yang diprakarsai oleh golongan bangsa Jin.Seorang dukun sebelumnya mempersiapkan bahan-bahan atau benda santet seperti benda -benda berbahaya, kemudian atas bantuan kekuatan Jin, benda-benda tersebut akan dipindahkan kedalam tubuh orang yang dimaksud si dukun.Kejadian ganjil seperti ini sudah sering kali diperlihatkan dimedia massa, misalnya hasil rotgen memperlihatkan paku didalam lambung pasien.

Cara kedua: Si dukun meminta bantuan Jin agar mendatangi dan secara langsung membuat korban dalam keadaan seperti yang diminta dukun.Jin suruhan dukun bisa membuat korban merasa tersiksa, sakit, terganggu fikirannya, dsb.Jin juga bisa menebarkan aura negatif , sehingga usaha seseorang menjadi sepi pembeli dsb.

Bagaimana cara bangsa Jin bisa menyelesaikan permintaan santet dari si dukun?,,

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (Jin 6)

Jin punya kekuatan yang lebih dari kekuatan manusia, seperti jin mampu terbang ke mana saja dalam sekejap, bisa menghilang hingga lenyap dari pandangan mata, ia bisa masuk ke dalam otak manusia hingga bisa melakukan penguasaan atas kesadarannya,  jin juga bisa mengalir di dalam darah manusia.

Jin bisa melakukan perbuatan luar biasa yang tidak bisa dilakukan manusia, sehingga menarik hati sekelompok orang untuk bekerja sama dan minta bantuan Jin untuk melaksanakan maksud dan tujuannya.

Dizaman dahulu Nabi Sulaiman memanfaatkan Jin untuk mengerjakan pekerjaan berat seperti membangun gedung, menyelam mengambil mutiara dan perhiasan dari dalam laut. Namun sebenarnya orang yang bertakwa memiliki kekuatan yang jauh lebih dahsyat dari Jin ini sebagaimana dikisahkan dalam surat An Naml

38- Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.

39- Berkata `Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”.( An Naml 38-39)

Kenapa Jin mau melaksanakan perintah manusia?

Jin dengan ketangguhannya bisa menyelesaikan apa saja yang diperintahkan manusia.Namun Hal tersebut sudah pasti tidak gratis, Jin akan dengan senang hati melakukan apa saja untuk menyesatkan manusia terjerumus keneraka menjadi teman mereka kelak.Sebenarnya Iblis telah menabuh genderang perang terhadap Adam dan anak cucunya, mereka tak mau sujud pada Adam karena merasa paling tinggi derajatnya daripada manusia.Karena kesombongannya tersebut, Allahpun mengusirnya dari surga.

11. Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada Para Malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, Maka merekapun bersujud kecuali Iblis. Dia tidak Termasuk mereka yang bersujud. 12. Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu aku menyuruhmu?” Menjawab Iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang Dia Engkau ciptakan dari tanah”.

13.Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, Maka keluarlah, Sesungguhnya kamu Termasuk orang-orang yang hina”.

14.Iblis menjawab: “Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan”.

15.Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu Termasuk mereka yang diberi tangguh.”

16.Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, 17.kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

18.Allah berfirman: “Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya Barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya.” (QS. Al-A’raaf: 11-18)

Agar terhindar dari santet, berpeganglah pada ilmu dari Al-kitab.

Jin Ifrit mengatakan bahwa ia bisa membawa singgasana Ratu Bilqis dari Yaman ke Palestina sebelum nabi Sulaiman berdiri dari duduknya, namun seorang yang mendapat Ilmu dari Allah telah mendahuluinya dengan memindahkan singgasana itu hanya dalam sekejap mata saja. Ini menunjukan bahwa Allah memberi kemampuan yang lebih besar kepada orang yang bertakwa kepadaNya. Pada kenyataannya seluruh Jin dimasa itu juga tunduk dalam kekuasaan nabi sulaiman sebagai raja dimasa itu.

Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. ( An Naml 40)

Santet masuk KUHP

Masalah santet diatur dalam pasal 293 Rancangan KUHP yang menyatakan bahwa setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan, memberikan harapan, menawarkan dan memberitahukan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya itu dapat menimbulkan penyakit, kematian, penderitaan mental atau fisik seseorang maka dapat dipidana paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp300 juta.

Lantas Pertanyaannya , bagaimana cara pembuktiannya dipengadilan?, sedangkan bukti pengadilan haruslah bisa dinyatakan secara nyata dan sesuai dengan logika. Pengadilan didunia hanya menerima kasus hukum yang diperbuat oleh manusia,  tidak menyebut-nyebut tentang pelaku dari bangsa jin.Sedangkan santet dilakukan atas bantuan jin, itu berarti jin bisa ditetapkan sebagai saksi dan tersangka juga.Walaupun ada saksi ahli dipengadilan, apakah dia akan dipercaya omongannya oleh hakim?,, ha ha ha ,,kok jadi lucu :) .(dari banyak sumber)

Terimakasih telah membaca artikel Apakah Santet itu memang ada. Bantulah mereka yang mungkin sangat membutuhkan informasi ini melalui tombol SHARE FB/twitt/G+ dibawah ini:


This entry was posted in Misteri and tagged .

Komentar: