Apa sih sebenarnya keputihan itu, apakah harus diobati?


Cara menurunkan berat badan dengan cepatBanyak wanita yang khawatir dengan keputihan yang dialami, sehingga merupakan alasan terbanyak wanita untuk pergi kedokter.  Tidak salah juga sih,  jenis dan penyebab keputihan Keputihan itu  ada banyak. Ada jenis keputihan yang memerlukan pengobatan, dan ada yang merupakan hal normal, jadi nggak perlu diobati.

Vagina merupakan adalah satu bagian dari saluran reproduksi, seperti halnya rahim. Sehingga bagian intim organ kewanitaan ini juga sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Estrogen berperan untuk merangsang jaringan dan kematanganannya, sementara progesteron berperan untuk mengembangkannya lebih jauh lagi. Pada saat wanita sedang hamil, pengaruh seperti ini akan tampak sangat nyata. Perubahan-perubahan yang terjadi tidak hanya pada  rahim, tetapi juga pada dinding vagina dan leher rahim.

Keputihan bukan berarti penyakit yang wajib diobati

Perubahan yang terjadi akibat pengaruh estrogen ini menyebabkan sel-sel dinding leher rahim mengeluarkan lapisan lendir yang kental. Terutama hal ini akan terjadi pada pertengahan siklus haid(tengah-tengah antara dua haid).

Pelepasan sel dan lendir yang dihasilkan oleh rahim, yang ditambah dengan cairan yang merembes di antara sel-sel vagina dan leher rahim dapat memperbesar jumlah keputihan yang keluar. Rembesan cairan ini akan meningkat, apabila adanya kecemasan, peningkatan nafsu seksual, dalam keadaan sakit, atau ketika stress.

Jadi jumlah cairan “keputihan” yang keluar dan vagina itu dapat berubah-ubah, walaupun sebenarnya tanpa adanya penyakit tertentu. Sama halnya dengan air liur, bisa menjadi banyak atau sedikit dalam kondisi tertentu.

Tak perlu risau

Cairan yang dikeluarkan oleh vagina tersebut ada tujuan dan manfaatnya, yaitu menjaga agar vagina tetap basah, juga untuk menjaga kebersihannya. Namun memang ada kalanya produksi cairan itu agak berlebihan,  sehingga membekas di celana dalam. Dan hal seperti ini biasanya membuat risau sipemilik celana. Jika produksi cairan yang bertambah ini tidak disertai dengan rasa gatal atáu pedih, maka janganlah Anda khawatir. Pada keadaan-keadaan tertentu, misalnya karena mengkonsumsi pil kontrasepsi setiap hari, maka produksi cairan vagina boleh jadi akan bertambah.

Lihat Juga :  Hal yang perlu dihindari saat hamil

Perlu periksa jika

Jika jumlah cairan yang keluar tersebut dirasa sangat mengganggu, memang ada baiknya untuk  memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap cairan tersebut sebelum menetapkan obatnya. Istilah keputihan memang seringkali  menimbulkan kesan akan adanya suatu penyakit. Anggapan yang sebenarnya sedikit keliru,  karena ada kalanya cairan yang tidak disertai gatal-gatal sebenarnya adalah keadaan yang normal saja.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: