Inilah 8 alasan kenapa kita harus makan lebih banyak Ikan


Manfaat makan ikanPenelitian terkini menunjukkan bahwa mengganti asupan daging merah dengan ikan berminyak hanya sekali dalam seminggu dapat menjadi salah satu perubahan diet yang terbaik untuk kesehatan Anda. Bahkan, mengkonsumsi dua porsi ikan (sekitar 270 gram) dalam seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga hampir sepertiga. Minyak ikan (seperti salmon, herring, makarel dan trout) secara umum dianggap sebagai makanan super padat nutrisi karena rendah lemak jenuh namun kaya akan zat besi, protein, vitamin B-12 dan omega-3 minyak.

Berikut adalah 8 alasan mengapa Anda harus makan lebih banyak ikan dalam makanan mingguan Anda:

Mencegah penyakit jantung

Hasil uji klinis baru-baru ini yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology telah membuktikan kaitan langsung antara orang yang lebih tinggi mengonsumsi minyak ikan dan tingkat stres jantung yang lebih rendah. Studi ini menunjukkan bahwa peserta yang mengganti konsumsi minyak zaitun dengan minyak ikan telah terkurangi tingkat trigliserida dalam darah (senyawa yang umumnya terkait dengan penyebab penyakit jantung). Selain itu, minyak omega-3 telah terbukti membantu mengurangi pembekuan darah dan peradangan, menurunkan tekanan darah,  meningkatkan kolesterol baik, mengurangi risiko stroke dan penyakit kardiovaskular lainnya. Namun disarankan memanggang ikan, tapi jangan menggoreng.

Mengurangi resiko kanker prostat

Sebuah penelitian di Swedia yang melibatkan sekitar 6000 orang selama periode 30-tahun menunjukkan bahwa pria yang tidak makan ikan hampir tiga kali lipatnya berisiko terkena kanker prostat dibandingkan dengan mereka yang makan. Di antara banyak nutrisi lainnya, ikan merupakan sumber selenium, yaitu zat kimia diyakini memiliki sifat melawan kanker, terutama terhadap kanker rongga mulut, kerongkongan, usus besar, kanker payudara, ovarium serta prostat. Salmon, tuna, dan ikan haring membantu mencegah kanker prostat.

Lihat Juga :  Makanan yang harus dihindari saat haid

Mengurangi resiko peradangan

Tingginya tingkat asam lemak omega-3  yang ditemukan di ikan memiliki sifat antiinflamasi atau bisa membantu mengurangi peradangan jaringan tubuh, sehingga mengurangi beberapa gejala dari kondisi peradangan umum seperti penyakit autoimun, psoriasis dan rheumatoid arthritis. Selain itu, efek anti-inflamasi dari minyak ikan telah terbukti untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan serta meningkatkan kapasitas paru-paru. Ini adalah kabar baik bagi penderita asma, yang 31% lebih kecil kemungkinannya untuk mengambil inhaler selama olahraga ketika mereka terkena makanan yang kaya minyak ikan.

Penelitian terbaru telah menunjukkan bahwa termasuk minyak ikan dalam diet mingguan, terutama dalam kasus anak-anak, kemungkinan akan menurunkan risiko mengembangkan asma sepanjang hidup mereka. Pertimbangkan makan asparagus dengan salmon setidaknya sekali dalam seminggu. Asparagus memiliki efek anti-inflamasi yang luar biasa, dan ini merupakan sumber antioksidan yang sangat baik.

Bagus untuk perkembangan bayi

Penelitian telah mengkonfirmasi manfaat asam lemak omega-3 bagi kesehatan khususnya perkembangan bayi, sudah tidak diragukan lagi. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2003 yang  diterbitkan dalam Journal of Pediatrics menyimpulkan bahwa ibu yang mengambil suplemen minyak ikan selama kehamilan dan menyusui meningkatkan kemampuan kognitif pada anak-anak mereka ketika sudah berusia 4 tahun. Studi lain pada tahun 2005 menunjukkan bahwa anak-anak sekolah yang memiliki diet tinggi minyak ikan yang dilakukan baik secara keseluruhan memiliki nilai membaca dan mengeja yang lebih baik. Otak bayi berkembang sangat cepat sebelum lahir, dan akan terus berkembang paling cepat dalam tahun pertama usianya. Ini adalah waktu yang sangat ideal untuk bayi yang akan menerima manfaat ikan dalam diet mereka. Perlu diketahui, masa sebelum usia 1 tahun adalah usia emas dalam pertumbuhannya.

Lihat Juga :  Olahraga yang cepat mengecilkan perut

Menjaga kualitas penglihatan

Penelitian telah menunjukkan bahwa tingginya asam lemak omega-3 dalam minyak ikan dapat membantu melindungi penglihatan bagi orang yang menderita degenerasi makula terkait usia(AMD), kondisi yang menyebabkan penglihatan kabur  ini umumnya ditemukan pada orang dewasa yang lebih tua sebagai akibat dari kerusakan retina. Ikan juga mengandung retinol, yaitu bentuk vitamin A yang telah dikenal meningkatkan penglihatan pada malam hari. Makan ikan favorit Anda dengan cara panggang atau kukus sayuran setidaknya seminggu sekali untuk menjaga penglihatan yang baik.

Baik untuk kesehatan kulit

Tidak hanya itu , omega 3 juga telah menunjukkan sifat membantu melindungi kulit dari efek berbahaya sinar matahari UV, tetapi memakan ikan dalam diet seimbang juga dapat mengurangi gejala kondisi kulit lainnya, seperti eksim dan psoriasis. Ikan juga merupakan sumber protein, yang merupakan unsur kolagen penting, zat kimia yang membuat kulit menjadi kenyal dan kencang. Sajikan ikan dengan paprika, dan nikmati dengan rasa yang sempurna.

Mencegah depresi

Depresi telah dikaitkan dengan rendahnya tingkat kimia serotonin dalam otak. Omega-3  yang ditemukan pada ikan terkait dengan peningkatan kadar serotonin, yang membantu mengurangi kejadian depresi. Memasukkan lebih banyak ikan, sayuran dan Superfood dalam rencana makan mingguan Anda untuk tetap positif dan sehat. Baca juga : Mengenali 10 tanda orang depresi

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: