7 Makanan Terburuk berpotensi menyebabkan Kanker


7 Makanan Terburuk berpotensi menyebabkan Kanker7 Makanan Terburuk berpotensi menyebabkan Kanker – Kita seringkali ingin mengklasifikasikan mana makanan sehat, makanan super, makanan tidak begitu sehat, dan makanan yang tidak sehat. Akan tetapi dalam budaya yang terobsesi akan kesehatan saat ini,  semua itu bisa sedikit membingungkan.

Apakah tujuh hal terburuk pada makanan yang dapat menghabiskan kantong Anda, sejauh kemungkinan gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan?,, Kami tidak mengatakan jika tidak pernah makan-makanan ini, namun hanya menyadari tentang potensi kerusakan bagi kesehatan .

Berikut ini adalah penjahat makanan dalam 7 Makanan Terburuk berpotensi menyebabkan Kanker

 

1. Daging Olahan:

Daging yang diawetkan dengan pengasapan, pengawetan, atau penggaraman, atau yang mengandung pengawet kimia, terkait dengan peningkatan risiko kanker usus besar. Kebanyakan daging diproduksi dengan bahan karsinogenik,  yang dikenal sebagai natrium nitrit, dimana yang digunakan untuk mengubah daging agar berwarna merah cerah sehingga tampak segar. Sebuah studi yang dilakukan University of Hawaii tahun 2005  menemukan bahwa daging olahan bisa meningkatkan risiko kanker pankreas hingga sebesar 67 persen. Hot Dog, khususnya, terdiri dari banyak potongan daging, termasuk didalamnya jerohan, jaringan saraf, potongan tulang, dan bagian-bagian hewan terburuk lainnya. Hewan yang diambil dagingnya cenderung telah makan-makanan yang dicampur dengan hormon, antibiotik, pestisida, dan bahkan kotoran. Setelah tinjauan rinci dari lebih  7.000 studi klinis yang mencakup hubungan antara diet dan kanker, World Cancer Research Fund (WCRF) menyatakan bahwa konsumen harus berhenti untuk membeli dan makan semua produk daging olahan selama sisa hidup mereka. Ini termasuk bacon, sosis, hot dog, sandwich, ham kemasan, pepperoni, salami, dan hampir semua daging merah beku yang siap digunakan.

2. Minuman berSoda/softdrink:

Minuman bersoda sarat dengan kalori, gula, dan bahan sintesis, dan tidak memiliki manfaat gizi. Satu kaleng soda mengandung setara dengan sepuluh paket gula. Menurut penelitian, soda manis hampir sama dengan batteray acid yang dapat merusak enamel gigi, sehingga menyebabkan peningkatan sensitivitas gigi dan gigi berlubang meskipun kesehatan gigi sudah baik. Sebuah studi dari University of Minnesota menemukan bahwa orang yang minum sedikitnya dua minuman ringan dalam seminggu dua kali lipat menghadapi risiko kanker pankreas. Soda berwarna gelap mengandung bahan kimia yang dikenal dengan 4-methylimidazole (4-MI), produk sampingan dari proses kimia yang digunakan untuk membuat pewarna buatan yang memberikan warna pada soda. Penelitian pada hewan telah mengaitkan 4-MI dengan kanker. Sebuah studi UCLA juga langsung mengaitkan soda dengan obesitas.

Lihat Juga :  Makanan mengandung protein tinggi - Manfaat protein

3. Keripik Kentang biasa:

Keripik kentang memang lezat, akan tetapi berpotensi penuh untuk menyumbat arteri karena lemak trans, karbohidrat dengan glikemik tinggi, natrium, perasa buatan, pewarna buatan, dan pengawet. Memasak keripik kentang umumnya dengan Suhu tinggi yang akan menyebabkan pembentukan zat karsinogenik seperti akrilamida, yang juga ditemukan dalam rokok. Dikutip dari pernyataan Profesor Dale Hattis,  dari Clark University , yang mengatakan, “Saya memperkirakan jika akrilamida yang telah menyebabkan beberapa ribu kasus kanker per tahun di Amerika.” Bahkan dengan mengurangi lemak trans, masih  mungkin tetap mengandung akrilamida.

4. Popcorn yang dibuat dengan Microwave:

Menurut para peneliti di UCLA, Bahan kimia yang digunakan untuk lapisan tas, seperti perfluoroctanoic asam (PFOA) adalah bagian dari sebuah kelas senyawa yang dapat dikaitkan dengan ketidaksuburan pada manusia. Dalam pengujian hewan, zat kimia ini dapat menyebabkan kanker hati, testis, dan pankreas. Microwave menyebabkan bahan kimia menguap, dan bermigrasi ke popcorn Anda. Banyak produsen telah berjanji untuk meninggalkan PFOA hingga pada tahun 2015. Sampai saat itu, yang terbaik adalah untuk membuat popcorn dengan cara lama.

5. Salmon Liar:

Menurut David Carpenter, MD, direktur Institut Kesehatan dan Lingkungan di University Albany, salmon tangkapan liar tidak hanya lebih rendah vitamin D, tapi juga lebih tinggi kontaminan, termasuk karsinogen, PCB, api retardants, dan termasuk pestisida DDT. “Anda hanya akan aman tanpa meningkatkan resiko kanker jika makan hanya satu salmon setiap 5 bulan sekali,” kata Carpenter. Ikan ini juga biasanya diobati dengan antibiotik tingkat tinggi.

6. Apel konvensional:

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Environmental Working Group, rata-rata apel paling tercemar pestisida.Hal ini telah ditunjukkan dengan jumlah 98 persen dari lebih  700 sampel Apel yang diuji. Produk buah lainnya yang sangat mungkin terkontaminasi pestisida termasuk anggur, stroberi, ketumbar, kentang, dan jeruk, semua memiliki lebih dari 90 persen sampel tes positif untuk residu pestisida. Selain akan menjadi racun bagi manusia, pestisida dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Bebeberapa studi menunjukkan bahwa ibu hamil yang terpapar residu pestisida dapat meningkatkan risiko penurunan IQ anak serta gangguan perhatian defisit hiperaktif. Sebaiknya memilih yang organik untuk item ini.

Lihat Juga :  Apa ya Penyebab Sakit Perut?

7. Tomat Kaleng:

Lapisan makanan kaleng paling mengandung senyawa bisphenol-A (BPA), yaitu bahan kimia yang bertindak sebagai estrogen dan akan mengganggu aktivitas hormon dalam tubuh. Studi telah menunjukkan bahwa BPA dikaitkan dengan penyakit jantung, kerusakan usus, kemandulan dan masalah reproduksi lainnya. Meskipun semua makanan kaleng bisa menjadi perhatian, namun khususnya tomat sangat berbahaya, karena keasamannya yang tinggi akan menyebabkan BPA larut ke dalamnya. Frederick vom Saal, edokinolog dari University of Missouri , mencatat bahwa Anda bisa mendapatkan 50 mcg BPA per liter dari tomat kaleng, dan itu adalah tingkat yang cukup tinggi untuk menyebabkan dampak pada orang, terutama anak-anak. (Source: renegadehealth.com)

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: