6 Kesalahan mendasar saat memulai usaha


Kesalahan saat memulai usaha6 Kesalahan mendasar saat memulai usaha – Bisnis yang baru saja Anda mulai akan membawa banyak harapan untuk meraih kesuksesan. Kegagalan“ adalah sesuatu yang mungkin jarang pernah terlintas didalam fikiran. Karena siapa sih yang ingin mengalami kegagalan dalam memulai usaha?,,, Nggak ada kan pebisnis yang mendambakan kegagalan?,,Bukan itu, menghitung risiko kegagalan itu jauh lebih aman, daripada tidak sama sekali. Dengan tak mau tahu dengan resiko gagal, justru itu bisa jadi penyebab kegagalan.

Dengan menghitung kegagalan, berarti kita juga telah mempersiapkan strategi , jika suatu kemungkinan terburuk terjadi. Hitung-hitung Anda sudah mempunyai benteng pertahanan yang lebih kuat agar bisnis tak mundah runtuh. Namun, jangan jadikan kegagalan menjadi sebuah keraguan, jika hitung hitungannya sudah cermat.

Apa saja sih hal-hal yang bisa menyebabkan kegagalan dalam memulai usaha?, berikut ini yang biasa membuat para wirausahawan gagal di bisnisnya.

Memulai dengan alasan keliru

Coba tanya diri sendiri, apa alasan Anda memulai bisnis sendiri? Menginginkan penghasilan tanggi, daripada penghasilan sekarang ini?. Memiliki Waktu luang lebih banyak , daripada  bekerja di perusahaan orang lain?. Atau, Anda ingin usaha karena bosan diperintah?

Jika Anda akan memulai usaha sendiri berdasarkan alasan diatas, sebaiknya urungkan niat Anda, setidaknya pikirkan kembali.

Dan Anda memiliki kesempatan lebih bagus untuk sukses memulai bisnis baru,  jika:

  • Mempunyai passion atau kecintaan akan sesuatu yang Anda lakukan dalam usaha. Semangat seperti ini akan membuat Anda memiliki kemauan extra tinggi, kesabaran, dan perilaku positif.
  • Kesuksesan bisa terjadi jika Anda percaya,  bahwa produk atau jasa yang ditawarkan dalam usaha Anda memang memiliki peluang di pasar. Bukan hanya sekedar keyakinan, tapi harus sudah didasarkan pada riset yang telah dilakukan secara profesional.
  • Siap secara fisik dan mental, sehingga siap menghadapi tantangan apapun yang pasti akan datang saat bisnis berjalan.
  •  gagal adalah hal yang biasa dialami oleh orang yang berusaha. Ketika  gagal, jangan lantas mengibarkan bendera putih. Justru yang baik adalah mencari tahu di mana letak kesalahannya, sehingga tahu dan berupaya untuk memperbaikinya.
  • Berkemampuan mengambil keputusan pada saat yang genting, termasuk mengenal usaha Anda sendiri diluar. Maksudnya, jika suatu saat staf andalan anda yang sangat dibutuhkan sedang ada ijin, tak akan menjadikan Anda  kehilangan kendali. Karena, Anda bisa mengambil alih sementara posisinya.
Lihat Juga :  Cara menyukai pekerjaan yang sebenarnya kita benci

Manajemen yang buruk

Kegagalan berbisnis yang dialami para pemula biasanya disebabkan oleh buruknya manajemen. Para wirausahawan yang masih hijau biasanya memang cenderung masih meraba-raba area pada manajemen bisnis. Sebut saja seperti rencana bisnis, keuangan, pembelian, penjualan, produksi, hingga perekrutan karyawan. Hal-hal ini sangat diperlukan untuk membangun sebuah usaha menjadi lebih matang. Pengetahuan tentang manajemen penting, karena ini untuk menghindarkan Anda dari penipuan.Kerasnya kehidupan bisnis, tak jarang banyak terjadi unsur tipu menipu.

Cara untuk belajar ini memang harus belajar dari nol. Carilah ilmu ini dari berbagai pelatihan manajemen bisnis yang kredibel, atau bisa bertukar pendapat dengan teman yang sudah lebih dulu terjun ke dunia wirausaha. Manajemen juga berarti mengatur diri sendiri, yaitu untuk menjadi pemimpin yang sukses.Mampu berpikir strategis, berani menghadapi perubahan, dan mencari peluang baru yang lebih menguntungkan.

Modal yang kurang kuat

Modal yang tak mencukupi  adalah Kesalahan fatal yang biasa terjadi pada wirausahawan pemula. Seorang pemilik perusahaan, kecil atau besar, semuanya sama, yaitu harus bisa menghitung berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk memulai dan menghidupi usahanya, selama usahanya belum menghasilkan keuntungan. Jadi, jangan berkhayal mendapatkan keuntungan yang fantastis,  jika Anda baru memulai sebuah usaha.Selama berkembang, usaha mungkin belum meraup keuntungan yang sebanding, dan Anda sudah harus mempersiapkan hal tersebut. Jika ini tak dilakukan, modal kurang, kemungkinan gulung tikar sebelum untung sangat besar.

Salah Memilih lokasi

Kalimat bijak yang mengatakan bahwa lokasi menentukan prestasi memang benar adanya. Jika Anda mendirikan toko di lokasi yang strategis, walaupun sudah banyak pesaing, namun setidaknya Anda masih bisa bertahan. Lain halnya jika memiliki usaha pada lokasi yang buruk, bisa-bisa mimpi menjadi wirausahawan gagal di awal jalan (bukan ditengah jalan). Nah, hal apa saja yang perlu diperhitungkan, ketika memilih lokasi usaha?

  • Pastikan pelanggan tak terhambat saat menuju lokasi usaha. Mudah diakses, memiliki area parkir dan lampu jalanan yang memadai.
  • Perhatikan kompetitor di sekeliling lokasi tak terlalu banyak, sehingga peluang Anda masih terbuka lebar.
  •  Pastikan keamanan gedung atau ruangan usaha yang disewa terjamin keamanannya.
  • Mendapatkan lokasi usaha yang mempunyai peluang pasar bagus. Anda bisa mengetahuinya dengan melakukan riset terhadap calon pelanggan yang berada di sana.
Lihat Juga :  Cara Terbaik Mengolah buah dan sayuran

Kurang terencana

Orang yang telah sukses memulai usaha dari nol pasti tahu betul, jika perencanaan yang matang dan kerja keras sangat memegang peranan penting. Selain harus memperhitungkan segala kendala, perencanaan juga harus dibuat realistis, akurat, terkini, dan memperhitungkan target di masa depan. Anda juga harus mencari tahu bagaimana cara mempromosikan barang,  atau jasa yang dijual perusahaan kecil Anda. Salah satu metode paling sederhana namun teruji adalah membuat business plan yang tersusun rapi.

Buru-buru ekspansi

Tiba-tiba tanpa diduga, usaha yang anda mulai ternyata cepat  sukses, lalu Anda memutuskan untuk meningkatkan produksi barang. Dan pada saat yang sama,  Anda lupa memperhitungkan kemampuan produksi. Sehingga pada akhirnya Anda kewalahan dan kehilangan pelanggan setia. Jadi, jika memang belum siap atau mampu untuk melakukan ekspansi, sebaiknya bersabar saja dulu. Karena bagaimanapun perkembangan usaha yang lambat tapi fokus lebih baik daripada terburu-buru tanpa kepastian.

Melupakan dunia maya

Zaman sekarang, memiliki situs atau jejaring sosial memegang peranan yang tak boleh dipandang dengan sebelah mata. Pengguna internet semakin banyak. Justru online shopping makin banyak digemari orang, karena kepraktisannya. Bahkan situs dan akun jejaring sosial adalah toko Anda di dunia maya. Luangkan sedikit waktu  sisihkan sedikit biaya untuk membuat situs usaha yang representatif. Sehingga siapapun di belahan dunia ini bisa mengetahui produk yang Anda jual. Peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari situs yang dimiliki juga bukan isapan jempol semata. Iklan-iklan mungil di situs juga bisa memberi penghasilan yang tak sedikit bagi pemilik situs. Aktifkan juga jejaring sosial Anda dan sesuai fungsinya, gunakan untuk berinteraksi para anggota laman Anda. Jangan ragu untuk memperbanyak promosi produk Anda di dunia maya.

Lihat Juga :  Cara meningkatkan pendapatan Google Adsense

Mengenal kompetitor bisnis Anda

Tak mengenal kompetitor, bisa membuat usaha anda ketinggalan dan semakin mundur tenggelam. Mengetahui kompetitor dalam menerapkan strategi bisnisnya, akan membuat kita bahkan memiliki konsep bisnis yang lebih baik.

Artikel Terkait :

Berikan komentar Anda: